Mitsubishi Berencana Manfaatkan Pabrik Nissan untuk Produksi Mobil Sport

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 12 Mei 2025 | 08:29 WIB
Mitsubishi Berencana Manfaatkan Pabrik Nissan untuk Produksi Mobil Sport
Logo Mitsubishi Motors. (Shutterstock)

Suara.com - Mitsubishi Motors Corp (MMC) mengatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan melakukan kolaborasi dengan Nissan Motor Co untuk memproduksi mobil sport di pabrik Nissan, Amerika Serikat, dalam upaya meringankan dampak kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Mitsubishi saat ini masih mengirimkan kendaraan dari Jepang untuk dijual di pasar AS. Presiden Mitsubishi Motors, Takao Kato mengatakan bahwa produksi lokal sangat penting untuk menjual mobil di negara tersebut.

Rencana tersebut mengharuskan kedua produsen mobil Jepang tersebut untuk berinvestasi bersama di pabrik Nissan yang sudah ada untuk memproduksi kendaraan baru. Namun dalam hal ini Mitsubishi belum mengungkap detail bentuk kerja sama keduanya, seperti jumlah investasi atau tanggal dimulainya produksi.

Tarif AS juga berdampak pada prospek pendapatan Mitsubishi, dengan laba operasi untuk tahun fiskal hingga Maret mendatang diproyeksikan turun 28 persen dari tahun sebelumnya menjadi $691 juta.

Mitusbishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) Rayakan Produksi 1 Juta Unit, di Pabrik Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (20/12/2024). (Foto: SUARA.com/Manuel Jeghesta)
Mitusbishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) Rayakan Produksi 1 Juta Unit, di Pabrik Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Foto: SUARA.com/Manuel Jeghesta)

Di era 1990-an, Mitsubishi memang dikenal sebagai salah satu pabrikan otomotif yang memiliki model sport berperforma tinggi, seperti Evolution yang hebat di ajang reli dunia. Tapi sekarang, pabrikan berlogo tiga berlian ini seperti tak terdengar gaungnya di segmen mobil sport.

Hal ini berbeda dengan kompetitornya, Toyota berusaha bangkit kembali untuk bermain di segmen mobil sport melalui model terbarunya, Supra, yang bekerjasama dengan BMW. Model ini menjadi saudara baru bagi Toyota 86, yang menjadi model sport dua pintu pertama yang dilahirkan Toyota.

Mitsubishi Perluas Jajaran Kendaraan Listrik

Mitsubishi Motors Corporation (MMC) telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Foxtron Vehicle Technologies, anak perusahaan Foxconn, untuk mengembangkan model kendaraan listrik (EV) baru. Rencananya, EV ini akan diproduksi di Taiwan oleh produsen mobil Yulon.

Kerja sama ini menargetkan peluncuran perdana kendaraan listrik tersebut di kawasan Oseania pada paruh kedua tahun 2026. "Mitsubishi Motors dan Foxtron akan melanjutkan diskusi untuk mencapai kesepakatan definitif," demikian pernyataan dari Mitsubishi Motors.

baca juga
Mitsubishi Lancer 90-an. (Favcars)
Mitsubishi Lancer 90-an. (Favcars)

Jun Seki, Kepala Strategi Kendaraan Listrik Yulon, mengungkapkan bahwa minat pemasok untuk berkolaborasi dengan produsen mobil Jepang muncul di tengah meningkatnya persaingan dari merek-merek Tiongkok yang agresif memasuki pasar global, termasuk Eropa, Brasil, dan Thailand.

"Foxconn memandang Jepang sebagai peluang besar untuk mengembangkan bisnis kendaraan listrik dan telah berupaya menjalin kemitraan dengan perusahaan-perusahaan Jepang," kata Jun Seki.

Namun sayang, meski telah mengonfirmasi kesepakatan untuk bekerja sama, Seki masih belum memberikan rincian lebih lanjut terkait kerjasama seperti apa yang akan dilakukan untuk menghadirkan kendaraan listrik nantinya.

Dalam upaya memajukan inisiatif lingkungan, Mitsubishi Motors secara aktif mengembangkan kendaraan elektrifikasi untuk model-model terbarunya. Ini termasuk peningkatan pada Outlander PHEV (plug-in hybrid electric vehicle) serta penambahan model kendaraan listrik hibrida untuk Xpander dan Xforce, yang sangat populer di Asia Tenggara.

Selain kolaborasi dengan Foxconn, Mitsubishi Motors juga berencana untuk memperkuat lini EV-nya dengan memanfaatkan kekuatan Aliansi. Strategi ini mencakup penerimaan model OEM (Original Equipment Manufacturer) dari Renault Group di Eropa dan Nissan Motor di Amerika Utara.

Lebih lanjut, Mitsubishi Motors tengah mempertimbangkan untuk memperluas kerja sama global dengan mitra Aliansinya, termasuk di kawasan Oseania. Langkah ini bertujuan untuk memperkaya jajaran kendaraan listrik mereka dan mempercepat pencapaian target netralitas karbon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mitsubishi Akhirnya Pilih Bekerjasama untuk Kembangkan Kendaraan Listrik

Mitsubishi Akhirnya Pilih Bekerjasama untuk Kembangkan Kendaraan Listrik

Otomotif | Rabu, 07 Mei 2025 | 18:20 WIB

Pesaing Brio Menolak Punah: Mitsubishi Mirage Masih Bertahan di Negeri Tetangga, Facelift 2026

Pesaing Brio Menolak Punah: Mitsubishi Mirage Masih Bertahan di Negeri Tetangga, Facelift 2026

Otomotif | Jum'at, 02 Mei 2025 | 13:01 WIB

Punya Mobil Sport Lebih Murah dari Fortuner? Xiaomi Menjawab dengan Ini

Punya Mobil Sport Lebih Murah dari Fortuner? Xiaomi Menjawab dengan Ini

Otomotif | Rabu, 30 April 2025 | 12:03 WIB

Terkini

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×