- Oli bocor disebabkan seal mengeras, baut kendur, atau tekanan mesin berlebih.
- Penggunaan spesifikasi oli yang salah memicu rembesan pada celah mesin.
- Cek lantai parkir dan bau sangit untuk deteksi dini kebocoran oli.
- Cek Lantai Parkir: Adanya bercak cairan berwarna hitam atau kecokelatan di lantai merupakan tanda paling jelas adanya kebocoran.
- Bau Sangit: Aroma oli terbakar saat mesin panas menandakan adanya tetesan oli yang mengenai bagian knalpot atau blok mesin yang panas.
- Indikator Dipstick: Jika volume oli pada dipstick berkurang drastis padahal jarak tempuh masih rendah, segera bawa motor Anda ke bengkel.
Pentingnya Servis Berkala sebagai Pencegahan
Servis rutin bukan sekadar mengganti oli. Melalui pemeriksaan berkala, teknisi dapat mengevaluasi kondisi fisik setiap komponen pelumasan.
Langkah preventif ini sangat efektif untuk mendeteksi seal yang mulai retak atau baut yang mulai kendur sebelum kebocoran menjadi parah.
Dengan menjaga sistem pelumasan tetap rapat, Anda tidak hanya menghemat biaya perbaikan, tetapi juga memastikan usia pakai kendaraan yang jauh lebih panjang. Ingat, perhatian kecil pada mesin hari ini dapat menyelamatkan kantong Anda dari biaya turun mesin di masa depan.
Apakah Anda ingin tahu rekomendasi spesifikasi oli yang tepat sesuai dengan tipe motor yang Anda gunakan saat ini?