Toyota Pilih Fokus Kendaraan Hybrid Produksi Innova Diesel Bakal Berakhir

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 07 Januari 2026 | 18:05 WIB
Toyota Pilih Fokus Kendaraan Hybrid Produksi Innova Diesel Bakal Berakhir
Toyota Kijang Innova Reborn. (Dok. Toyota)
baca 10 detik
  • Toyota berencana menghentikan produksi Innova Crysta bermesin diesel di India pada Maret 2027 mendatang.
  • Penghentian produksi disebabkan oleh regulasi lingkungan India CAFE Fase 3 mengenai standar emisi gas buang.
  • Meskipun populer, Crysta akan digantikan oleh model baru, Innova Hycross, yang menggunakan sistem hybrid.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari jagat otomotif internasional mengenai masa depan salah satu MPV legendaris yang sangat populer. Toyota dikabarkan bakal menghentikan produksi Toyota Innova Crysta dengan mesin diesel pada Maret 2027 di India. Mobil kembaran Kijang Innova Reborn tersebut menjadi salah satu model terlaris di pasar India yang hingga kini masih memiliki basis penggemar sangat luas.

Selama hampir dua dekade beredar di jalanan, Toyota Innova Crysta bukan sekadar alat transportasi bagi masyarakat setempat. Kendaraan ini dikenal sebagai mobil yang sangat kuat, bandel, serta memiliki biaya perawatan yang tergolong minim.

Mengusung spesifikasi sasis rangka tangga atau ladder frame dan sistem penggerak roda belakang, mobil ini mengandalkan mesin diesel 2.4 liter yang sudah sangat teruji ketangguhannya. Hal tersebut menjadikan Crysta sebagai andalan utama bagi keluarga besar, teman perjalanan jauh, hingga menjadi pilihan favorit bagi operator armada dan taksi.

Meskipun usianya sudah tidak lagi muda dan sudah muncul model penerus yang lebih modern, angka penjualan Innova diesel tercatat masih sangat stabil. Sebenarnya raksasa otomotif asal Jepang tersebut sempat berencana menyuntik mati model ini lebih awal dari jadwal yang ditentukan sekarang. Namun terdapat dua faktor utama yang membuat usianya diperpanjang di pasar.

Pertama adalah tingginya permintaan dari konsumen fleet yang masih menginginkan ketangguhan mesin diesel dan transmisi manual. Kedua adalah adanya keterbatasan pasokan model baru akibat gangguan rantai pasok semikonduktor global yang membuat Toyota harus mempertahankan eksistensi Crysta sedikit lebih lama.

Namun alasan utama penghentian produksi ini pada akhirnya bukan karena masalah minat pasar melainkan berkaitan dengan regulasi lingkungan yang semakin ketat. Pemerintah India sedang bersiap untuk menerapkan standar Corporate Average Fuel Economy atau CAFE Fase 3 yang jauh lebih tegas. Aturan baru tersebut menargetkan penurunan emisi gas buang CO2 secara signifikan di level armada kendaraan. Dengan konstruksi sasis yang berat dan tanpa adanya opsi teknologi elektrifikasi, Innova Crysta dinilai akan sangat kesulitan untuk memenuhi standar emisi terbaru tersebut.

Ilustrasi Innova Reborn 2020. (instagram @innovarebornfans)
Ilustrasi Innova Reborn 2020. (instagram @innovarebornfans)

Sebagai langkah masa depan, Toyota sudah menyiapkan Innova Hycross yang jauh lebih ramah lingkungan. Model terbaru ini menggunakan platform monocoque dengan sistem hybrid yang jauh lebih efisien dalam hal konsumsi bahan bakar serta emisi karbon. Meski nantinya sudah tidak diproduksi lagi, MPV tujuh penumpang ini diprediksi akan tetap eksis mewarnai jalanan dalam waktu lama karena populasinya yang sangat besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahal atau Murah? Segini Harga Innova Zenix Hybrid Bekas, Cocok untuk Pensiunan

Mahal atau Murah? Segini Harga Innova Zenix Hybrid Bekas, Cocok untuk Pensiunan

Otomotif | Rabu, 07 Januari 2026 | 15:15 WIB

Alasan Toyota Innova Zenix Hybrid Jadi Raja MPV Premium Masa Kini

Alasan Toyota Innova Zenix Hybrid Jadi Raja MPV Premium Masa Kini

Otomotif | Rabu, 07 Januari 2026 | 14:05 WIB

Harga Mepet Agya Bekas tapi Lebih Berkelas dan Bagasi Luas: Segini Harga Toyota Vios 2013

Harga Mepet Agya Bekas tapi Lebih Berkelas dan Bagasi Luas: Segini Harga Toyota Vios 2013

Otomotif | Rabu, 07 Januari 2026 | 13:04 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×