7 Tips Menyalakan Motor Matic Habis Kebanjiran agar Tak Rusak, Cek Bagian Penting Ini!

Nur Khotimah Suara.Com
Kamis, 30 Oktober 2025 | 10:23 WIB
7 Tips Menyalakan Motor Matic Habis Kebanjiran agar Tak Rusak, Cek Bagian Penting Ini!
tips motor matic habis kebanjiran. (Suara.com/Faqih)

Setelah itu, pasang kembali dengan benar dan coba hidupkan motor. Jika suara mesin tersendat atau mati lagi, hentikan dulu dan periksa kembali kemungkinan adanya air di ruang bakar.

4. Periksa ruang CVT dan fan belt

Ruang CVT adalah bagian paling sering kemasukan air saat motor matic kehujanan atau melewati genangan. Air yang terjebak di dalamnya dapat membuat sabuk CVT (fan belt) selip dan menimbulkan bunyi aneh saat motor dinyalakan.

Untuk mengatasinya, buka tutup CVT menggunakan kunci T10 atau kunci soket, lalu miringkan motor agar air keluar. Setelah itu, lap area dalam dengan kain kering. Bila memungkinkan, semprotkan udara dari kompresor agar area dalam cepat kering.

Langkah ini penting karena jika fan belt dibiarkan lembap, getarannya bisa meningkat dan mempercepat aus pada kampas kopling serta pulley.

5. Pastikan filter udara tidak basah

Bagian lain yang perlu Anda periksa dalam tips menyalakan motor matic habis kehujanan adalah filter udara. Jika bagian ini basah, udara yang masuk ke ruang bakar akan tercampur air sehingga mesin tersendat.

Buka kotak filter udara dan lihat kondisinya. Bila basah, keluarkan dan jemur hingga kering, atau ganti dengan yang baru jika sudah terlalu kotor. Jangan menyalakan motor sebelum bagian ini benar-benar kering, karena bisa menyebabkan pembakaran tidak sempurna.

6. Cek kondisi oli mesin dan transmisi

Baca Juga: 6 Rekomendasi Motor Matic untuk Keluarga Kecil Satu Anak: Jok Lebar, Penggunaan Harian Nyaman

Jika motor Anda kehujanan cukup parah atau sempat terendam, oli bisa tercampur air. Tandanya adalah warna oli berubah menjadi kecokelatan dan tampak seperti susu. Dalam kondisi ini, jangan memaksakan motor untuk hidup.

Segera ganti oli mesin dan oli transmisi di bengkel agar pelumas tidak merusak komponen dalam. Oli yang tercemar air akan kehilangan daya pelumasnya, sehingga gesekan antarbagian mesin bisa menyebabkan keausan parah.

7. Gunakan starter manual terlebih dahulu

Jika Anda yakin semua bagian sudah kering, cobalah hidupkan mesin menggunakan kick starter terlebih dahulu. Hindari langsung menggunakan tombol starter elektrik agar tidak membebani aki. Dengan starter manual, Anda bisa memastikan mesin masih bisa berputar tanpa risiko korsleting.

Setelah mesin hidup, biarkan idle selama beberapa menit agar sisa air di knalpot dan sistem pembakaran menguap sempurna.

Menyalakan motor setelah kehujanan memang tidak bisa sembarangan. Dengan mengikuti delapan langkah di atas, Anda bisa mencegah kerusakan dini pada sistem kelistrikan maupun mesin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI