TMMIN Nilai Pasar Mobil Indonesia 2026 Belum Jelas

Liberty Jemadu

Jum'at, 09 Januari 2026 | 22:15 WIB
TMMIN Nilai Pasar Mobil Indonesia 2026 Belum Jelas
Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia Bob Azam (kanan) mengatakan kondisi pasar mobil Indonesia pada 2026 belum jelas. [Antara]
baca 10 detik
  • TMMIN memproyeksikan industri otomotif 2026 masih suram akibat faktor eksternal dan domestik signifikan.
  • Penjualan kendaraan sangat dipengaruhi likuiditas perbankan dan daya beli masyarakat yang tertekan.
  • Kebijakan moneter global berpotensi memicu arus modal masuk, namun diikuti risiko koreksi pasar mendalam.

Suara.com - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memproyeksikan industri otomotif nasional pada 2026 masih suram, dibayangi banyaknya faktor eksternal dan domestik, terutama harga komoditas dan likuiditas .

‎Wakil Presiden Direktur TMMIN Bob Azam ditemui di Bandung, Jumat (9/1/2026), mengatakan belum ada indikator tunggal yang dapat memberikan gambaran pasti mengenai arah pasar otomotif tahun depan.

Menurut Bob, penjualan kendaraan bermotor pada dasarnya sangat dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah, kondisi likuiditas, serta daya beli masyarakat. Namun, ketiga faktor tersebut saat ini sama-sama berada dalam tekanan akibat situasi ekonomi global yang belum stabil.

‎Ia menyoroti kebijakan moneter global, khususnya di negara maju seperti Amerika Serikat dan China, yang kembali menerapkan quantitative easing (QE) melalui peningkatan likuiditas dan pencetakan uang. Kebijakan ini berpotensi mendorong arus modal masuk ke negara berkembang, termasuk Indonesia.

‎“Biasanya kalau ada printing money, kapital mengalir deras ke emerging market. Pasar saham bisa hijau dalam jangka pendek, satu hingga dua tahun. Tapi setelah itu, risikonya justru koreksi yang lebih dalam,” katanya.

Lebih lanjut, Bob mengatakan bahwa penggerak utama ekonomi Indonesia dan industri otomotif turut ditentukan oleh pergerakan harga komoditas. Penurunan harga komoditas berpotensi menekan penerimaan negara, termasuk pajak, yang pada akhirnya berdampak pada daya beli dan aktivitas ekonomi nasional.

‎Bob juga menilai kesehatan sektor perbankan dan likuiditas menjadi faktor krusial bagi industri otomotif. Ini karena sekitar 70–80 persen pembelian kendaraan di Indonesia masih mengandalkan pembiayaan kredit.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa tantangan tidak hanya datang dari segmen menengah yang menghadapi isu kesehatan keuangan, tetapi juga dari segmen menengah atas, mengingat meski memiliki kemampuan finansial, tingkat kepercayaan konsumen menjadi penentu utama keputusan belanja.

‎Dengan berbagai faktor tersebut, Bob menilai belum ada indikator yang benar-benar bisa memastikan arah industri otomotif pada 2026.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Toyota Indonesia: Tarif dan Biaya Logistik Tantangan di 2026

Toyota Indonesia: Tarif dan Biaya Logistik Tantangan di 2026

Otomotif | Jum'at, 09 Januari 2026 | 20:22 WIB

Sudah Jarang Digunakan, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mobil dengan Penggerak Roda Belakang

Sudah Jarang Digunakan, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mobil dengan Penggerak Roda Belakang

Otomotif | Kamis, 08 Januari 2026 | 20:50 WIB

Alternatif Toyota Yaris, Suzuki Baleno Bekas Menang Telak di Kenyamanan, Harga Cocok untuk Karyawan

Alternatif Toyota Yaris, Suzuki Baleno Bekas Menang Telak di Kenyamanan, Harga Cocok untuk Karyawan

Otomotif | Kamis, 08 Januari 2026 | 17:37 WIB

Toyota Raize Berapa cc? Simak Spesifikasi, Harga Seken dan Konsumsi BBM

Toyota Raize Berapa cc? Simak Spesifikasi, Harga Seken dan Konsumsi BBM

Otomotif | Kamis, 08 Januari 2026 | 15:49 WIB

Dari 'Bakpao' hingga 'Joker': Segini Harga Lengkap Toyota Yaris dari Masa ke Masa

Dari 'Bakpao' hingga 'Joker': Segini Harga Lengkap Toyota Yaris dari Masa ke Masa

Otomotif | Kamis, 08 Januari 2026 | 14:36 WIB

Terkini

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Gempa Bumi M 4,6 di Selatan Lumajang, Getaran Dirasakan di Empat Wilayah Jawa Timur

Gempa Bumi M 4,6 di Selatan Lumajang, Getaran Dirasakan di Empat Wilayah Jawa Timur

Jatim | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:28 WIB

×