- Daihatsu menutup tahun 2025 dengan penjualan ritel 137.835 unit, meraih pangsa pasar 16,5% di pasar otomotif Indonesia.
- Keberhasilan ini mengokohkan posisi Daihatsu sebagai peringkat kedua penjualan otomotif nasional selama 17 tahun berturut-turut.
- Daihatsu juga mencatat peningkatan ekspor kendaraan utuh sebesar 13 persen, mencapai total 124 ribu unit ke lebih dari 60 negara.
Suara.com - Pasar ritel otomotif Indonesia mencatatkan angka penjualan sekitar 834 ribu unit sepanjang tahun 2025. Di tengah persaingan ketat tersebut, Daihatsu sukses menutup tahun dengan performa solid melalui penjualan ritel sebanyak 137.835 unit dan meraih pangsa pasar sebesar 16,5 persen.
Pencapaian ini sekaligus memperpanjang rekor Daihatsu yang mampu bertahan di posisi kedua penjualan otomotif nasional selama 17 tahun berturut-turut. Keberhasilan tersebut didorong oleh tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan yang efisien dan andal untuk kebutuhan harian maupun bisnis.
"Pencapaian ini menjadi penguat konsistensi Daihatsu dalam mempertahankan posisi nomor 2 penjualan otomotif nasional selama 17 tahun berturut-turut. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang mempercayakan Daihatsu sebagai Sahabat mobilitas harian maupun bisnis. Kepercayaan ini memotivasi kami untuk terus menghadirkan produk dan layanan berkualitas dalam menghadirkan kebahagiaan bagi pelanggan," ujar Sri Agung Handayani, Direktur Marketing dan Corporate Communication PT Astra Daihatsu Motor pada Media Gathering, pada Kamis (12 Februari 2026) di Jakarta.
Pada segmen Internal Combustion Engine atau ICE, Daihatsu mengamankan posisi kedua dengan pangsa pasar 25,9 persen. Sementara pada kategori mobil dengan harga di bawah Rp300 juta, Daihatsu memimpin di posisi pertama dengan market share mencapai 31,8 persen.
Kontributor utama penjualan berasal dari empat model andalan yang menyumbang lebih dari 80 persen total retail. Gran Max memimpin di segmen Commercial Low, disusul Sigra dan Ayla pada kategori LCGC, serta Terios di kelas SUV Medium.

Di pasar LCGC, duet Sigra dan Ayla terjual sebanyak 47.901 unit dengan pangsa pasar 36,6 persen. Untuk segmen SUV Medium, Terios mencatatkan 15.557 unit dan menjadi yang terlaris di kelasnya untuk harga di bawah Rp300 juta. Sementara itu, Gran Max tetap menjadi favorit pelaku usaha dengan total penjualan 61.871 unit.
Tak hanya jago kandang, PT Astra Daihatsu Motor juga mencatatkan kenaikan ekspor kendaraan utuh sebesar 13 persen dengan total 124 ribu unit ke lebih dari 60 negara.
"Capaian ekspor ini mencerminkan kepercayaan pasar global terhadap kualitas produksi Daihatsu di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat daya saing melalui peningkatan kualitas manufaktur, dan penguatan supply chain lokal agar dapat berkontribusi positif bagi pertumbuhan industri otomotif nasional," tutup Sri Agung Handayani.
Baca Juga: Mengapa Mobil Manual Masih Relevan di Indonesia Meski Jakarta Makin Macet? Ini 4 Pilihan Hemat