Lampu Lalu Lintas Bakal Punya 1 Warna Baru untuk Atasi Macet Bagi Pengguna Jalan

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Senin, 10 November 2025 | 18:17 WIB
Lampu Lalu Lintas Bakal Punya 1 Warna Baru untuk Atasi Macet Bagi Pengguna Jalan
Ilustrasi lampu lalu lintas. (Unsplash.com/CARTER SAUNDERS)
baca 10 detik
  • Lampu lalu lintas di masa depan mungkin punya warna keempat, yaitu putih, khusus era mobil otonom.
  • Lampu putih artinya simpel: pengemudi manusia cukup "ikutin aja" mobil otonom di depan.
  • Tujuannya untuk mengurangi macet parah dengan membiarkan mobil otonom saling berkomunikasi mengatur jalan.

Suara.com - Sudah lebih dari 100 tahun kita kenal lampu lalu lintas cuma punya tiga warna: merah, kuning, dan hijau.

Tapi, sebuah ide radikal dari para peneliti di North Carolina State University (NCSU) bisa mengubah total cara kita berhenti di persimpangan.

Dilansir dari Carscoops, mereka mengusulkan adanya warna keempat, yaitu putih, yang dirancang khusus untuk menyambut era mobil otonom dan mengurai kemacetan.

Selamat Datang "Fase Putih", Era Baru di Persimpangan

Konsep gila tapi jenius ini bukan sekadar wacana.

Gagasan ini sudah dipaparkan dalam sebuah studi yang diterbitkan oleh IEEE, sebuah lembaga teknologi terkemuka dunia.

Tujuannya satu: menciptakan sistem lalu lintas yang lebih cerdas saat mobil otonom (AV) dan mobil yang dikemudikan manusia berbagi aspal yang sama.

Lampu putih ini tidak akan menyala terus-menerus.

Ia hanya akan aktif ketika ada cukup banyak mobil otonom yang saling terhubung (Connected Autonomous Vehicles/CAV) di sebuah persimpangan.

baca juga
Ilustrasi lampu lalu lintas (Pexels/Maria Tyutina)
Ilustrasi lampu lalu lintas (Pexels/Maria Tyutina)

Jadi, Apa Artinya Kalau Lampu Putih Menyala?

Aturannya sangat simpel dan nggak bikin bingung.

Ketika lampu putih menyala, tugas pengemudi manusia cuma satu: ikuti saja mobil otonom yang ada di depanmu.

Pada saat itu, mobil-mobil canggih itulah yang mengambil alih tugas mengatur lalu lintas.

"Konsep yang kami usulkan ini, yang kami sebut ‘white phase’, memanfaatkan kemampuan komputasi kendaraan otonom itu sendiri,” kata Ali Hajbabaie, penulis utama studi tersebut, dikutip dari Carscoops.

  • Lampu Merah: Tetap berarti berhenti total.
  • Lampu Hijau: Tetap berarti jalan seperti biasa.
  • Lampu Putih (BARU): Artinya mobil otonom sedang berkoordinasi. Pengemudi manusia tinggal mengikuti alur mobil di depannya.

“Lampu putih memberi sinyal kepada pengemudi manusia untuk mengikuti kendaraan di depan. Lampu merah tetap berarti berhenti, hijau tetap jalan, sementara putih menunjukkan bahwa mobil otonom sedang mengatur arus lalu lintas,” tambahnya.

Bagaimana Cara Kerjanya? Mobil Otonom Saling "Ngobrol"

Di balik layar, saat "fase putih" aktif, setiap mobil otonom akan saling berkomunikasi satu sama lain.

Mereka akan berbagi data real-time tentang kecepatan, jarak, dan kondisi jalan untuk menentukan alur paling efisien melewati persimpangan.

Ini seperti punya ribuan "Pak Ogah" super cerdas yang bekerja serempak tanpa perlu komando.

Dengan sistem ini, drama berhenti-berjalan yang boros bensin dan waktu di lampu merah bisa berkurang drastis.

Hasil Simulasi: Macet Bisa Berkurang Sampai 94 Persen!

Ini bagian paling menariknya.

Para peneliti sudah melakukan simulasi untuk menguji keampuhan konsep ini. Hasilnya sangat menjanjikan.

Tergantung pada jumlah mobil otonom yang ada, sistem ini mampu mengurangi keterlambatan lalu lintas antara 3,2 persen hingga 94 persen.

Bahkan, pada skenario terbaik, efisiensi keseluruhan persimpangan bisa meningkat hingga 98,9 persen dibandingkan sistem lampu lalu lintas konvensional.

Artinya, semakin banyak mobil otonom di jalan, semakin lancar pula arus lalu lintas bagi semua pengguna jalan, termasuk yang masih menyetir sendiri.

Meski masih berupa konsep, gagasan ini memberikan gambaran betapa besarnya peran teknologi otonom dalam menyelesaikan salah satu masalah terbesar di perkotaan: kemacetan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Mobil Sri Sultan Disalip Rombongan Tut Tut Wok Wok di Lampu Merah, Pejabat atau Bukan Ya?

Viral! Mobil Sri Sultan Disalip Rombongan Tut Tut Wok Wok di Lampu Merah, Pejabat atau Bukan Ya?

Your Say | Senin, 13 Oktober 2025 | 09:04 WIB

5 Fakta Gugatan Jurnalis Buta Warna terhadap Lampu Merah: Mengancam Keselamatan Jiwa

5 Fakta Gugatan Jurnalis Buta Warna terhadap Lampu Merah: Mengancam Keselamatan Jiwa

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 20:15 WIB

4 Pelanggaran Tilang Elektronik yang Harus Dihindari agar STNK Tak Terblokir

4 Pelanggaran Tilang Elektronik yang Harus Dihindari agar STNK Tak Terblokir

Otomotif | Senin, 05 Mei 2025 | 21:18 WIB

Terkini

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

×