5 Modus Penipuan Sales yang Wajib Tahu Sebelum Beli Mobil Baru, Waspada Prank

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 12 Februari 2026 | 13:40 WIB
5 Modus Penipuan Sales yang Wajib Tahu Sebelum Beli Mobil Baru, Waspada Prank
Ilustrasi Sales Mobil. (Pixabay)
baca 10 detik
  • Hindari modifikasi kelistrikan pada mobil listrik agar garansi resmi pabrikan tidak hangus seketika.
  • Selalu minta rincian biaya tertulis secara transparan hingga unit mobil sampai ke rumah.
  • Jangan mudah tergiur teknik FOMO sales yang memaksa Anda segera membayar uang tanda jadi.

Suara.com - Membeli mobil baru seharusnya menjadi momen yang menyenangkan. Namun, belakangan ini media sosial justru diramaikan oleh curhatan pemilik mobil, terutama mobil listrik (EV), yang merasa "kena prank" setelah transaksi selesai. Mulai dari garansi yang mendadak hangus hingga kasus penipuan wall charger yang memakan banyak korban.

Sebelum Anda mengeluarkan uang puluhan atau ratusan juta rupiah, pelajari pola-pola manipulasi yang sering dilakukan oknum sales nakal berikut ini agar tidak menyesal di kemudian hari.

1. Bahaya Modifikasi: Satu Klakson Bisa Menghanguskan Garansi EV Anda?

Banyak pemilik mobil listrik (EV) yang gatal ingin memodifikasi kendaraannya, mulai dari menambah klakson, mengganti audio, hingga otak-atik fitur kelistrikan lainnya. Padahal, sistem EV sangat sensitif.

Sekali Anda menyentuh jalur kabel atau menambah aksesori kelistrikan non-resmi, garansi seumur hidup atau garansi baterai yang dijanjikan bisa langsung VOID (tidak berlaku).

Dealer tidak mau menanggung risiko kerusakan akibat modifikasi liar. Ingat, jangan korbankan keamanan dan garansi demi gaya sesaat!

2. Waspada "Drama" Wall Charger dan Aksesori Hilang

Masih ingat kasus di Surabaya? Seorang oknum sales melakukan rekayasa dokumen fiktif terkait pemasangan wall charger mobil listrik.

Modusnya, subsidi atau jatah unit charger milik konsumen diambil alih atau uangnya dibawa kabur.

baca juga

Tak hanya itu, sering kali aksesori bawaan pabrik seperti karpet dasar, kaca film bermerek, hingga helm atau jaket (untuk motor) "dicabut" oleh oknum untuk dijual terpisah.

Pastikan Anda memeriksa rincian standard equipment yang seharusnya Anda dapatkan dari pabrik sebelum unit dibawa pulang.

Ilustrasi penipuan sales mobil (Gemini AI)
Ilustrasi penipuan sales mobil (Gemini AI)

3. Teknik FOMO: "Senin Harga Naik, Stok Sisa Satu!"

Pernah merasa ditekan untuk segera bayar DP saat itu juga? Itu adalah teknik Fear of Missing Out (FOMO).

Sales sering menciptakan keterbatasan palsu agar Anda tidak sempat berpikir panjang atau melakukan komparasi.

Ingat, uang Rp5 juta atau Rp10 juta tetaplah uang yang berharga. Jangan terburu-buru. Ambil waktu untuk membandingkan bonus dan layanan antar dealer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ciri-ciri Phishing dan Tips Agar Terhindar dari Penipuan Online

Ciri-ciri Phishing dan Tips Agar Terhindar dari Penipuan Online

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 10:23 WIB

Dilema WNI Bermasalah di Kamboja, Korban Perdagangan Orang atau Operator Penipuan?

Dilema WNI Bermasalah di Kamboja, Korban Perdagangan Orang atau Operator Penipuan?

Liks | Selasa, 10 Februari 2026 | 18:33 WIB

Bareskrim Tahan Dirut dan Komisaris PT DSI Terkait Kasus Fraud Rp2,4 Triliun

Bareskrim Tahan Dirut dan Komisaris PT DSI Terkait Kasus Fraud Rp2,4 Triliun

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 13:26 WIB

Terkini

Investasi Hilirisasi Minerba Tembus Rp206,5 Triliun, ESDM: Ekonomi Mulai Bergeser dari Jawa

Investasi Hilirisasi Minerba Tembus Rp206,5 Triliun, ESDM: Ekonomi Mulai Bergeser dari Jawa

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:14 WIB

BRI Pacu Ketahanan Pangan hingga Kucurkan Kredit Rp10,7 Triliun

BRI Pacu Ketahanan Pangan hingga Kucurkan Kredit Rp10,7 Triliun

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Diskon Biaya Layanan E-Commerce hingga 50 Persen untuk UMKM, Mendag Tekankan Transparansi

Diskon Biaya Layanan E-Commerce hingga 50 Persen untuk UMKM, Mendag Tekankan Transparansi

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:11 WIB

The End of Oak Street: Perjalanan Melintasi Waktu Dibalut Sensasi Teror Dinosaurus

The End of Oak Street: Perjalanan Melintasi Waktu Dibalut Sensasi Teror Dinosaurus

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:09 WIB

Jetour Hadirkan Empat Karakter SUV Berbeda untuk Ragam Kebutuhan Mobilitas

Jetour Hadirkan Empat Karakter SUV Berbeda untuk Ragam Kebutuhan Mobilitas

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:05 WIB

3 Rekomendasi Bedak Marcks untuk Perawatan Kulit Sensitif dan Jerawat

3 Rekomendasi Bedak Marcks untuk Perawatan Kulit Sensitif dan Jerawat

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Kena Skandal, Gun-il Resmi Keluar dari Xdinary Heroes dan JYP Entertainment

Kena Skandal, Gun-il Resmi Keluar dari Xdinary Heroes dan JYP Entertainment

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Viral Promosi Miras Pakai Tantangan Baca Al Quran, Yusril Minta Polisi Bertindak

Viral Promosi Miras Pakai Tantangan Baca Al Quran, Yusril Minta Polisi Bertindak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Review Film Hai Jawani Toh Ishq Hona Hai: Sajian Komedi Masala Khas India!

Review Film Hai Jawani Toh Ishq Hona Hai: Sajian Komedi Masala Khas India!

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Tak Punya Anggaran, Sektor Kebudayaan Jogja Ikut Tergerus, TBY Pangkas Event dan Kurator

Tak Punya Anggaran, Sektor Kebudayaan Jogja Ikut Tergerus, TBY Pangkas Event dan Kurator

Jogja | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:58 WIB

×