5 Fakta Bobibos: BBM Murah RON 98 Buatan Anak Bangsa, Diklaim Ramah Lingkungan

Nur Khotimah

Selasa, 04 November 2025 | 12:17 WIB
5 Fakta Bobibos: BBM Murah RON 98 Buatan Anak Bangsa, Diklaim Ramah Lingkungan
Ilustrasi BBM. (Pexels/Engin Akyurt)

Suara.com - Dunia migas dan otomotif Indonesia digemparkan dengan hadirnya sebuah brand baru BBM RON 98 bertajuk Bobibos.

Bobibos diperkenalkan secara publik pada Minggu (2/10/2025) di sebuah acara peresmian di Bumi Sultan Jonggol, Kabupaten Bogor.

Tak mengherankan jika Bobibos membuat publik gempar. Pasalnya dalam acara peresmian tersebut, Bobibos diklaim rendah emisi dan akan dijual murah.

Alhasil, publik sontak penasaran dengan bagaimana nasib BBM lainnya ketika Bobibos diperkenalkan.

Publik juga penasaran dengan seluk beluk Bobibos dan bagaimana ia akan dipasarkan secara murah meriah ke masyarakat. Mari jawab satu persatu dalam beberapa fakta Bobibos berikut.

Ilustrasi BBM. (Pexels/Engin Akyurt)
Ilustrasi BBM. (Pexels/Engin Akyurt)

1. Karya Anak Bangsa dengan Filosofi Unik

Bobibos diperkenalkan sebagai solusi untuk menjawab kelangkaan BBM sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia bisa mandiri untuk memenuhi kebutuhan energi.

Tujuan tersebut tercermin dari filosofi nama Bobibos. Pemilihan nama Bobibos dijelaskan langsung oleh Ikhlas dalam acara peluncuran di Bogor pada Minggu (2/10/2025) lalu.

Adapun melalui pemaparan Ikhlas, nama Bobibos diambil dari singkatan "Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos".

Nama tersebut dipilih oleh ketiga pencetus Bobibos, yakni M. Ikhlas Thamrin, bersama timnya.

baca juga

2. Mencapai RON 98

Ikhlas Thamrin mengawali kelahiran Bobibos dengan sebuah riset yang didorong oleh permasalahan terkait kebutuhan akan bahan bakar dengan RON (Research Octane Number) hingga mencapai nilai 98.

Riset tersebut diklaim menempuh 10 tahun sebagaimana yang disampaikan oleh Ikhlas.

Angka RON 98 menjadi tujuan dari Bobibos lantaran telah menjadi tolok ukur BBM kendaraan yang memerlukan tenaga ekstra.

RON 98 umumnya setara dengan bahan bakar bensin jenis Pertamax Turbo atau V-Power Nitro+.

3. Diklaim Rendah Emisi

Meskipun RON-nya tinggi dan akan mendukung kinerja kendaraan hingga bisa tempuh jarak jauh, Bobibos diklaim ramah lingkungan.

Emisinya bahkan diklaim mendekati angka nol, sebagaimana pemaparan oleh Ikhlas dalam acara peluncuran tersebut.

"Setelah lebih dari 10 tahun riset mandiri, akhirnya kami menghadirkan bahan bakar yang murah, aman, dan beremisi rendah," papar Ikhlas Thamrin kepada wartawan kala ditemui usai acara pengenalan Bobibos.

Ilustrasi. Setelah riset mandiri selama satu dekade, bahan bakar alternatif ramah lingkungan bernama Bobibos resmi diluncurkan. (Pexels)
Ilustrasi. Setelah riset mandiri selama satu dekade, bahan bakar alternatif ramah lingkungan bernama Bobibos resmi diluncurkan. (Pexels)

4. Bahan Dasar dari Tanaman untuk Dukung para Petani

Ikhlas Thamrin juga menjelaskan bahwa Bobibos diproduksi dari campuran bahan dasar tanaman yang mudah tumbuh di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di lahan persawahan.

Pilihan bahan tambahan tersebut mencerminkan tujuan Bobibos yang tak hanya diperkenalkan sebagai konsep untuk mendukung ketahanan energi sekaligus ketahanan pangan nasional.

"Kita ingin sawah tidak hanya menumbuhkan pangan, tetapi juga energi," lanjut Ikhlas.

5. Didukung oleh Kementerian ESDM, DPR RI, hingga Perusahaan Transportasi Besar

Bobibos kini juga telah mendapat sambutan positif berbagai tokoh politik.

Pasalnya, Bobibos juga telah mengantongi acungan jempol dari Kementerian ESDM dan lolos uji sertifikasi.

Anggota DPR RI Mulyadi juga berharap bahwa Bobibos dapat menjadi jawaban atas kelangkaan BBM yang beberapa kali berdampak besar bagi masyarakat luas.

"Dulu kita berjuang menolak kenaikan harga BBM, kini saatnya kita melahirkan solusi. Indonesia harus berani bertransformasi dari sekadar konsumen menjadi produsen energi terbarukan," papar Mulyadi dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (4/11/2025).

Tak hanya politisi, perusahaan transportasi besar Tanah Air juga turut menyambut baik hadirnya Bobibos.

PT Primajasa Perdanaraya Utama yang menjadi payung operasional armada bus Primajasa berencana untuk menggandeng Bobibos.

Melalui pemilik PT Primajasa Perdanaraya Utama H. Amir Mahpud, pihaknya akan segera bekerja sama dengan Bobibos dan diharapkan bisa menjadi mitra pertama.

"Kami siap menjadi perusahaan transportasi pertama yang menggunakan bahan bakar karya anak bangsa ini. Saya yakin Bobibos juga bisa mendunia," papar Amir, Selasa (4/11/2025).

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Ramah Lingkungan Tisu Bambu Dipertanyakan, Produksi Masih Bergantung Batu Bara

Klaim Ramah Lingkungan Tisu Bambu Dipertanyakan, Produksi Masih Bergantung Batu Bara

Lifestyle | Senin, 03 November 2025 | 15:08 WIB

Akhiri Ketergantungan Impor, Anak Muda RI Ciptakan BBM Dengan Klaim RON 98

Akhiri Ketergantungan Impor, Anak Muda RI Ciptakan BBM Dengan Klaim RON 98

Bisnis | Senin, 03 November 2025 | 08:50 WIB

Menteri Bahlil Diteriaki Hoaks Saat Jelaskan Kandungan Etanol BBM ke Mahasiswa

Menteri Bahlil Diteriaki Hoaks Saat Jelaskan Kandungan Etanol BBM ke Mahasiswa

Video | Minggu, 02 November 2025 | 07:00 WIB

Terkini

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

×