-
Harga Tata Punch EV menjadi Rp 120 jutaan berkat sewa baterai.
-
Konsumen Tata Punch EV membayar sewa baterai sesuai jarak tempuh mobil.
-
Spesifikasi Tata Punch EV mumpuni dan aman saat melibas genangan air.
Suara.com - Masih ingat dengan Tata Motors? Pabrikan otomotif raksasa asal India yang belakangan ini tengah viral diperbincangkan sebagai pemasok armada Koperasi Desa (Kopdes) di berbagai daerah, kini kembali membuat gebrakan besar. Bukan soal mobil komersial, melainkan inovasi di kelas kendaraan penumpang bebas emisi.
Tata Motors baru saja meluncurkan Tata Punch EV facelift untuk pasar domestik India dengan strategi penjualan yang dijamin membuat pabrikan lain ketar-ketir. Bagaimana tidak? Mereka menawarkan skema pembelian mobil listrik tanpa baterai!
Beli Mobilnya, Sewa Baterainya: Cuma Rp120 Jutaan!
Normalnya, melansir dari laporan Carscoops, Tata Punch EV facelift dibanderol mulai dari 9.69 lakh rupee atau sekitar Rp180 jutaan. Harga ini sebenarnya sudah cukup terjangkau untuk ukuran mobil listrik.
Namun, lewat skema baru bernama BaaS (Battery as a Service), konsumen bisa membawa pulang mobil ini tanpa harus membeli baterainya.
Hasilnya? Harga kendaraan anjlok drastis menjadi hanya 6.49 lakh rupee, atau sekitar Rp120 jutaan saja. Artinya, pembeli bisa menghemat hingga Rp60 jutaan di awal pembelian.
Lalu bagaimana mobil bisa menyala? Pembeli cukup menyewa baterai dengan tarif berlangganan sekitar 2,6 rupee atau Rp 500 perak per kilometer.
Skema ini dinilai sangat menggiurkan dan revolusioner, terutama bagi masyarakat urban yang mobilitas hariannya tidak terlalu jauh. Anda hanya membayar daya sesuai dengan jarak yang Anda tempuh!
Spesifikasi Mumpuni, Tak Gentar Hadapi Banjir
Baca Juga: Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
Meski harganya dipangkas habis-habisan lewat skema BaaS, spesifikasi Tata Punch EV sama sekali tidak murahan. Mobil listrik ini hadir dengan dua pilihan kapasitas baterai canggih:
- Baterai 30 kWh: Mampu menempuh jarak hingga 265 km dalam sekali pengisian penuh.
- Baterai 40 kWh: Memiliki daya jelajah luar biasa hingga 468 km (berdasarkan pengujian ARAI).
Urusan isi daya juga anti-ribet. Tata membekali mobil ini dengan kemampuan fast charging 65 kW DC.
Dalam kondisi ideal, baterai bisa terisi dari 20% hingga 80% hanya dalam waktu 26 menit.
Bahkan, jika Anda sedang buru-buru, pengisian selama 15 menit saja sudah cukup untuk menambah jarak tempuh sejauh 135 km.
Dari segi dapur pacu, motor listriknya mampu memuntahkan tenaga sebesar 130 PS. Akselerasi dari 0-100 km/jam dapat dituntaskan di bawah sembilan detik.
Menariknya lagi, mobil ini sepertinya sangat cocok jika kelak dibawa ke jalanan Indonesia.
Dengan ground clearance setinggi 195 mm, kemampuan menanjak (restart gradeability) 32 persen, dan daya jelajah genangan air (wading depth) hingga 450 mm, Tata Punch EV siap melibas jalanan berlubang hingga genangan air pasca hujan tanpa masalah.
Langkah Tata Motors—yang sebelumnya viral dengan kendaraan andalan Kopdes—lewat Tata Punch EV membuktikan bahwa teknologi ramah lingkungan bisa dibuat sangat terjangkau.
Skema "Beli Mobil, Sewa Baterai" ini menjadi solusi cerdas untuk mematahkan stigma bahwa mobil listrik itu mahal.
Jika skema dan harga mobil ini kelak masuk ke pasar Indonesia, apakah Anda tertarik untuk meminangnya?