Sudah Jarang Digunakan, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mobil dengan Penggerak Roda Belakang

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:50 WIB
Sudah Jarang Digunakan, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mobil dengan Penggerak Roda Belakang
Daihatsu Terios Masih Jadi Salah Satu Mobil dengan Sistem Penggerak Roda Belakang. (Foto: ADM)
Baca 10 detik
  • Sistem RWD menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang, didorong oleh penggemar performa dan keseimbangan berkendara.
  • Keunggulan RWD mencakup pembagian tugas roda ideal, potensi komponen lebih awet, dan stabilitas kemudi baik.
  • Kekurangan RWD meliputi bobot lebih berat, rentan *oversteer*, dan potensi ruang kabin tengah lebih sempit.

Suara.com - Sistem penggerak roda belakang atau Rear Wheel Drive (RWD) menjadi salah satu konfigurasi yang diminati di pasar otomotif walaupun saat ini mobil berpenggerak roda depan lebih banyak ditemukan.

Perbedaan karakter berkendara membuat sistem RWD memiliki segmen penggemarnya sendiri, khususnya di kalangan pengemudi yang mengutamakan performa dan keseimbangan.

Dikutip dari laman resmi Daihatsu, RWD merupakan sistem penggerak yang menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang. Tenaga tersebut mendorong kendaraan dari belakang, berbeda dengan sistem roda depan yang menarik mobil dari depan.

Kelebihan Sistem Penggerak Roda Belakang

Salah satu keunggulan utama mobil RWD terletak pada pembagian tugas roda yang lebih ideal. 

Roda depan berfungsi penuh sebagai pengarah atau kemudi, sementara roda belakang bertugas menyalurkan tenaga ke jalan. Pembagian ini membuat beban kerja komponen tidak bertumpuk pada satu bagian saja.

Kondisi itu diyakini dapat membantu memperpanjang usia sejumlah komponen, seperti ban, sistem kemudi, ball joint, hingga komponen penggerak. Selain itu, karakter “mendorong” dari roda belakang membuat mobil RWD relatif lebih mudah saat melibas tanjakan.

Toyota Rush (2012). (OLX)
Toyota Rush (2012). (OLX)

Keunggulan lainnya adalah keseimbangan kemudi yang lebih baik. Dengan pembagian beban yang lebih merata antara roda depan dan belakang, mobil RWD cenderung menawarkan rasa setir yang lebih stabil terutama saat melaju di kecepatan tinggi.

Kekurangan Sistem Penggerak Roda Belakang

Baca Juga: Pilihan Mobil Bekas di bawah Rp80 juta untuk Liburan Akhir Tahun

Di balik kelebihannya, sistem RWD juga memiliki sejumlah kekurangan. Pertama, bobot kendaraan umumnya lebih berat karena adanya komponen tambahan seperti propeller shaft dan gardan di bagian belakang.

Selain itu, mobil dengan penggerak roda belakang juga lebih rentan mengalami oversteer, terutama saat dikendarai agresif. 

Kekurangan lain yang sering ditemui adalah ruang kabin yang lebih sempit, khususnya di area tengah akibat keberadaan komponen sistem penggerak yang memanjang dari mesin ke roda belakang.

Meski demikian, hingga kini mobil berpenggerak roda belakang masih memiliki peminat, terutama di segmen tertentu seperti sedan premium, SUV, dan mobil performa yang mengutamakan kenyamanan berkendara serta karakter handling yang khas.

Adapun beberapa mobil yang menggunakan penggerak roda belakang adalah, Daihatsu Gran Max, Daihatsu Terios, Toyota Rush, Wuling Confero, Kijang Innova Reborn, Toyota Fortuner, hingga Mazda CX-60 Sport.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI