Rahasia Produksi Kilat BYD yang Cetak 2 Juta Mobil Listrik Setahun Gunakan Robot

Kamis, 15 Januari 2026 | 15:05 WIB
Rahasia Produksi Kilat BYD yang Cetak 2 Juta Mobil Listrik Setahun Gunakan Robot
Deretan robot sedang memproduksi mobil di Pabrik BYD. [Dok BYD Motor Indonesia]
Baca 10 detik
  • Zhengzhou Super Factory BYD merupakan fasilitas manufaktur NEV terbesar di dunia, memproduksi komponen inti hingga mobil jadi.
  • Pabrik seluas 10,67 km persegi ini mencapai tingkat otomatisasi 98% dengan bantuan robot industri yang efisien.
  • Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi tahunan sekitar 2 juta unit kendaraan energi baru (NEV).

Suara.com - BYD memberikan kesempatan eksklusif bagi Suara.com untuk melihat langsung aktivitas di Zhengzhou Super Factory yang merupakan salah satu fasilitas manufaktur kendaraan listrik terbesar di dunia. Pabrik ini menjadi pilar utama dalam rantai produksi New Energy Vehicle atau NEV untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun global.

Berdiri di atas lahan seluas 10,67 kilometer persegi di Zona Ekonomi Bandara Zhengzhou, kompleks industri ini dibangun dalam waktu kurang dari satu tahun. BYD berhasil mengintegrasikan berbagai lini mulai dari produksi mobil penumpang, komponen inti, baterai daya, hingga material baru dalam satu kawasan terpadu.

Fasilitas tersebut mencakup empat proses utama perakitan mobil yaitu pengepresan, pengelasan, pengecatan, serta perakitan akhir. Selain itu terdapat pabrik komponen pendukung seperti motor listrik, sistem penggerak, hingga interior dan jok yang diproduksi secara mandiri di lokasi yang sama.

Dominasi teknologi otomatis menjadi pemandangan utama saat memasuki area produksi. Zhengzhou Super Factory memiliki tingkat otomatisasi mencapai 98 persen yang membuat peran manusia lebih fokus pada pengawasan dan inspeksi kualitas. Sebagian besar pekerjaan berat kini dilakukan sepenuhnya oleh robot.

Pada area pengepresan misalnya, mesin mampu melakukan hingga 15 kali cetakan bodi mobil hanya dalam satu menit. Tingkat presisi pada tahap awal ini sangat krusial untuk menjamin kualitas produk pada tahap berikutnya. Sementara itu di lini pengelasan, BYD mengoperasikan sekitar 1.300 lengan robot. Teknologi ini memungkinkan proses pengelasan satu unit mobil selesai hanya dalam waktu sekitar 45 detik saja.

Seluruh sistem pengelasan dikembangkan secara mandiri oleh BYD untuk memastikan kemandirian total dalam produksi. Area pengecatan juga sepenuhnya dikelola oleh robot guna menjaga konsistensi warna dan meminimalkan risiko kesalahan manual.

Pabrik BYD di Indonesia akan dimumkan pada April 2024. Foto: Yangwang U9, supercar buatan BYD yang dipasarkan di Tiongkok. [Suara.com/Liberty Jemadu]
Pabrik BYD di Indonesia akan dimumkan pada April 2024. Foto: Yangwang U9, supercar buatan BYD yang dipasarkan di Tiongkok. [Suara.com/Liberty Jemadu]

Dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 2 juta unit NEV per tahun, pabrik ini mengukuhkan posisi BYD sebagai pemain utama otomotif global. Integrasi dengan aktivitas riset dan pengembangan mandiri memungkinkan setiap inovasi terbaru bisa langsung masuk ke tahap produksi massal tanpa mengurangi standar performa serta keselamatan kendaraan.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI