Suara.com - Nama Toyota Kijang Super kembali mencuri perhatian publik otomotif Indonesia di tahun 2026.
Toyota Kijang Super adalah generasi Kijang yang diproduksi antara 1986–1996, populer sebagai MPV keluarga dengan desain sederhana, mesin bandel, dan kabin lega.
Buat yang berminat, selain harga, aspek spesifikasi, konsumsi bahan bakar, dan pajak tahunan juga menjadi hal yang wajib diketahui bagi calon pembeli.
Namun, Toyota terkenal sebagai merek yang harga jual kembalinya cukup tinggi dan sekaligus juga mudah dijual kembali karena peminatnya banyak. Karena itu, membeli Toyota Kijang Super di tahun 2026 tidak ada ruginya.
Malah mungkin bisa menjadi sebuah investasi.
Harga mobil bekas Toyota Kijang Super 2026 Rp30–90 juta, tergantung tahun produksi, kondisi fisik, orisinalitas.
Perlu dicatat, harga tersebut masih bersifat estimasi dan dapat berbeda tergantung wilayah, pajak daerah, serta kebijakan dealer.

Mesin
Toyota Kijang Super lawas umumnya dibekali mesin bensin berkapasitas 1.5L hingga 1.8L dengan sistem karburator.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Bekas Eks-Operasional Bank dan Perusahaan: Body Mulus, Harga Miring
Tenaganya memang tidak besar jika dibandingkan mobil modern, namun karakter mesinnya terkenal bandel, mudah dirawat, dan suku cadangnya masih banyak tersedia di pasaran.
Inilah yang membuat Kijang Super tetap diminati meski usianya sudah puluhan tahun.
Konsumsi BBM
Untuk urusan efisiensi, Kijang Super tidak bisa disamakan dengan mobil keluaran terbaru. Konsumsi bahan bakarnya rata-rata berada di kisaran 8–11 km per liter, tergantung kondisi mesin dan cara berkendara.
Meski relatif boros, banyak pengguna tetap memilih Kijang Super karena biaya perawatan murah dan keandalannya yang sudah teruji.
Pajak Tahunan