Suara.com - Dalam membeli mobil, kita biasanya fokus pada harga beli, fitur, serta performa. Namun ada faktor lain yang tak kalah penting untuk dipertimbangkan, yaitu biaya perawatan.
Biaya perawatan itu mencakup pengeluaran rutin kita sebagai kendaraan dalam jangka waktu tertentu untuk memastikan mobil tetap dalam kondisi prima dan memiliki usia pakai yang panjang. Semakin efisien biaya perawatan sebuah mobil, tentu semakin menguntungkan bagi pemiliknya.
Hal ini juga berlaku untuk setiap jenis mobil termasuk Mitsubishi Destinator, salah satu SUV terbaru Mitsubishi di Indonesia yang sedang naik daun.
Sebelum membawa pulang mobil ini, ada baiknya mempelajari perkiraan atau estimasi biaya perawatan Mitsubishi Destinator. Selain itu, ada baiknya juga memahami bagaimana standar layanan aftersales Mitsubishi bekerja.
Aftersales Mitsubishi

Supaya bisa membuat perkiraan atau estimasi biaya perawatan Mitsubishi Destinator, kita pahami dulu aftersales Mitsubishi. Ini merupakan sebuah fasilitas atau layanan bengkel resmi untuk pemilik Mitsubishi dalam melakukan perawatan.
Mitsubishi Indonesia menyadari bahwa aftersales adalah aspek vital, sehingga seluruh produk mereka tidak hanya hadir dengan fitur terbaik di kelasnya, tetapi juga dilengkapi paket perawatan yang komprehensif.
Aftersales Mitsubishi menawarkan program seperti free service, smart package, hingga perawatan berkala dengan harga transparan, membuat konsumen merasa lebih tenang. Bahkan, jaringan aftersales Mitsubishi yang luas juga berkontribusi pada tingginya nilai jual kembali mobil-mobil mereka di pasar domestik.
Estimasi Biaya Perawatan Mitsubishi
Baca Juga: Mana Lebih Irit? Xpander Cross atau Destinator, Ini Data Lengkapnya
Mengacu pada skema layanan aftersales Mitsubishi Motors di Indonesia, perawatan mobil dilakukan secara bertahap setiap 10.000 kilometer. Berikut gambaran estimasi biaya perawatan Mitsubishi hingga jarak 100 ribu kilometer, yang dapat menjadi acuan bagi calon pemilik Destinator.
1. Perawatan mobil yang menempuh jarak 1.000 km – 10.000 km mendapatkan layanan free service, sehingga pemilik tidak perlu mengeluarkan biaya sama sekali.
2. Perawatan mobil Mitsubishi yang menempuh jarak 20.000 km – 50.000 km masuk ke dalam program smart package yang memberikan keuntungan berupa biaya perawatan lebih hemat karena mencakup jasa sekaligus penggantian komponen tertentu.
3. Perawatan mobil Mitsubishi yang sudah menempuh jarak 60.000 km – 100.000 km membutuhkan biaya nyata untuk jasa dan suku cadang.
Besarannya bervariasi tergantung tipe kendaraan. Misalnya, untuk model SUV dan MPV seperti Xforce atau Xpander, biaya total hingga 100 ribu km berkisar Rp7,8 juta – Rp12,6 juta. Sedangkan untuk Pajero Sport dan Triton, biaya bisa mencapai di atas Rp15 juta dalam periode yang sama.
Jika disesuaikan dengan segmen dan kapasitas mesin, maka Mitsubishi Destinator yang menggunakan mesin 1.499 cc turbo dengan transmisi CVT kemungkinan besar akan berada dalam kelompok SUV dengan biaya perawatan mirip Xforce atau Xpander. Artinya, estimasi total biaya perawatan Destinator hingga 100 ribu kilometer diperkirakan berada pada kisaran Rp8 juta – Rp12 juta.
Memiliki SUV modern seperti Mitsubishi Destinator memang menawarkan banyak keunggulan, baik dari segi desain, teknologi, maupun fitur keselamatan. Namun, calon pembeli juga perlu menyiapkan anggaran khusus untuk perawatan rutin.
Dengan estimasi total biaya perawatan hingga 100 ribu km berada pada rentang Rp8 juta – Rp12 juta, maka pemilik dapat menghitung pengeluaran rata-rata per tahun.
Jika diasumsikan kendaraan menempuh jarak 20.000 km per tahun, maka biaya perawatan tahunan berkisar Rp1,6 juta – Rp2,4 juta. Jumlah ini relatif kompetitif untuk kelas SUV tujuh penumpang.
Spesifikasi Singkat Mitsubishi Destinator
Mitsubishi Destinator hadir sebagai SUV tujuh penumpang yang mengedepankan performa mesin sekaligus kenyamanan. Berikut beberapa poin spesifikasinya:
- Tipe Bahan Bakar adalah bensin
- Mesin bertipe 1.499 cc, 4-silinder turbo 4B40
- Transmisi CVT (automatic)
- Kapasitas Kursi 7 seat
- Ground Clearance 244 mm, membuatnya ideal untuk melintasi berbagai kondisi jalan di Indonesia.
SUV ini tersedia dalam tiga varian, yakni GLS, Exceed, dan Ultimate, dengan harga on-the-road (OTR) Jabodetabek mulai dari Rp395 juta hingga Rp475 juta.
Untuk varian Ultimate, tersedia pula opsi Premium Package dengan tambahan Rp30 juta. Sementara untuk pilihan warna putih, konsumen perlu menambah Rp2,5 juta dari harga dasar.
Kontributor : Mutaya Saroh