- Gary Iskak mengendarai Yamaha RX-King Master 1999 langka dengan livery hijau saat insiden.
- Karakter mesin "jambakan setan" yang responsif membutuhkan keahlian pengendalian ekstra.
- Posisi berkendara tegak yang lebih nyaman dibanding rival sekelasnya seperti Ninja R atau RGR.
Suara.com - Dunia hiburan dan otomotif tanah air tersentak oleh kabar kepergian aktor senior sekaligus biker, Gary Iskak.
Insiden kecelakaan tunggal yang merenggut nyawanya turut menyoroti kuda besi legendaris yang menjadi tunggangan terakhir sang aktor.
Berdasarkan analisa mendalam terhadap foto fisik kendaraan yang beredar, motor tersebut bukanlah RX-King sembarangan.
Mari kita bedah spesifikasi dan fakta motor RX King yang dikendarai almarhum.
1. Varian Langka "King Master" 1999
Berdasarkan identifikasi visual pada tangki bahan bakar, motor yang dikendarai Gary Iskak diperkirakan Yamaha RX-King Master lansiran tahun 1999.
Hal ini terkonfirmasi dari ciri khas striping atau stiker bodi yang berwarna hijau.
Sebagai informasi bagi para kolektor, pada tahun 1999 Yamaha memang meluncurkan tiga varian warna ikonik untuk seri Master.
Ketiga warna tersebut adalah ungu, merah, dan hijau yang kini menjadi rare item di pasar motor bekas 2-tak.
2. Performa 'Jambakan Setan' yang Melegenda

Julukan "Raja Jalanan" bukan semata tempelan, melainkan bukti performa mesin yang memang beringas.
RX-King dikenal memiliki karakter tenaga yang meledak-ledak di putaran bawah, atau sering disebut dengan istilah "jambakan setan".
Akselerasinya yang instan membuat motor ini sangat responsif saat selongsong gas diputar sedikit saja.
Karakter inilah yang membuat RX-King sangat dicintai pecinta kecepatan, namun di sisi lain menuntut kewaspadaan tinggi dari pengendaranya.
3. Ergonomi Ternyaman di Kelasnya
Meskipun memiliki tenaga buas, RX-King sejatinya menawarkan kenyamanan yang lebih baik dibanding kompetitor sezamannya.
Berbeda dengan Suzuki RGR 150 atau Kawasaki Ninja R 150 yang mengusung desain full fairing ala motor sirkuit.
RX-King hadir dengan desain naked bike yang simpel dan "telanjang".
Posisi berkendaranya (riding position) cenderung tegak dan santai, tidak menunduk seperti motor sport fairing.
Hal ini membuat pengendara tidak mudah pegal saat harus bermanuver di jalanan sempit atau "blusukan".
Sedangkan rivalnya yang mengharuskan posisi nunduk, seringkali menambah masalah kelelahan fisik saat perjalanan jauh.
Berikut adalah ringkasan spesifikasi keunggulan Yamaha RX-King Master 1999:
- Mesin: 2-Tak 135cc yang responsif dan mudah perawatannya.
- Desain: Timeless dan ramping, memudahkan manuver di kemacetan (filtering).
- Posisi Duduk: Ergonomis dan tegak, cocok untuk touring maupun harian.
- Nilai Koleksi: Varian Master 1999 striping hijau termasuk unit incaran kolektor saat ini.
Kepergian Gary Iskak menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya safety riding, terutama saat menunggangi motor dengan karakter tenaga yang agresif.