Insentif Mobil Hybrid Tak Ada Kepastian, Auto2000: Faktanya Market Turun

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 08 Desember 2025 | 13:54 WIB
Insentif Mobil Hybrid Tak Ada Kepastian, Auto2000: Faktanya Market Turun
Veloz Hybrid Jadi Salah Satu Bintang Utama di Diler Auto2000, BSD, Tangerang Selatan. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
baca 10 detik
  • Insentif Mobil Hybrid 2026 Belum Ada Kepastian
  • Auto2000 Harapkan Ada Stimulus dari Pemerintah di Tengah Turun-nya Penjualan Mobil
  • Tanpa Insentif Harga Mobil Hybrid Dipastikan Lebih Tinggi

Suara.com - Insentif pajak bagi mobil hybrid yang diberlakukan pemerintah dipastikan berakhir tahun ini. Sejauh ini pemerintah pun belum mengambil keputusan apakah insentif tersebut akan berlanjut tahun depan.

Meski demikian, CEO Auto2000 Anton Jimmi Suwandy berharap insentif pajak mobil hybrid bisa dipertimbangkan untuk dilanjutkan pada 2026.

"Intinya, bagaimanapun market tahun ini sudah turun. Dan itu fakta, faktanya market turun. Dan bentuk apapun dari pemerintah dan stimulus dari pihak lain kita butuh," ujar Anton Jimmi, akhir pekan lalu, dikutip Senin (8 Desember 2025).

Karena selain pemerintah, tambah Anton, penjualan mobil juga membutuhkan dukungan dari kredit, pemda, semua stake holder untuk mengkonsider.

Termasuk di Auto2000 yang saat ini memiliki cabang ratusan, karyawan 7000 orang yang perlu hidup juga.

"Industri ini sangat besar dan butuh dukungan dari semua pihak. Bentuknya seperti apa kita serahkan ke pihak terkait. Kita berharap kalau bisa tahun depan naik lagi," papar Anton.

Diketahui insentif pajak untuk mobil hybrid (PPnBM DTP 3%) yang berlaku sepanjang tahun 2025 akan berakhir di penghujung tahun ini dan belum ada kepastian akan dilanjutkan di tahun 2026.

Toyota’s Battery Development Strategy. [Dok.Antara]
Toyota’s Battery Development Strategy. [Dok.Antara]

Meskipun terdapat wacana kelanjutan insentif otomotif namun detailnya masih disusun. Dimana berarti harga mobil hybrid bisa naik tanpa adanya insentif.

Tanpa insentif, harga mobil hybrid akan kembali normal atau naik, karena komponen pajak akan lebih tinggi.

baca juga

Sementara itu terdapat perbedaan pandangan antara Menteri Koordinator Perekonomian (tidak ada insentif karena industri kuat) dan Menteri Perindustrian (tetap perlu insentif), namun bentuk insentif baru masih dalam pembahasan untuk 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajah Baru Aplikasi Auto2000 Digiroom Tawarkan Kemudahan Beli Mobil hingga Servis

Wajah Baru Aplikasi Auto2000 Digiroom Tawarkan Kemudahan Beli Mobil hingga Servis

Otomotif | Senin, 08 Desember 2025 | 12:29 WIB

5 Rekomendasi Mobil Hybrid Bekas Murah, Harga Turun di 2025

5 Rekomendasi Mobil Hybrid Bekas Murah, Harga Turun di 2025

Otomotif | Minggu, 07 Desember 2025 | 16:14 WIB

Daftar Harga Mobil Hybrid Desember 2025, Ada Model Baru

Daftar Harga Mobil Hybrid Desember 2025, Ada Model Baru

Otomotif | Kamis, 04 Desember 2025 | 12:37 WIB

Terkini

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 06:00 WIB

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

×