Laku 400 Ribu Unit, BYD Justru 'Suntik Mati' Mobil Terlaris Ini

Farah Nabilla, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 08 Januari 2026 | 14:35 WIB
Laku 400 Ribu Unit, BYD Justru 'Suntik Mati' Mobil Terlaris Ini
potret mobil listrik BYD Song Plus (byd.com)
baca 10 detik
  • BYD menghentikan penjualan Sealion 6 di pasar domestik China tahun 2025.

  • Model Sealion 06 hadir sebagai pengganti dengan teknologi dan desain terbaru.

  • Penjualan global BYD Sealion 6 tetap berlanjut termasuk di pasar ASEAN.

Suara.com - BYD baru saja mengukuhkan posisinya sebagai "Raja Merek" otomotif mobil listrik dengan angka penjualan yang fantastis sepanjang tahun 2025. Namun, di tengah kesuksesan tersebut, pabrikan asal China ini justru mengambil langkah mengejutkan dengan menghapus salah satu model terlarisnya dari pasar domestik.

Padahal, mobil ini dikenal memiliki reputasi "badak" dengan angka penjualan yang sangat masif, menyumbang porsi besar bagi pendapatan perusahaan.

Langkah "suntik mati" ini bukan karena produk gagal, melainkan bagian dari strategi besar untuk menghadirkan teknologi yang lebih baru.

Bagi Anda yang mengikuti perkembangan mobil listrik dan hybrid, kabar ini tentu mengejutkan. Lantas, mobil apa yang dihentikan dan bagaimana nasib ketersediaannya di pasar global? Simak fakta lengkapnya berikut ini seperti dilansir dari CarnewsChina.

1. Sang Legenda: BYD Sealion 6 (Song Plus)

Model yang diam-diam menghilang dari situs resmi BYD China adalah BYD Sealion 6, atau yang di pasar domestik dikenal sebagai Song Plus.

Dikutip dari Carnewschina, produk ini resmi digantikan oleh pendatang baru, Sealion 06.

Meski telah dihapus, rekam jejak Sealion 6 tidak main-main. Sejak diluncurkan September 2020, mobil ini menjadi tulang punggung penjualan BYD. Sepanjang tahun 2025 saja, model ini terjual sebanyak 400.920 unit di China.

Kontribusinya pun sangat signifikan, yakni menyumbang sekitar 17 persen dari total penjualan tahunan BYD. Angka ini membuktikan bahwa Sealion 6 adalah mobil yang sangat diminati karena durabilitas dan value for money-nya.

baca juga

2. Masih Jadi Primadona di Pasar Global

Kabar baiknya, penghentian penjualan ini hanya berlaku untuk pasar domestik China.

Di pasar internasional, Sealion 6 (atau Seal U DM-i di beberapa negara) masih terus diproduksi dan dijual karena permintaannya yang tinggi.

  • Produksi Tetap Jalan: Pabrik BYD di Thailand tercatat telah memproduksi lebih dari 70.000 unit Sealion 6 untuk memenuhi kebutuhan pasar Asia Tenggara.
  • Laris di Eropa: Di Jerman, penjualan kumulatifnya menembus 11.818 unit hingga November 2025. Sementara di Inggris, penjualan bulanannya mencapai lebih dari 5.000 unit.

Secara global, total populasi Sealion 6 telah melampaui 1,5 juta unit hingga Oktober 2025. Data ini menjadi validasi bahwa kualitas mobil ini diakui secara luas, mulai dari Asia hingga Eropa.

3. Alasan "Suntik Mati": Upgrade Teknologi

Langkah BYD menghentikan Sealion 6 di China adalah bagian dari penataan ulang portofolio seri Ocean mereka. Konsumen domestik China kini diarahkan ke Sealion 06.

Penggantinya ini bukan sekadar ganti nama. Sealion 06 hadir dengan pembaruan desain eksterior yang lebih modern, reposisi lini produk yang lebih jelas, serta penggunaan platform teknologi yang lebih baru.

Ini adalah langkah BYD untuk menjaga daya saing di tengah kompetisi pasar mobil listrik China yang sangat ketat.

4. Rekor Penualan BYD 2025

Keputusan strategis ini diambil saat BYD sedang berada di puncak performa. Pada laporan tahun 2025, BYD mencatatkan total penjualan sekitar 4,55 juta kendaraan di seluruh dunia.

Untuk pertama kalinya, penjualan luar negeri (ekspor) mereka menembus angka 1 juta unit. Bahkan, pengiriman unit ke luar China pada Desember 2025 saja mencapai 133.000 unit, melonjak 145 persen dibanding tahun sebelumnya.

Jadi, bagi Anda yang mengincar unit BYD, tidak perlu khawatir. Hilangnya satu model di China justru menandakan percepatan inovasi teknologi yang nantinya juga akan dinikmati konsumen global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Beda Tipis dari Veloz, Tengok Banderol Lengkap Mobil Polytron

Harga Beda Tipis dari Veloz, Tengok Banderol Lengkap Mobil Polytron

Otomotif | Rabu, 07 Januari 2026 | 20:01 WIB

4 Rekomendasi Mobil Listrik Murah Januari 2026, Harga di Bawah Rp200 Juta

4 Rekomendasi Mobil Listrik Murah Januari 2026, Harga di Bawah Rp200 Juta

Otomotif | Rabu, 07 Januari 2026 | 11:58 WIB

Toyota Rilis Mobil Listrik Murah Harga Rp 200 Jutaan, Bisa Jakarta -Yogyakarta Tanpa Isi Baterai

Toyota Rilis Mobil Listrik Murah Harga Rp 200 Jutaan, Bisa Jakarta -Yogyakarta Tanpa Isi Baterai

Otomotif | Rabu, 07 Januari 2026 | 09:58 WIB

Mobil Listrik Kia Sepi Peminat di Tengah Peningkatan Penjualan 2025

Mobil Listrik Kia Sepi Peminat di Tengah Peningkatan Penjualan 2025

Otomotif | Selasa, 06 Januari 2026 | 18:36 WIB

Xiaomi Targetkan Penjualan 500 Ribu Mobil Listrik 2026, Ada SUV Baru

Xiaomi Targetkan Penjualan 500 Ribu Mobil Listrik 2026, Ada SUV Baru

Otomotif | Rabu, 07 Januari 2026 | 06:55 WIB

Terkini

Stres dan Diet Tinggi Protein Bisa Jadi Pemicu Bau Mulut

Stres dan Diet Tinggi Protein Bisa Jadi Pemicu Bau Mulut

Health | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Hadapi Karhutla, Menhut: Cara Paling Efektif Memadamkan Api Ya Hujan

Hadapi Karhutla, Menhut: Cara Paling Efektif Memadamkan Api Ya Hujan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:33 WIB

Korsleting Listrik Hanguskan 3 Kontrakan Dekat Stasiun Karet, 35 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Korsleting Listrik Hanguskan 3 Kontrakan Dekat Stasiun Karet, 35 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:26 WIB

KPK Ungkap 3 Moge Gatot Bea Cukai Dibeli Pakai Dana Operasional

KPK Ungkap 3 Moge Gatot Bea Cukai Dibeli Pakai Dana Operasional

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Minta Massa Demo 27 Agustus Besok Tak Rusak Fasilitas Umum

Polda Metro Jaya Minta Massa Demo 27 Agustus Besok Tak Rusak Fasilitas Umum

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Gara-gara Ledakan AI, Kabel Laut Yang Dibangun 5 Tahun Habis Dalam Setahun

Gara-gara Ledakan AI, Kabel Laut Yang Dibangun 5 Tahun Habis Dalam Setahun

Bali | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:59 WIB

Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus

Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta

Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:46 WIB

17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?

17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Proses Hukum Febrie Adriansyah Dinilai Cederai Keadilan Prosedural

Proses Hukum Febrie Adriansyah Dinilai Cederai Keadilan Prosedural

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:36 WIB

×