4 Penyebab Oli Motor Bocor dan Cara Mengatasinya Sebelum Mesin Rusak

Agung Pratnyawan Suara.Com
Jum'at, 06 Februari 2026 | 19:05 WIB
4 Penyebab Oli Motor Bocor dan Cara Mengatasinya Sebelum Mesin Rusak
Ilustrasi motor bebek untuk keluarga yang kuat nanjak (Gemini AI)
Baca 10 detik
  • Oli bocor disebabkan seal mengeras, baut kendur, atau tekanan mesin berlebih.
  • Penggunaan spesifikasi oli yang salah memicu rembesan pada celah mesin.
  • Cek lantai parkir dan bau sangit untuk deteksi dini kebocoran oli.

Suara.com - Masalah oli motor bocor sering kali menjadi momok bagi para pengendara karena dampaknya yang bisa merembet ke komponen vital lainnya.

Sistem pelumasan yang tidak rapat bukan hanya membuat area parkir Anda kotor, tetapi juga menjadi sinyal bahwa kesehatan mesin sedang dalam kondisi tidak stabil.

Jika dibiarkan, volume oli yang terus berkurang akan memicu gesekan berlebih antar komponen yang berujung pada kerusakan mesin permanen.

Sebagai langkah antisipasi, Anda perlu memahami faktor-faktor teknis maupun kebiasaan yang memicu rembesan pelumas keluar dari jalurnya.

Berikut Suara.com sudah merangkum pembahasan mendalam mengenai penyebab bocornya oli mesin dari sudut pandang teknis.

1. Penuaan Material pada Seal dan Gasket

Komponen penyekat seperti seal dan gasket memiliki masa pakai tertentu. Seiring berjalannya waktu, material yang biasanya terbuat dari karet atau silikon ini akan mengalami pengerasan (getas) akibat paparan panas mesin yang ekstrem.

  • Kehilangan Elastisitas: Saat karet mengeras, ia tidak lagi mampu menutup celah sambungan mesin secara sempurna.
  • Jalur Rembesan: Celah mikroskopis yang terbentuk akibat degradasi material inilah yang menjadi jalan keluar bagi oli motor.
  • Solusi: Lakukan penggantian seal secara berkala, terutama jika motor Anda sudah memasuki usia pakai di atas 3 tahun.

2. Longgarnya Baut Mesin Akibat Getaran

Tanpa disadari, getaran konstan saat Anda berkendara dapat menyebabkan baut pengikat bak mesin atau penutup filter oli mengendur secara perlahan.

Baca Juga: Kenapa Oli Mesin Mobil Mendadak Berwarna Seperti Kopi Susu?

  • Tekanan Gasket Berkurang: Baut yang kendur membuat tekanan pada gasket tidak merata, sehingga oli mudah merembes keluar.
  • Risiko Area Bak Mesin: Kebocoran akibat baut kendur paling sering ditemukan pada bagian bawah mesin (crankcase).
  • Solusi: Pastikan teknisi memeriksa torsi atau kekencangan baut setiap kali Anda melakukan servis rutin.

3. Tekanan Internal Mesin yang Berlebih

Sistem pelumasan memiliki standar tekanan tertentu. Jika tekanan ini melonjak terlalu tinggi, oli akan dipaksa keluar melalui titik terlemah, yaitu sambungan mesin atau seal.

  • Saluran Ventilasi Tersumbat: Masalah ini biasanya dipicu oleh mampetnya lubang pernapasan mesin (crankcase breather).
  • Efek Domino: Udara yang terperangkap meningkatkan tekanan di dalam mesin dan mendorong oli mencari celah keluar.
  • Solusi: Pastikan sistem ventilasi udara mesin selalu bersih dan tidak tertutup kotoran atau kerak oli.

4. Kesalahan Spesifikasi dan Prosedur Ganti Oli

Memilih pelumas tidak boleh sembarangan. Oli dengan viskositas (kekentalan) yang terlalu encer dan tidak sesuai rekomendasi pabrikan akan lebih mudah merembes keluar melalui celah-celah kecil.

  • Baut Pembuangan Oli: Pemasangan baut pembuangan yang miring (cross-thread) atau tidak mengganti ring baut yang sudah gepeng sering kali menjadi penyebab kebocoran setelah penggantian oli.
  • Solusi: Gunakan oli sesuai spesifikasi manual dan pastikan pemasangan baut pembuangan dilakukan dengan hati-hati.
ilustrasi oli motor (freepik/fabrikasimf)
ilustrasi oli motor (freepik/fabrikasimf)

Deteksi Dini: Cara Mengenali Kebocoran Sejak Awal

Jangan menunggu hingga mesin berbunyi kasar untuk menyadari adanya masalah. Anda bisa melakukan deteksi mandiri dengan cara berikut:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI