Beda Perlakuan Vietnam dan Indonesia Soal BBM Etanol 10 Persen: Ngebut vs Maraton

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 10 Oktober 2025 | 10:37 WIB
Beda Perlakuan Vietnam dan Indonesia Soal BBM Etanol 10 Persen: Ngebut vs Maraton
Ilustrasi mobil diisi bahan bakar mengandung Etanol (Suara x Gemini)
baca 10 detik
  • Maraton Vietnam: Riset E5 satu dekade, baru berani intip E10. Ini soal perhitungan, bukan kecepatan.
  • Sprint Indonesia: Target E10 cuma 2-3 tahun, sebuah langkah nekat atau justru manuver jenius?
  • Kunci di Pom Bensin: Sukses atau tidaknya program ini ada di kesiapan infrastruktur, bukan cuma soal tebu.

Suara.com - Di sirkuit kebijakan energi Asia Tenggara, sedang terjadi duel strategi yang bikin deg-degan. Indonesia tancap gas di jalur cepat dengan rencana Bioetanol E10, sementara Vietnam memilih bermain aman di jalur maraton yang penuh perhitungan.

Siapa yang akan sampai di garis finis lebih dulu dan, yang lebih penting, dengan selamat?

Seperti diketahui, Indonesia kini tengah gencar untuk menerapkan BBM campur Etanol 10 persen.

Gebrakan pemerintah untuk mewajibkan bensin campur etanol 10 persen (E10) memang punya alasan kuat.

Ini adalah tiket kita untuk mengurangi 'candu' impor minyak yang angkanya bikin pusing kepala.

Sekaligus, jadi cara pamer ke dunia kalau kita serius mengejar target Net Zero Emission 2060.

Niatnya super mulia, kita semua setuju. Tapi, pertanyaannya kini bergeser: apa kita siap lari secepat ini?

Vietnam: Si Pelari Maraton yang Penuh Perhitungan

Negara yang Sudah Menerapkan Campuran Etanol dalam BBM (antara)
Negara yang Sudah Menerapkan Campuran Etanol dalam BBM (antara)

Vietnam mengajarkan kita satu hal: urusan energi itu bukan ajang balap liar.

baca juga

Seperti dilansir dari PVOil, mereka memperlakukan transisi ini layaknya seorang pelari maraton yang mengatur napas dan strategi.

Pemanasan 10 Tahun dengan E5:

Sejak 2010, jalanan Vietnam sudah akrab dengan bensin E5. Ini memberi mereka waktu satu dekade penuh untuk riset, mengedukasi warga, dan melihat dampaknya secara langsung.

Uji Coba Terukur, Bukan Ujug-Ujug:

Mereka tak langsung ganti semua. PVOIL, Pertamina-nya Vietnam, baru memulai tes pasar E10 pada Agustus 2025 di kota-kota tertentu. Pelan-pelan, yang penting presisi.

Infrastruktur Dibenahi Dulu:

Sebelum bicara target, mereka sibuk memodernisasi kilang pencampuran, tangki penyimpanan di SPBU, dan memastikan teknologinya siap total. Fondasi dulu, baru bangun gedung.

Langkah Vietnam ini adalah sebuah masterclass tentang manajemen risiko.

Mereka tidak mau ada drama mesin mogok massal atau kelangkaan pasokan di kemudian hari.

Indonesia: Ambisi Sprint di Tikungan Tajam

ilustrasi etanol (Pixabay)
ilustrasi etanol (Pixabay)

Sekarang, mari kita lihat garasi kita sendiri. Indonesia baru saja "memanaskan mesin" dengan Pertamax Green 95 (E5) pada 2023. Tapi pedal gas sudah diinjak dalam-dalam, menargetkan E10 bisa mengaspal nasional pada 2027 atau 2028.

"Ke depan kita akan mendorong untuk ada E10. Kemarin malam sudah kami rapat dengan Bapak Presiden. Bapak Presiden sudah menyetujui untuk direncanakan mandatory 10 persen etanol," ungkap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dengan penuh optimisme.

Keyakinan ini bagus. Namun, di sinilah alarm bagi para penggiat otomotif dan konsumen berbunyi.

"Ya, 2-3 tahun terhitung sekarang ya. Jadi kita harus hitung baik-baik dulu," tambah Bahlil.

Kalimat "harus hitung baik-baik dulu" ini krusial.

Apakah infrastruktur pom bensin kita dari Sabang sampai Merauke siap?

Bagaimana dengan ketahanan pasokan tebu agar tidak mengganggu stok gula? Dan yang terpenting, bagaimana nasib jutaan mesin kendaraan kita yang mungkin belum "bersahabat" dengan E10?

Pada akhirnya, ini bukan sekadar balapan siapa yang lebih dulu mengumumkan kebijakan.

Ini adalah tentang siapa yang mampu memastikan transisi energi ini berjalan mulus, aman, dan tidak merugikan rakyatnya.

Karena dalam balapan ketahanan ini, pemenangnya adalah yang sampai di garis finis dengan selamat, bukan yang paling cepat tapi mogok di tengah jalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BBM Etanol Heboh? Suzuki Siap Pamer Fronx dan Gixxer SF 250 yang Aman Tenggak 85 Persen Etanol

BBM Etanol Heboh? Suzuki Siap Pamer Fronx dan Gixxer SF 250 yang Aman Tenggak 85 Persen Etanol

Otomotif | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 08:49 WIB

BBM Etanol: BPKN Usul Masyarakat Bisa Minta Ganti Rugi Jika Kendaraan Rusak

BBM Etanol: BPKN Usul Masyarakat Bisa Minta Ganti Rugi Jika Kendaraan Rusak

Bisnis | Kamis, 09 Oktober 2025 | 12:47 WIB

Etanol 10 Persen Bikin Geger, Tengok Dulu Standar Bensin di Amerika yang Tembus Nyaris 90 Persen

Etanol 10 Persen Bikin Geger, Tengok Dulu Standar Bensin di Amerika yang Tembus Nyaris 90 Persen

Otomotif | Kamis, 09 Oktober 2025 | 11:38 WIB

Terkini

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

×