Data 2022-2025: Retail Sales Mobil Honda Terjun 30 Persen, Apa Kabar Toyota dan Mitsubishi?

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 10 Februari 2026 | 15:21 WIB
Data 2022-2025: Retail Sales Mobil Honda Terjun 30 Persen, Apa Kabar Toyota dan Mitsubishi?
Ilustrasi mobil Honda. (Foto: Honda Prospect Motor)
baca 10 detik
  • Honda mengalami penurunan penjualan retail paling tajam di Indonesia, yaitu dari 103 ribu unit (2024) menjadi 71 ribu unit (2025).
  • Toyota tetap memimpin pasar otomotif Indonesia meskipun penjualannya menunjukkan penurunan bertahap hingga 258 ribu unit di tahun 2025.
  • Mitsubishi menunjukkan penurunan penjualan yang relatif terkendali, hanya sekitar 5 persen pada tahun terakhir dibandingkan rival utama.

Suara.com - Pasar otomotif Indonesia dalam empat tahun terakhir menunjukkan tren yang cukup menarik. Beberapa merek besar mengalami penurunan penjualan, sementara sebagian lainnya masih berusaha bertahan di tengah persaingan ketat dan perubahan preferensi konsumen.

Menurut data retail sales 2022–2025 yang telah Suara.com rangkum dari Gaikindo, terlihat jelas bahwa Honda mengalami penurunan paling tajam dibandingkan rival utamanya.

Honda sempat mencatat kenaikan tipis pada 2023, namun setelah itu grafiknya terus menurun. Dari 128 ribu unit di 2023, penjualan Honda anjlok ke 103 ribu unit di 2024, lalu terjun bebas hingga hanya 71 ribu unit di 2025.

Penurunan hampir 31 persen dalam setahun terakhir ini menjadi alarm serius bagi Honda, apalagi jika dibandingkan dengan Toyota dan Mitsubishi yang meski turun, tidak sedrastis itu.

 Toyota: Masih Jadi Pemimpin, Tapi Turun Bertahap

Pembaruan Toyota Kijang Innova Zenix. (Foto: TAM)
Pembaruan Toyota Kijang Innova Zenix. (Foto: TAM)

Toyota tetap memimpin pasar dengan angka retail sales tertinggi. Namun, penjualannya juga mengalami penurunan bertahap. Dari 329 ribu unit di 2022, turun tipis ke 325 ribu unit di 2023, lalu merosot ke 293 ribu unit di 2024, dan akhirnya 258 ribu unit di 2025.

Secara persentase, penurunan Toyota di 2025 sekitar 11,9 persen dari tahun sebelumnya. Meski turun, Toyota masih jauh di atas Honda, menunjukkan daya tahan brand yang kuat.

 Mitsubishi: Stabil Meski Menurun

Mitsubishi Destinator Ditawarkan dengan Harga Khusus di GJAW 2025. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
Mitsubishi Destinator Ditawarkan dengan Harga Khusus di GJAW 2025. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)

Mitsubishi Motors juga mengalami penurunan, tapi relatif lebih terkendali. Dari 97 ribu unit di 2022, turun ke 81 ribu unit di 2023, lalu 74 ribu unit di 2024, dan 70 ribu unit di 2025. Penurunan di 2025 hanya sekitar 5 persen dari tahun sebelumnya.

baca juga

Angka ini menunjukkan Mitsubishi masih mampu menjaga basis konsumen loyal, terutama lewat model populer seperti Xpander.

 Honda: Penurunan Paling Drastis

Honda CR-V RS e:HEV [Honda Indonesia]
Honda CR-V RS e:HEV [Honda Indonesia]

Honda mencatat penurunan paling tajam di antara merek besar. Dari 128 ribu unit di 2023, turun ke 103 ribu unit di 2024, lalu jatuh ke 71 ribu unit di 2025.

Penurunan 30,9 persen dalam setahun membuat Honda tertinggal jauh dari Toyota dan bahkan mendekati angka Mitsubishi. Faktor seperti minimnya model baru, persaingan ketat di segmen LMPV dan SUV, serta strategi harga yang kurang agresif bisa jadi penyebab utama.

 Gambaran Umum Pasar

Selain tiga merek besar tadi, Daihatsu dan Suzuki juga mengalami penurunan signifikan. Daihatsu turun dari 194 ribu unit di 2023 menjadi 137 ribu unit di 2025, sementara Suzuki turun dari 82 ribu unit di 2023 menjadi 64 ribu unit di 2025.

Secara keseluruhan, pasar otomotif Indonesia memang sedang menghadapi tantangan besar, baik dari sisi daya beli konsumen maupun persaingan dengan mobil listrik yang mulai masuk.

Data ini menunjukkan bahwa Honda perlu strategi baru agar bisa kembali bersaing. Sementara Toyota dan Mitsubishi, meski turun, masih punya posisi lebih aman berkat portofolio produk yang lebih kuat dan basis konsumen yang loyal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Mobil Manual Masih Relevan di Indonesia Meski Jakarta Makin Macet? Ini 4 Pilihan Hemat

Mengapa Mobil Manual Masih Relevan di Indonesia Meski Jakarta Makin Macet? Ini 4 Pilihan Hemat

Otomotif | Selasa, 10 Februari 2026 | 14:25 WIB

Suzuki e VITARA Meluncur di Indonesia Jadi Mobil Listrik Pertama dari Suzuki

Suzuki e VITARA Meluncur di Indonesia Jadi Mobil Listrik Pertama dari Suzuki

Otomotif | Selasa, 10 Februari 2026 | 12:19 WIB

4 Masalah Khas Honda Scoopy dari Generasi Karbu hingga eSP, Lengkap dengan Solusi dan Biaya Servis

4 Masalah Khas Honda Scoopy dari Generasi Karbu hingga eSP, Lengkap dengan Solusi dan Biaya Servis

Otomotif | Selasa, 10 Februari 2026 | 14:10 WIB

6 Rekomendasi Parfum Mobil Aroma Kopi Terbaik yang Gak Bikin Mual Penumpang, Serasa di Kafe

6 Rekomendasi Parfum Mobil Aroma Kopi Terbaik yang Gak Bikin Mual Penumpang, Serasa di Kafe

Lifestyle | Selasa, 10 Februari 2026 | 11:08 WIB

Honda di February Sweet Deals, Subsidi Hingga Jutaan Rupiah Bisa Bawa PCX Sampai ADV

Honda di February Sweet Deals, Subsidi Hingga Jutaan Rupiah Bisa Bawa PCX Sampai ADV

Otomotif | Selasa, 10 Februari 2026 | 10:35 WIB

Terkini

Desil Tidak Sesuai? Ini Cara Ubah Data DTKS dan DTSEN Agar Dapat Bansos

Desil Tidak Sesuai? Ini Cara Ubah Data DTKS dan DTSEN Agar Dapat Bansos

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:45 WIB

The End of Oak Street Pamer Dinosaurus Sampai Misterinya Lupa Dikupas

The End of Oak Street Pamer Dinosaurus Sampai Misterinya Lupa Dikupas

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:45 WIB

BEI Buka Suara Usai MSCI Rombak Indeks, 10 Saham RI Turun Kasta

BEI Buka Suara Usai MSCI Rombak Indeks, 10 Saham RI Turun Kasta

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:40 WIB

Tak Perlu beli Baru, Ini 6 Cara Mengatasi HP Lemot agar Kembali Cepat dan Responsif

Tak Perlu beli Baru, Ini 6 Cara Mengatasi HP Lemot agar Kembali Cepat dan Responsif

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:36 WIB

Mencekam di Dasar Sumur Tasikmalaya: Mayat Perempuan Ditemukan Bersama Ular Kobra

Mencekam di Dasar Sumur Tasikmalaya: Mayat Perempuan Ditemukan Bersama Ular Kobra

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Baru Sebulan Jual Sabu, IRT di Medan Ditangkap Polisi

Baru Sebulan Jual Sabu, IRT di Medan Ditangkap Polisi

Sumut | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:34 WIB

Lagu 'Astaga Bercanda' Viral dan Bikin Baper: Cerita Cinta Segitiga yang Dibalut Tawa

Lagu 'Astaga Bercanda' Viral dan Bikin Baper: Cerita Cinta Segitiga yang Dibalut Tawa

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33 WIB

Kejutan! Lesti Kejora Bakal Meriahkan Konser 30 Tahun UNGU, Cek Harga Tiketnya

Kejutan! Lesti Kejora Bakal Meriahkan Konser 30 Tahun UNGU, Cek Harga Tiketnya

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:32 WIB

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Mengerikan

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Mengerikan

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Tempat Penampungan Imigran di Pekanbaru Dirazia Aparat Gabungan

Tempat Penampungan Imigran di Pekanbaru Dirazia Aparat Gabungan

Riau | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:30 WIB

×