- Honda fokus pada keterjangkauan dengan menambah varian nilai tinggi pada model inti mereka seperti Civic dan CR-V.
- Perusahaan meningkatkan program CPO, bahkan mensertifikasi kendaraan berusia hingga sepuluh tahun untuk opsi terjangkau.
- Honda berencana diversifikasi bisnis dengan meluncurkan travel trailer pop-up tahun ini sekaligus mempersiapkan EV Series 0 2026.
Suara.com - Harga mobil baru yang terus meroket membuat banyak konsumen mulai menahan diri. Honda pun membaca situasi ini dengan serius.
Dalam wawancara yang dikutip dari CarBuzz, Lance Woelfer selaku wakil presiden penjualan Honda menegaskan bahwa perusahaan akan fokus pada affordability alias keterjangkauan.
Bukan dengan meluncurkan model baru, melainkan lewat strategi yang mengubah perencanaan produk jangka panjang, bahkan menyentuh kendaraan yang sudah berusia hingga 10 tahun.
Woelfer menekankan bahwa Honda dan Acura harus tetap dikenal sebagai merek yang memberi value tinggi bagi konsumen.
Dengan harga rata-rata mobil baru mencapai rekor tertinggi, langkah ini dianggap penting agar Honda tetap relevan di tengah pasar yang makin sensitif terhadap harga.
Trim Murah Jadi Fokus
Honda berencana membangun lebih banyak varian value-oriented dari model inti mereka. Artinya, konsumen akan lebih mudah menemukan Civic LX seharga sekitar USD 24.695 (Rp415 jutaan) atau CR-V LX, ketimbang hanya melihat Civic Sport Touring di dealer dengan harga USD 32.395 (Rp546 jutaan).
Namun, strategi ini tidak berlaku untuk semua model. Contohnya, Honda Passport tidak akan mendapat tambahan varian murah karena 80 persen pembelinya justru memilih trim TrailSport.
Jadi, fokus affordability hanya diarahkan ke model yang memang punya basis konsumen lebih peduli harga.
Baca Juga: 5 Mobil Bekas Rp50 Juta Cocok buat Mudik Jarak Jauh: Irit BBM, Mesin Bandel
Acura Ikut Disesuaikan

Langkah ini juga berlaku untuk Acura. Honda akan memperbanyak varian dasar dari Integra dan model baru ADX.
Kedua mobil ini punya peran besar bagi Acura, dengan Integra menguasai 38 persen segmennya dan ADX memegang 28 persen. Dengan trim lebih terjangkau, Acura berharap bisa memperkuat posisinya di pasar premium entry-level.
Mobil Baru, Bekas, dan Jalur Tak Terduga
Honda tidak hanya bicara soal mobil baru. Program Certified Pre-Owned (CPO) disebut akan semakin penting. Saat ini Honda memimpin penjualan CPO di segmen yang mereka masuki, sementara Acura berada di posisi keempat untuk segmen premium.
Menariknya, Honda kini berani melangkah lebih jauh dengan mensertifikasi mobil hingga usia 10 tahun. Bahkan, mereka membuka opsi leasing untuk CPO.