Suara.com - Yamaha RX King bekas masih menjadi salah satu motor paling diburu di Indonesia hingga akhir 2025. Meski statusnya sudah lama setop produksi, pamor motor bebek 2-tak ini justru tidak pernah benar-benar meredup.
Dikenal luas dengan julukan "Raja Jalanan", RX King identik dengan akselerasi brutal, suara mesin khas, serta citra motor kencang yang melegenda di era 1980–1990-an.
Diketahui Yamaha RX King sudah tidak lagi diproduksi sejak tahun 2009. Namun hingga kini, motor ini tetap hidup di pasar motor bekas, komunitas, hingga dunia kolektor.
Bahkan, harga RX King seken tertentu bisa menembus puluhan hingga ratusan juta rupiah, tergantung kondisi dan tingkat keasliannya.
Lantas berapa harga RX King bekas, bagaimana spesifikasi dan konsumsi BBM-nya? Simak penjelasan berikut ini.
Harga RX King Bekas

Mengapa RX King masih populer? Ada beberapa alasan mengapa Yamaha RX King tetap diminati lintas generasi:
- Mesin 2-tak 135 cc yang terkenal responsif dan bertenaga.
- Sejarah panjang di Indonesia sejak 1983 hingga 2009.
- Citra ikonik sebagai motor kencang yang digemari anak muda.
- Nilai koleksi dan investasi yang terus meningkat karena unit semakin langka.
RX King hadir dalam beberapa generasi penting seperti RX King Cobra, RX King Master, hingga RX King generasi akhir (New/Special) yang masing-masing punya ciri dan nilai jual berbeda.
Harga RX King Bekas
Harga motor RX King bekas sangat bervariasi dan dipengaruhi banyak faktor. Secara umum, berikut gambaran kisaran harga di pasar motor bekas Indonesia:
Baca Juga: 5 Motor Bekas Rp3 Jutaan yang Masih Layak Pakai Buat Pekerja Gaji UMP
Berdasarkan Kondisi Unit
- Motor bahan / proyek restorasi: mulai Rp10,5 juta – Rp15,5 juta
- Kondisi siap pakai (harian): sekitar Rp17 juta – Rp35 juta
- Unit kolektor orisinal: Rp40 juta hingga di atas Rp65 juta
Rentang Harga Umum
- Rp12 – 20 juta: kondisi standar, butuh perbaikan ringan hingga berat
- Rp20 – 35 juta: surat lengkap, pajak hidup, mesin sehat
- Rp35 juta ke atas: kondisi istimewa, full orisinal, atau RX King tahun tua
Faktor Penentu Harga
- Tahun produksi (jenis Cobra dan Master biasanya lebih mahal)
- Keaslian mesin dan bodi
- Kelengkapan STNK & BPKB
- Pajak hidup atau mati
- Riwayat modifikasi
RX King Cobra dan Master yang masih orisinal pabrik biasanya menjadi incaran utama kolektor, sehingga harganya bisa melonjak jauh di atas versi standar.
Spesifikasi dan Konsumsi BBM RX King

Spesifikasi RX King
Secara teknis, RX King dikenal sebagai motor kecil dengan tenaga besar. Berikut spesifikasi umumnya:
- Tipe mesin: 2-tak, 1 silinder, pendingin udara
- Kapasitas mesin: 132–135 cc
- Tenaga maksimum: ±18,5 PS @ 9.000 rpm
- Torsi maksimum: ±15,1 Nm @ 8.000 rpm
- Karburator: Mikuni VM 26
- Transmisi: Manual 5-percepatan
- Sistem pelumasan: Autolube (oli samping otomatis)
- Kapasitas tangki: 9,5 liter
- Bobot: relatif ringan dan lincah
Varian RX King
- RX King Cobra (1983–1994): generasi awal dengan rasio gigi rapat
- RX King Master (1994–2009): produksi lokal dengan revisi desain
- RX King Special / New (2002–2009): versi akhir dengan standar emisi lebih baik
Konsumsi BBM RX King
Sebagai motor 2-tak, konsumsi bahan bakar RX King memang tidak seirit motor modern. Namun untuk kelas performanya, angka konsumsi masih tergolong wajar.
Konsumsi BBM Rata-rata
- Pemakaian normal: 25–30 km/liter
- Mesin standar sehat: 30–35 km/liter
- Pemakaian agresif / modifikasi: bisa turun ke 18–20 km/liter
Selain bensin, RX King juga membutuhkan oli samping, biasanya 1 botol untuk jarak 1.000–2.000 km, tergantung setelan mesin dan gaya berkendara.
Apakah RX King Bekas Masih Layak Dibeli?
Jawabannya: ya, dengan catatan. RX King bekas sangat cocok untuk penggemar motor klasik, kolektor, atau pecinta performa 2-tak. Namun motor ini kurang ideal bagi pencari kendaraan harian murah dan minim perawatan.
Kelebihan RX-King
- Performa legendaris dan akselerasi instan
- Nilai investasi cenderung naik
- Komunitas besar dan aktif
- Suku cadang masih tersedia
Hal yang Perlu Dipertimbangkan
- Harga relatif tinggi untuk motor tua
- Perawatan mesin 2-tak lebih intensif
- Kondisi unit sangat beragam
- Perlu perhatian pada regulasi emisi di beberapa daerah
Kesimpulan: RX King bekas di akhir 2025 lebih tepat diposisikan sebagai motor hobi dan investasi, bukan sekadar alat transportasi. Jika menemukan unit sehat, surat lengkap, dan harga masuk akal, RX King masih menjadi salah satu motor legenda paling bernilai di Indonesia.
Kontributor : Trias Rohmadoni