Nasib Mobil Transmisi Manual di Tengah Transmisi Otomatis yang Kian Diminati

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Selasa, 02 September 2025 | 21:07 WIB
Nasib Mobil Transmisi Manual di Tengah Transmisi Otomatis yang Kian Diminati
Ilustrasi tuas transmisi mobil otomatis. (Pexels/Garvin St. Villier)
Baca 10 detik

Suara.com - Era mobil dengan transmisi manual yang akrab dengan sensasi berkendara penuh kendali terancam ditinggalkan. Data terbaru dari berbagai pasar otomotif utama dunia menunjukkan penurunan drastis pada penjualan mobil bertransmisi manual dengan transmisi otomatis yang semakin diminati.

Fenomena ini tak hanya terjadi di Amerika Serikat. Namun juga telah merambah berbagai negara dengan penjualan mobil terbesar di Benua Biru, Eropa.

Menurut laporan Motor1, mengacu pada data registrasi kendaraan baru, potret perubahan ini sangat mencolok. Mundur ke tahun 2001, hampir seluruh mobil penumpang yang terdaftar di lima pasar terbesar Eropa seperti Jerman, Inggris, Prancis, Italia, dan Spanyol masih mengandalkan transmisi manual.

Kala itu, porsinya mencapai 91 persen dari total registrasi kendaraan baru. Namun dua dekade berselang, angka tersebut terjun bebas menjadi hanya 29 persen pada tahun 2024.

Pergeseran preferensi konsumen ini paling terasa pada segmen mobil premium. Di tahun 2001, sekitar 31 persen mobil mewah di Eropa sudah menggunakan transmisi otomatis. Angka ini meroket tajam hingga 97 persen pada 2024.

Tak hanya mobil mewah, merek mobil populer pun mengalami tren serupa. Pangsa transmisi otomatis pada kategori ini melonjak dari 5 persen menjadi 63 persen dalam kurun waktu yang sama.

Jika ditelisik lebih detail per negara di Eropa, penurunan dominasi transmisi manual semakin kentara. Di Jerman, pangsa transmisi manual melorot dari 83 persen pada 2001 menjadi 18 persen pada 2024.

Sementara di Inggris mencatatkan penurunan dari 86 persen menjadi 22 persen, Prancis dari 95 persen menjadi 28 persen, Italia dari 98 persen menjadi 48 persen, dan Spanyol dari 97 persen menjadi 41 persen. Angka-angka ini menggambarkan bagaimana transmisi otomatis telah merasuk ke hampir semua lini segmen kendaraan.

Tren serupa juga melanda pasar otomotif di Amerika Serikat. Pada tahun 2001, sekitar 28 persen mobil baru di Negeri Paman Sam masih menggunakan transmisi manual. Namun pada tahun 2024, angka tersebut menyusut drastis, hanya menyisakan 0,7 persen. Sebuah persentase yang sangat kecil, seolah menjadi penanda akhir era mobil manual di sana.

baca juga

Kondisi ini jelas mengindikasikan bahwa transmisi manual kini semakin ditinggalkan oleh sebagian besar konsumen dan hanya mampu bertahan di segmen ceruk tertentu, seperti mobil sport.

Para analis otomotif memprediksi bahwa jika tren ini terus berlanjut, eksistensi mobil manual secara keseluruhan bisa benar-benar terancam punah dalam beberapa tahun ke depan. Sebuah era baru dalam dunia otomotif, di mana kenyamanan dan kepraktisan transmisi otomatis akan menjadi pilihan tunggal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sportscar Dua Pintu Murah Eksklusif, Harga Setara Honda Brio RS CVT: Intip Pesona Honda CR-Z

Sportscar Dua Pintu Murah Eksklusif, Harga Setara Honda Brio RS CVT: Intip Pesona Honda CR-Z

Otomotif | Senin, 14 Juli 2025 | 14:32 WIB

Intip Daya Pikat Mobil Bekas Termurah dari Ferrari, Harganya Dua Kali Lipatnya Alphard

Intip Daya Pikat Mobil Bekas Termurah dari Ferrari, Harganya Dua Kali Lipatnya Alphard

Otomotif | Rabu, 09 Juli 2025 | 16:25 WIB

5 Rekomendasi Mobil Manual Transmisi Enteng Rp100 Jutaan

5 Rekomendasi Mobil Manual Transmisi Enteng Rp100 Jutaan

Otomotif | Selasa, 17 Juni 2025 | 15:58 WIB

Terkini

Kasus Pindah ke Kejagung, Status Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tetap Dicekal Imigrasi

Kasus Pindah ke Kejagung, Status Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tetap Dicekal Imigrasi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:10 WIB

Bukan Cuma Nonton Konser Musik, Ini 3 Destinasi Wajib Mampir Saat Kamu ke Jazz Gunung Bromo 2026

Bukan Cuma Nonton Konser Musik, Ini 3 Destinasi Wajib Mampir Saat Kamu ke Jazz Gunung Bromo 2026

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:08 WIB

JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Valuasi Murah dan Dividen Tetap Menarik

JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Valuasi Murah dan Dividen Tetap Menarik

Batam | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:08 WIB

Dirjen Imigrasi Pastikan Status Cekal Febrie Adriansyah Masih Berlaku

Dirjen Imigrasi Pastikan Status Cekal Febrie Adriansyah Masih Berlaku

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:05 WIB

Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak

Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:02 WIB

4 Cushion Tahan Lama yang Lagi Diskon Capai 50 Persen di Shopee, Harga Jadi di Bawah Rp100 Ribu

4 Cushion Tahan Lama yang Lagi Diskon Capai 50 Persen di Shopee, Harga Jadi di Bawah Rp100 Ribu

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:01 WIB

4 Rekomendasi Parfum Aroma Nanas Harga Terjangkau, Mulai Rp40 Ribuan Saja

4 Rekomendasi Parfum Aroma Nanas Harga Terjangkau, Mulai Rp40 Ribuan Saja

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:59 WIB

Megawati Berpesan Agar Anak Muda Jangan Jadi 'Bangbong'

Megawati Berpesan Agar Anak Muda Jangan Jadi 'Bangbong'

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:59 WIB

Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight

Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight

Jogja | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:58 WIB

JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Soroti Kuatnya Fundamental

JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Soroti Kuatnya Fundamental

Bekaci | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:54 WIB

×