Ilmuwan China Kembangkan Baterai Mobil Listrik dari Bahan Plastik Organik

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Sabtu, 28 Februari 2026 | 10:50 WIB
Ilmuwan China Kembangkan Baterai Mobil Listrik dari Bahan Plastik Organik
Ilustrasi isi ulang baterai mobil listrik. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Ilmuwan China mengembangkan baterai mobil listrik dari plastik organik, dipublikasikan 18 Februari 2026 di jurnal Nature.
  • Baterai polimer organik ini diklaim lebih ringan, fleksibel, dan mampu beroperasi pada suhu ekstrem minus 70 hingga 80 derajat Celsius.
  • Sel baterai prototipe memiliki kepadatan energi 250 Wh/kg dan menunjukkan keamanan unggul tanpa terbakar saat diuji tusuk jarum.

Suara.com - Sejumlah ilmuwan China kembali menjadi sorotan setelah mengembangkan baterai mobil listrik dari bahan tak biasa. Berbeda dari baterai konvensional yang umumnya mengandalkan logam berat seperti kobalt dan nikel, teknologi ini justru menggunakan material plastik organik.

Sebuah studi yang dipublikasikan pada 18 Februari 2026 dalam jurnal Nature langsung menuai perhatian publik. Pasalnya, baterai mobil listrik berbahan plastik organik ini diklaim lebih ringan, fleksibel, dan berkelanjutan dibanding baterai konvensional berbasis logam.

Mengutip ArenaEV, tim peneliti yang dipimpin Profesor Xun Yinhua dari Tianjin University dan Profesor Huang Fei dari South China University of Technology memperkenalkan jenis baterai baru berbasis polimer organik atau bahan mirip plastik. Teknologi ini memanfaatkan material khusus bernama PBFDO yang berfungsi sebagai katoda.

Jika selama ini bahan organik jarang digunakan karena performanya dianggap kurang kuat, dalam riset ini para peneliti berhasil membuktikan bahwa baterai berbasis polimer tetap mampu bekerja setara dengan teknologi baterai yang umum digunakan saat ini.

Baterai ini disebut memiliki rentang suhu kerja yang jauh lebih luas. Dalam pengujian, baterai mampu beroperasi pada suhu ekstrem mulai dari minus 70 derajat celsius hingga 80 derajat celsius.

Tim peneliti juga telah mengembangkan sel baterai berbentuk pouch dengan kepadatan energi mencapai 250 Wh/kg yang setara dengan baterai kendaraan listrik modern saat ini.

Dari sisi keamanan, baterai ini juga menunjukkan ketahanan yang lebih baik. Dalam uji penetrasi menggunakan jarum, baterai tidak mengalami kebakaran, asap, maupun perubahan bentuk.

Selain itu, karena berbasis polimer, baterai ini bersifat fleksibel sehingga dapat dibengkokkan, ditekuk, atau diregangkan tanpa mengalami kerusakan. Hal ini membuka peluang desain baru pada kendaraan listrik di masa depan, di mana baterai tidak lagi harus berbentuk kotak besar di tetapi dapat disesuaikan dengan rangka kendaraan.

Meski masih berada pada tahap prototipe, teknologi ini dinilai berpotensi menjadi alternatif baru di tengah pengembangan berbagai jenis baterai masa depan seperti solid-state ataupun yang berbasis natrium.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Belum Diterima Konsumen, Jaecoo Berpacu Produksi J5 EV

Mobil Belum Diterima Konsumen, Jaecoo Berpacu Produksi J5 EV

Otomotif | Jum'at, 27 Februari 2026 | 14:42 WIB

Bodi Mungil Gaya Menawan, Mampukah Wuling Baru Ini Geser Dominasi Air EV?

Bodi Mungil Gaya Menawan, Mampukah Wuling Baru Ini Geser Dominasi Air EV?

Otomotif | Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:25 WIB

Ingat Pabrikan India Pemasok Kopdes Viral? Kini Rilis Mobil Listrik Rp120 Jutaan dengan Skema Unik

Ingat Pabrikan India Pemasok Kopdes Viral? Kini Rilis Mobil Listrik Rp120 Jutaan dengan Skema Unik

Otomotif | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:31 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×