Gaikindo Optimistis Target Penjualan 850 Ribu Unit Tercapai di 2026

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:20 WIB
Gaikindo Optimistis Target Penjualan 850 Ribu Unit Tercapai di 2026
Ilustrasi pameran otomotif [Antara/Muhammad Iqbal]
Baca 10 detik
  • Gaikindo optimis industri otomotif nasional mencapai target penjualan 850 ribu unit pada tahun 2026.
  • Industri menghadapi tantangan signifikan terkait ekonomi, nilai tukar, dan suku bunga yang memengaruhi penjualan.
  • Peningkatan pendapatan per kapita Indonesia adalah kunci pertumbuhan penjualan kendaraan segmen harga lebih tinggi.

Suara.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) optimistis kinerja industri otomotif nasional pada 2026 dapat mencapai target yang telah diproyeksikan, meski masih dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi. 

Ketua Gaikindo, Jongkie D. Sugiarto, menyebut target penjualan sekitar 850 ribu unit di tahun ini disusun berdasarkan keyakinan bahwa pasar otomotif masih memiliki ruang untuk tumbuh hingga akhir tahun.

“Kita sendiri yang membuat prediksi itu tentu harus optimis. Harus optimis bahwa target tersebut bisa tercapai. Tapi optimis kita juga yang realistis,” kata Jongkie di sela IIMS 2026, Kamis (5 Februari 2026).

Meski demikian, Jongkie juga mengaku bahwa industri otomotif nasional masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari pertumbuhan ekonomi, nilai tukar, hingga tingkat suku bunga. 

Faktor-faktor tersebut dinilai tidak bisa diabaikan karena berpengaruh langsung terhadap penjualan kendaraan.

“Ada hal-hal yang kita tidak bisa hindarkan. Semua hal itu terkait dengan penjualan. Untuk meningkatkan penjualan, aspek-aspek itu yang harus terus kita monitor dan perhatikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jongkie menilai peningkatan daya beli masyarakat juga menjadi kunci penting untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan industri otomotif nasional. Saat ini, ia menyebut pendapatan per kapita Indonesia masih berada di kisaran 5.300 Dolar AS.

Menurutnya, peningkatan pendapatan per kapita hingga 10.000-5.000 akan membuka peluang lebih besar bagi masyarakat untuk membeli kendaraan dengan segmen harga yang lebih tinggi.

Selain itu, dengan meningkatnya daya beli, pabrikan juga akan lebih percaya diri untuk memperluas produksi di dalam negeri yang pada akhirnya juga membuka peluang ekspor ke pasar yang lebih luas.

Baca Juga: Industri Otomotif Bawa Indeks Kepercayaan Industri Naik Tinggi di Januari 2026

“Kita saat ini harus meningkatkan pendapatan per kapita kita dari 5.300 hari ini menjadi 10.000, 15.000, dan seterusnya. Kalau pendapatan per kapitanya naik, masyarakat tidak hanya membeli mobil di bawah Rp300 juta tapi juga kendaraan di kelas yang lebih tinggi. Dari situ industri bisa tumbuh lebih sehat,” pungkas Jongkie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI