Biaya pajak tahunan Honda BR-V umumnya berada di kisaran Rp 2,6 juta hingga Rp 3 juta. Angkanya sedikit lebih mahal, namun masih sepadan dengan performa dan fitur keselamatan yang didapat.
Mengenai konsumsi BBM, Anda harus tahu bahwa BR-V mengusung transmisi CVT yang terkenal halus dan efisien. Konsumsi BBM rata-ratanya sekitar 11–13 km/liter di dalam kota dan bisa menyentuh 17–19 km/liter di jalan tol. Transmisi CVT membantu penyaluran tenaga lebih efektif dan nyaman saat berkendara jarak jauh.
Di sektor tenaga dan torsi, Honda BR-V jelas unggul. Mesin L15B 1.5L SOHC i-VTEC mampu menghasilkan tenaga hingga 120 PS dengan torsi 145 Nm, menjadikannya LSUV paling bertenaga di kelasnya. Akselerasi terasa lebih responsif, terutama pada putaran menengah hingga atas.
BR-V membawa DNA Honda yang identik dengan bantingan suspensi lebih sporty dan stabil di kecepatan tinggi. Sensasi berkendaranya terasa lebih mantap di jalan tol dan saat menikung. Namun, varian Prestige hanya tersedia dengan transmisi CVT, sehingga kurang cocok bagi penggemar transmisi manual.
Demikian itu informasi perbedaan antara XL7 vs BRV. Jika Anda mengutamakan harga lebih terjangkau, kenyamanan suspensi, serta pilihan transmisi manual, Suzuki XL7 bekas bisa menjadi pilihan rasional. Mobil ini cocok untuk keluarga yang sering bepergian dengan penumpang penuh dan menginginkan biaya kepemilikan lebih ringan.
Namun, bila Anda mengincar tenaga mesin lebih besar, fitur keselamatan lengkap seperti Honda Sensing, serta karakter berkendara yang sporty, Honda BR-V bekas layak dipertimbangkan meski harus menebusnya dengan harga dan pajak sedikit lebih mahal.
Pada akhirnya, pilihan terbaik kembali pada kebutuhan dan gaya berkendara Anda.
Kontributor : Mutaya Saroh
Baca Juga: 5 Pilihan Mobil Bekas untuk Pemula Gaji Rp3 Juta, Irit dan Perawatan Murah