Nissan Bubuhkan Panel Surya di Bodi Mobil Listrik, Jarak Tempuh Nambah Berapa KM?

Cesar Uji Tawakal

Senin, 02 Februari 2026 | 08:40 WIB
Nissan Bubuhkan Panel Surya di Bodi Mobil Listrik, Jarak Tempuh Nambah Berapa KM?
Nissan Ariya, crossover murni listrik [Nissan via ANTARA].
baca 10 detik
  • Nissan menguji coba prototipe Ariya dengan panel surya untuk menambah jarak tempuh tanpa pengisian daya eksternal.
  • Panel surya pada Ariya dapat menambah jarak tempuh harian bervariasi antara 10 km hingga 23 km tergantung lokasi.
  • Nissan juga mengembangkan Ao-Solar Extender untuk Jepang, perangkat yang berpotensi mengurangi frekuensi pengisian baterai mobil listrik.

Suara.com - Mobil listrik sering dianggap masa depan otomotif, tapi masalah klasiknya tetap sama: jarak tempuh terbatas dan ketergantungan pada charging station.

Nissan mencoba memberi jawaban dengan eksperimen baru pada Ariya, SUV listrik mereka, yang kini dibekali panel surya di bodi. Konsep ini langsung menarik perhatian karena menawarkan tambahan jarak tempuh tanpa harus colok kabel.

Meski Ariya sebelumnya kurang sukses di pasar Amerika karena spesifikasi yang biasa saja, versi prototipe dengan panel surya ini membuatnya jauh lebih menarik.

Menurut Inside EV, Nissan mengklaim mobil bisa menambah hingga 14,3 mil (23 km) per hari dalam kondisi sinar matahari maksimal.

Di dunia nyata, hasilnya bervariasi: sekitar 13,2 mil (21 km) per hari di Dubai yang cerah, atau hanya 6,3 mil (10 km) per hari di London yang sering mendung.

Dalam pengujian, perjalanan dua jam sejauh 80 km di hari cerah menghasilkan tambahan energi sekitar 0,5 kWh, setara dengan 3 km jarak ekstra.

Angka ini memang kecil, tapi tetap berarti karena gratis—langsung dipanen dari sinar matahari. Nissan bahkan menyebut, dalam setahun, panel surya bisa mengurangi frekuensi pengisian baterai hingga 35–65%, tergantung pola penggunaan dan apakah mobil sering diparkir di luar ruangan.

Kolaborasi dengan Lightyear

Nissan Ariya, muncul sebagai mobil konsep di pentas Tokyo Motor Show 2019 [Shutterstock].
Nissan Ariya, muncul sebagai mobil konsep di pentas Tokyo Motor Show 2019 [Shutterstock].

Prototipe Ariya ini dikembangkan bersama Lightyear, perusahaan rintisan solar car yang sempat ambisius memproduksi mobil listrik bertenaga surya, namun akhirnya bangkrut setelah hanya membuat beberapa unit.

baca juga

Panel surya yang dipasang di Ariya mencakup 3,8 meter persegi, tersebar di kap mesin, atap, dan pintu bagasi. Panel ini langsung mengubah cahaya matahari menjadi listrik DC yang masuk ke baterai.

Meski belum ada rencana untuk produksi massal, Nissan melihat konsep ini sebagai langkah menuju mobil listrik yang lebih mandiri.

Shunsuke Shigemoto, bos divisi powertrain listrik Nissan, menyebut teknologi ini sebagai “visi masa depan mobilitas listrik” yang memberi kebebasan lebih besar bagi konsumen dan mengurangi ketergantungan pada charging station.

Nissan Ao-Solar Extender

Selain prototipe Ariya, Nissan juga menyiapkan produk nyata untuk pasar Jepang, yaitu Ao-Solar Extender. Perangkat ini berupa sunshade atap yang bisa menambah jarak tempuh hingga 3.000 km per tahun dalam kondisi ideal, atau sekitar 58 km per minggu.

Meski belum diumumkan harga dan jadwal rilisnya, produk ini menunjukkan arah serius Nissan dalam mengembangkan teknologi surya untuk EV.

Tren Solar EV di Dunia

Menggunakan panel surya di mobil listrik memang masuk akal, karena mobil banyak menghabiskan waktu di luar ruangan. Namun, hingga kini hanya sedikit EV produksi massal yang menawarkan fitur ini.

Hyundai Ioniq 5 sempat punya opsi panel surya kecil, tapi hanya menambah sekitar 5 km per hari dalam kondisi ideal. Toyota bZ4X juga menawarkan atap surya yang bisa menambah hingga 1.800 km per tahun di Jepang.

Di sisi lain, startup seperti Aptera mencoba menghadirkan mobil listrik bertenaga surya penuh. Namun, banyak proyek serupa gagal masuk produksi karena biaya tinggi dan keterbatasan teknologi.

Eksperimen Nissan lewat Ariya dengan panel surya memang belum jadi solusi utama, tapi jelas membuka jalan. Tambahan jarak tempuh gratis dari matahari, meski kecil, bisa jadi game changer jika teknologi ini terus dikembangkan.

Dengan tren elektrifikasi yang makin kuat, mobil listrik bertenaga surya mungkin bukan lagi sekadar mimpi, melainkan masa depan yang semakin dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan

Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan

Otomotif | Minggu, 01 Februari 2026 | 08:50 WIB

Sempat Laris, Mobil Listrik Xiaomi SU7 Ultra Kini Hilang Pamor, Publik Tak Lagi FOMO?

Sempat Laris, Mobil Listrik Xiaomi SU7 Ultra Kini Hilang Pamor, Publik Tak Lagi FOMO?

Otomotif | Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:06 WIB

5 Jenis Pelat Nomor Kendaraan Listrik, Apa Bedanya Lis Biru pada Pelat Putih dan Hijau?

5 Jenis Pelat Nomor Kendaraan Listrik, Apa Bedanya Lis Biru pada Pelat Putih dan Hijau?

Otomotif | Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:50 WIB

Suzuki Siapkan Kejutan di IIMS 2026, Luncurkan Mobil Listrik Murni Pertama di Indonesia

Suzuki Siapkan Kejutan di IIMS 2026, Luncurkan Mobil Listrik Murni Pertama di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 31 Januari 2026 | 10:06 WIB

Berakhirnya Insentif Mobil Listrik Dorong Pabrikan Segera Lakukan Produksi Dalam Negeri

Berakhirnya Insentif Mobil Listrik Dorong Pabrikan Segera Lakukan Produksi Dalam Negeri

Otomotif | Jum'at, 30 Januari 2026 | 21:05 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×