- Hyundai Motors Indonesia masih memasarkan Stargazer model lama meskipun Stargazer Cartenz telah dirilis.
- Penjualan model lama dipertahankan karena masih tingginya minat dan permintaan dari beberapa pelanggan setia.
- Ke depannya, Hyundai menyatakan akan fokus pada pemasaran hanya pada salah satu varian Stargazer saja.
Suara.com - Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengaku masih memasarkan Stargazer model lama meski sudah merilis Stargazer Cartenz sebagai penggantinya.
Padahal biasanya pabrikan kerap menghentikan penjualan model lama setelah kehadiran produk baru. Menanggapi hal tersebut Chief Operating Officer PT HMID, Fransiscus Soerjopranoto menyampaikan, Stargazer memang mendapatkan animo yang sangat baik dari customer.
"Jadi memang saat ini kita masih ada beberapa Stargazer lama. Karena memang masih ada customer yang cari, jadi kita masih tawarkan," ujar Fransiscus Soerjopranoto, di sela IIMS 2026, di Jakarta.
Meski demikian, lanjut Soerjo, kedepan Hyundai hanya akan fokus pada salah satu model. Karena memang sudah ada Stargazer Cartenz. "Kedepan pasti kita akan fokus ke satu model," jelasnya.
Hyundai sendiri menawarkan Stargazer model lama dalam empat varian, yakni Active, Trend, Style, dan Prime.
![Hyundai Stargazer Essential Tech diluncurkan di IIMS 2025, Jumat (14/2/2025). [Suara.com/Michele Alessandra Amabelle]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/02/14/24502-hyundai-stargazer-essential-tech.jpg)
Secara dimensi, Hyundai Stargazer memiliki panjang 4.460 mm, lebar 1.780 mm, tinggi 1.695 mm, dan wheel base 2.780 mm. Lebih sedikit bongsor jika dibandingkan kompetitor, misalnya Avanza.
Untuk urusan dapur pacu, Hyundai Stargazer menggunakan mesin 4 silinder, 16 katup, 1.497 cc bensin yang sanggup memuntahkan tenaga 115 PS di 6.300 rpm dan torsi 14,7 kgm (144,1 Nm) di 4.500 rpm. Tenaga yang dimiliki disalurkan melalui transmisi manual 6-percepatan, dan transmisi otomatis IVT (Intelligent Variable Transmision), sama dengan Hyundai Creta.