Motor Terendam Banjir Perlu Penanganan Khusus, Berikut Langkah yang Perlu Diperhatikan

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Sabtu, 06 Desember 2025 | 19:49 WIB
Motor Terendam Banjir Perlu Penanganan Khusus, Berikut Langkah yang Perlu Diperhatikan
Ilustrasi motor terendam banjir. (Pixabay.com)
baca 10 detik
  • Banyak motor terendam banjir akibat hujan intensitas tinggi akhir tahun; penggunaan langsung berisiko merusak mesin.
  • Langkah penting meliputi melepas busi cek ruang bakar, mengganti oli gardan motor matic, serta mengeringkan komponen pembakaran.
  • Pemeriksaan sistem kelistrikan penting dilakukan, karena air memengaruhi kualitas pelumas dan memicu potensi korsleting.

Suara.com - Memasuki akhir tahun, sejumlah wilayah di Indonesia dilanda hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan banyak motor terendam banjir. 

Namun penting untuk diketahui, motor yang terendam banjir tidak bisa ditangani sembarangan. Jika langsung digunakan tanpa pengecekan menyeluruh, risiko kerusakan serius pada mesin hingga sistem kelistrikan bisa meningkat. 

Oleh karena itu, berikut empat langkah perawatan motor setelah terendam banjir yang dikutip dari laman resmi Pertamina Lubricants:

Pertama, melepas busi dan memeriksa ruang bakar untuk memastikan tidak ada air yang masih tersisa di dalam mesin. Keberadaan air di ruang bakar berpotensi merusak komponen internal bila mesin dipaksakan menyala.

Kedua, khusus untuk pengguna motor matic, pemilik kendaraan disarankan mengganti oli gear apabila sudah terindikasi tercampur air. Hal ini penting untuk menjaga kinerja transmisi tetap optimal.

Ketiga, mengeringkan filter udara dan knalpot secara menyeluruh karena kedua komponen ini berperan langsung dalam proses pembakaran. Jika masih dalam kondisi lembab maka performa mesin bisa terganggu.

Keempat, lakukan pemeriksaan pada seluruh sistem kelistrikan guna mencegah potensi korsleting akibat sisa air yang masih menempel pada komponen elektronik motor.

Sebagai informasi, air yang masuk ke dalam mesin juga dapat berdampak besar pada kualitas pelumas. Oli yang tercampur air akan kehilangan kemampuannya dalam melindungi komponen mesin dari gesekan. Jika dibiarkan, kondisi ini berisiko mempercepat keausan, menurunkan performa mesin, hingga memicu korosi.

Secara visual, oli yang sudah tercampur air umumnya akan berubah warna menjadi kecokelatan. Dalam kondisi seperti ini, oli perlu segera dikuras dan diganti untuk mencegah kerusakan lanjutan.

baca juga

Selain itu, pemilik kendaraan juga diimbau untuk tidak langsung menyalakan mesin setelah motor terendam banjir agar kerusakan tidak semakin parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komunitas Motor Matic dapat Edukasi Pemilihan Pelumas yang Tepat dari Para Ahli

Komunitas Motor Matic dapat Edukasi Pemilihan Pelumas yang Tepat dari Para Ahli

Otomotif | Sabtu, 06 Desember 2025 | 19:31 WIB

5 Rekomendasi Motor Listrik Mirip Honda BeAT untuk Aktivitas Harian

5 Rekomendasi Motor Listrik Mirip Honda BeAT untuk Aktivitas Harian

Otomotif | Sabtu, 06 Desember 2025 | 14:15 WIB

4 Tips Kurir Motor Bawa Paket, Aman Sampai Tujuan Rejeki Makin Lengket

4 Tips Kurir Motor Bawa Paket, Aman Sampai Tujuan Rejeki Makin Lengket

Otomotif | Sabtu, 06 Desember 2025 | 10:00 WIB

Terkini

BAIC Perluas Pasar Indonesia Timur Lewat Ajang GIIAS Makassar 2026

BAIC Perluas Pasar Indonesia Timur Lewat Ajang GIIAS Makassar 2026

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Perbedaan Ovale Micellar Water Biru vs Pink, Mana yang Cocok untuk Kulit Kusam?

Perbedaan Ovale Micellar Water Biru vs Pink, Mana yang Cocok untuk Kulit Kusam?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Garut Siapkan Pelatihan 500 Calon Pekerja Migran, Target Berangkat Februari 2027

Garut Siapkan Pelatihan 500 Calon Pekerja Migran, Target Berangkat Februari 2027

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko

Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jelang Musim Tanam, Produksi Petrokimia Capai 6,59 Juta Ton hingga September

Jelang Musim Tanam, Produksi Petrokimia Capai 6,59 Juta Ton hingga September

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:55 WIB

SPYAIR Resmi Rilis Album BEST OF ANIME: 16 Years of SPYAIR Anime

SPYAIR Resmi Rilis Album BEST OF ANIME: 16 Years of SPYAIR Anime

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:51 WIB

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:50 WIB

×