- Marc Marquez sukses merebut gelar juara pertama kalinya pada ajang MotoGP Brasil musim 2026.
- Balapan utama sempat tertunda hingga 80 menit lamanya akibat temuan lubang berbahaya di sirkuit.
- Fabio Di Giannantonio dari Pertamina VR46 memimpin lama sebelum disalip Marquez pada sisa putaran.
Suara.com - Kemeriahan menyambut Lebaran 2026 semakin terasa seru dengan hadirnya tontonan balapan penuh drama di ajang bergengsi MotoGP. Seri kedua musim ini yang berlangsung di Goiania, Brasil, sukses menyuguhkan aksi ekstrem dan menegangkan dari para pembalap kelas dunia.
Gelaran yang disiarkan langsung melalui layar kaca Trans7 ini menjadi tonggak sejarah tersendiri. Pasalnya, ini adalah pertama kalinya ajang Grand Prix kembali mampir ke Brasil setelah penantian panjang selama 37 tahun.
Sayangnya, comeback di Sirkuit Autodromo Internacional de Goiania Ayrton Senna ini harus diwarnai insiden tak terduga.
Balapan utama terpaksa ditunda selama kurang lebih 80 menit. Penyebabnya bukanlah cuaca buruk, melainkan kemunculan lubang di tengah lintasan sirkuit yang membahayakan keselamatan para rider.
Namun, begitu lampu hijau menyala, adrenalin penonton langsung dipacu di batas maksimal.
Duel Epik Marc Marquez vs Fabio Di Giannantonio
Mengawali balapan dari pole position, Fabio Di Giannantonio (Diggia) dari tim Pertamina VR46 Ducati tampil tanpa cela.
Ia melakukan start dengan sempurna dan melesat memimpin barisan terdepan. Kejutan kilat juga sempat ditunjukkan Fabio Quartararo yang langsung menyodok ke posisi dua tepat di tikungan pertama.
Meski Marc Marquez dengan cepat berhasil menyalip Quartararo untuk merebut posisi kedua, Diggia tetap tampil dingin.
Rider kebanggaan tim asal Indonesia itu menjaga jarak keunggulan dengan sangat meyakinkan hingga 1,4 detik dari kejaran sang juara dunia.
Namun, julukan "The Baby Alien" untuk Marquez bukan tanpa alasan. Memasuki fase akhir balapan, Marquez mulai memangkas jarak. Tekanan brutal yang ia berikan pada tiga putaran terakhir akhirnya meruntuhkan konsentrasi Diggia.
Petaka bagi Diggia terjadi saat ia melebar di tikungan ke-12. Kesempatan emas ini tak disia-siakan Marquez untuk menyalip dari sisi dalam sebelum memasuki tikungan ke-13.
Meski tergusur ke posisi dua, Diggia berusaha membalas dan memepet Marquez habis-habisan di dua lap tersisa.
Sayang, pertahanan Marquez terlalu kokoh hingga ia menyentuh garis finis sebagai jawara, memberikan kemenangan pertamanya di musim 2026. Diggia harus puas di podium kedua, disusul oleh Jorge Martin di podium ketiga.
Sementara itu, Fabio Quartararo yang sempat tampil impresif di awal, perlahan tercecer dan harus finis di urutan keenam, persis di belakang Marco Bezzecchi dan Ai Ogura.