Salah satu daya tarik Letbe Neon adalah fitur ACG silent start yang membuat suara starter lebih halus. Menariknya lagi, mesin akan otomatis mati jika motor terdeteksi terguling, fitur yang mendukung faktor keselamatan. Untuk pengereman, tersedia versi CBS dan varian ABS+TCS dengan rem cakram depan-belakang pada versi tertinggi.
Grand Filano menawarkan fitur hybrid, smart key pada tipe tertentu, panel meter modern, serta sistem kelistrikan yang sudah mapan. Namun untuk pengereman, bagian belakangnya masih menggunakan rem tromol.
Dimensi dan Kenyamanan
Letbe Neon memiliki tinggi jok 742 mm, lebih rendah dibanding Grand Filano yang mencapai 790 mm. Ini membuat Letbe terasa lebih ramah bagi pengendara dengan tinggi badan rata-rata.
Bobot Letbe sekitar 109 kg, sedangkan Grand Filano berada di angka 100 kg. Kapasitas tangki Letbe juga lebih besar, 5,3 liter dibanding 4,4 liter milik Grand Filano. Artinya, Letbe unggul dalam daya jelajah tanpa perlu sering mengisi bensin.
Letbe Neon vs Grand Filano: Jadi Pilih Mana?

Kalau kamu mencari skutik retro dengan harga terjangkau, fitur cukup lengkap, serta desain unik yang beda dari arus utama, WMoto Letbe Series – Neon jelas menggoda.
Namun jika kamu lebih mengutamakan nama besar brand, teknologi hybrid, serta jaringan servis luas di seluruh Indonesia, Yamaha Grand Filano masih menjadi pilihan aman.
Dengan selisih harga mendekati Rp10 juta, keputusan akhirnya tentu bergantung pada prioritas dan gaya hidupmu. Mau tampil stylish dengan budget lebih hemat, atau memilih brand yang sudah lama punya reputasi kuat di pasar Indonesia?
Kontributor : Trias Rohmadoni