Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 03 Februari 2026 | 17:05 WIB
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
ilustrasi mobil listrik (Unsplash/Eren Goldman)
baca 10 detik
  • Kemenperin fokus kembangkan desain chip dan SDM sebagai strategi jangka panjang penguatan industri semikonduktor nasional.
  • Ketergantungan impor semikonduktor Indonesia tinggi, ditandai lonjakan impor menjadi 4,87 miliar dolar AS tahun 2025.
  • Pemerintah membentuk ICDEC sebagai simpul kolaborasi untuk memperkuat ekosistem dari material hingga pengemasan.

Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus  memperkuat fondasi industri semikonduktor nasional sebagai strategi jangka panjang meningkatkan daya saing manufaktur. Fokus utama saat ini diarahkan pada pengembangan desain chip dan sumber daya manusia guna menopang sektor prioritas termasuk industri otomotif yang sedang bertransformasi ke arah elektrikasi.

Komponen semikonduktor memiliki peran sangat vital bagi kendaraan modern. Pada 2025 produksi kendaraan bermotor Indonesia tercatat mencapai 803.867 unit. Menariknya kendaraan listrik dan hybrid membutuhkan kandungan semikonduktor hingga tiga kali lebih banyak dibandingkan kendaraan konvensional. Hal ini menjadikan keberadaan chip sebagai nyawa bagi fitur teknologi di mobil masa kini.

“Pengembangan industri semikonduktor nasional tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan ditempuh melalui pendekatan bertahap dan realistis dengan menempatkan pengembangan talenta dan desain chip sebagai langkah utama pada tahap awal.” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam ajang Indonesia Semiconductor Summit 2026, di Bandung.

Saat ini Indonesia sebenarnya telah memiliki fasilitas perakitan dan pengujian yang masuk dalam rantai pasok global. Namun ketergantungan impor masih menjadi tantangan strategis. Berdasarkan data nilai impor semikonduktor melonjak tajam menjadi 4,87 miliar dolar AS pada periode Januari hingga November 2025 seiring tingginya kebutuhan industri nasional.

“Tingginya ketergantungan impor semikonduktor menjadi sinyal penting bagi ketahanan industri nasional. Kondisi ini perlu direspons melalui penguatan ekosistem dalam negeri, khususnya pada aspek desain chip dan pengembangan kekayaan intelektual, sebagai fondasi awal kemandirian teknologi” ungkap Agus Gumiwang.

Pemerintah telah menetapkan roadmap yang mencakup penguatan material, desain, fabrikasi, hingga proses pengemasan. Salah satu langkah konkret adalah pembentukan Indonesia Chip Design Collaborative Center atau ICDEC yang menjadi simpul kolaborasi antara pemerintah, industri, dan akademisi dari berbagai universitas ternama.

“Roadmap pengembangan semikonduktor nasional menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak hanya mengejar investasi, tetapi juga menciptakan nilai tambah nasional, memperkuat kemandirian teknologi, serta memastikan Indonesia terintegrasi secara berkelanjutan dalam ekosistem semikonduktor dunia” papar Menperin.

Langkah ini diharapkan mampu menjamin ketersediaan komponen bagi produsen otomotif di dalam negeri. Dengan ekosistem yang kuat Indonesia berpeluang besar menjadi pemain utama dalam rantai pasok global semikonduktor terutama untuk mendukung tren kendaraan ramah lingkungan yang semakin diminati masyarakat di kota-kota besar.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GAC Indonesia Siapkan Tiga Mobil Baru Termasuk MPV Hybrid 7 Penumpang di IIMS 2026

GAC Indonesia Siapkan Tiga Mobil Baru Termasuk MPV Hybrid 7 Penumpang di IIMS 2026

Otomotif | Selasa, 03 Februari 2026 | 14:20 WIB

5 Mobil Listrik dengan Suspensi Paling Empuk, Ada BYD hingga Wuling

5 Mobil Listrik dengan Suspensi Paling Empuk, Ada BYD hingga Wuling

Otomotif | Selasa, 03 Februari 2026 | 14:16 WIB

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik Massiv Thunder EV Resmi Meluncur untuk Pengguna BEV Indonesia

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik Massiv Thunder EV Resmi Meluncur untuk Pengguna BEV Indonesia

Otomotif | Selasa, 03 Februari 2026 | 13:42 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×