5 Mobil Listrik dengan Pajak Termurah: Jadi Investasi Jangka Panjang

Farah Nabilla

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:13 WIB
5 Mobil Listrik dengan Pajak Termurah: Jadi Investasi Jangka Panjang
Ilustrasi mobil listrik pajak termurah - MG 4 EV (Foto: MG Andalan)

Suara.com - Mobil listrik ternyata menjadi investasi tersembunyi di tengah kondisi ekonomi pada hari ini.

Adapun di tengah naik turunnya harga bahan bakar minyak, tenaga listrik bisa menjadi solusi lebih irit.

Dahulu, memang mobil listrik masih terbilang kalah performa dengan mobil berbahan bakar minyak konvensional.

Namun kini, berbagai inovasi teknologi membuat mobil listrik boleh diadu dengan mobil berbahan bakar BBM.

Performanya bisa diandalkan untuk transportasi harian, sehingga membuat mobil listrik semakin digandrungi.

Secara pajak, mobil listrik juga memberikan kelegaan karena tak perlu membayar pajak yang mahal tiap tahunnya.

Berikut deretan mobil listrik yang tak hanya gahar namun punya pajak tahunan yang stabil.

Wuling Air EV

Wuling Air EV
Wuling Air EV

Wuling Air EV menjadi pionir yang mengubah persepsi masyarakat mengenai mobil listrik di tanah air.

Dimensinya yang kompak sangat ideal untuk membelah kemacetan kota dengan kelincahan yang luar biasa.

baca juga

Meskipun terlihat mungil, torsi instan khas motor listrik memberikan akselerasi yang cukup mengejutkan saat lampu lalu lintas berubah hijau.

Interiornya yang futuristik dengan sistem smart ecosystem membuat pengalaman berkendara tetap terasa premium meskipun harganya sangat kompetitif.

Pajak Tahunan yang Minimalis

Biaya pajak tahunan untuk unit ini berada di angka yang sangat menggiurkan. Berkat regulasi terbaru, komponen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) menjadi Rp0.

Pemilik hanya perlu menyiapkan dana untuk Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebesar Rp143.000 serta biaya administrasi pengesahan STNK tahunan sekitar Rp50.000.

Total pengeluaran rutin setiap tahunnya hanya berkisar di angka Rp193.000, sebuah angka yang bahkan lebih murah daripada pajak motor kapasitas mesin besar.

Harga

  • Harga baru Rp190.000.000 hingga Rp300.000.000
  • Harga bekas Rp150.000.000 hingga Rp220.000.000

MG 4 EV

MG 4 EV.
MG 4 EV.

MG 4 EV hadir dengan desain yang sangat agresif dan sporty, seolah menegaskan bahwa mobil listrik bisa tampil sangat gahar.

Platform khusus elektrik yang digunakannya memberikan distribusi bobot yang seimbang, sehingga pengendaliannya terasa sangat mantap di tikungan.

Performa motor listriknya mampu melesatkan mobil ini dengan sangat cepat, memberikan sensasi berkendara yang penuh adrenalin bagi para penggemar kecepatan yang ingin beralih ke teknologi hijau.

Efisiensi Pajak Kendaraan

Pajak tahunan untuk mobil dengan performa setangguh ini ternyata tetap berada pada level yang sangat rendah.

Sama seperti kendaraan listrik murni lainnya, tarif PKB yang dikenakan adalah 0%.

Biaya yang tertera pada lembar pajak tahunan hanya mencakup SWDKLLJ senilai Rp143.000 dan biaya administrasi STNK.

Estimasi total biaya tahunan yang harus dibayarkan adalah sekitar Rp193.000 hingga Rp250.000, memungkinkan penikmat kecepatan tetap hemat dalam urusan legalitas kendaraan.

Harga 

  • Harga baru Rp395.000.000 hingga Rp430.000.000
  • Harga bekas Rp340.000.000 hingga Rp370.000.000

Citroen e-C3

Citroen e-C3
Citroen e-C3

Citroen e-C3 membawa kenyamanan khas suspensi Prancis ke dalam dunia elektrifikasi dengan harga yang sangat masuk akal.

Mobil ini mengusung gaya crossover yang tangguh dengan ground clearance cukup tinggi, membuatnya percaya diri saat harus melewati jalanan yang tidak rata.

Karakter tenaganya disetel sedemikian rupa agar halus namun tetap bertenaga saat dibutuhkan, memberikan keseimbangan antara kenyamanan maksimal dan efisiensi energi yang optimal untuk penggunaan harian.

Ringannya Beban Pajak Tahunan

Pajak tahunan Citroen e-C3 merupakan salah satu yang paling kompetitif. Dengan NJKB yang tergolong terjangkau di kelasnya, kewajiban pajak tahunan tetap mengikuti skema insentif nol persen untuk PKB.

Biaya rutin yang wajib dibayarkan setiap tahun hanya menyentuh angka sekitar Rp193.000 yang terdiri dari SWDKLLJ dan administrasi pengesahan.

Investasi pada mobil ini terasa sangat logis mengingat penghematan masif tidak hanya datang dari konsumsi energi, tetapi juga dari aspek perpajakan.

Harga

  • Harga baru Rp377.000.000 hingga Rp390.000.000
  • Harga bekas Rp310.000.000 hingga Rp340.000.000

Neta V-II

Neta V-II
Neta V-II

Neta V-II muncul sebagai pilihan segar dengan desain yang mengalir dan minimalis, sangat cocok bagi gaya hidup yang dinamis.

Ruang kabinnya terasa sangat lega dibandingkan dimensi eksteriornya, memberikan kenyamanan ekstra bagi penumpang.

Akselerasi yang dihasilkan sangat responsif untuk penggunaan dalam kota, memastikan perpindahan jalur dan menyalip kendaraan lain dapat dilakukan dengan penuh percaya diri tanpa ada jeda tenaga yang biasanya dirasakan pada mobil bensin kelas ekonomi.

Nominal Pajak Setara Motor Matik

Kewajiban pajak tahunan untuk Neta V-II sangat meringankan beban pengeluaran rumah tangga.

Berdasarkan catatan administrasi terbaru, pemilik hanya perlu membayar biaya SWDKLLJ sebesar Rp143.000 ditambah biaya administrasi STNK tahunan.

Total nominal yang tertera pada STNK hanya sekitar Rp193.000 hingga Rp200.000.

Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan pajak tahunan mobil berbahan bakar bensin di kelas harga yang sama yang bisa mencapai jutaan rupiah.

Harga

  • Harga baru Rp299.000.000
  • Harga bekas Rp250.000.000 hingga Rp270.000.000

Seres E1

DFSK Seres E1
DFSK Seres E1

Seres E1 merupakan jawaban bagi yang menginginkan mobil listrik dengan harga paling terjangkau namun tetap memiliki spesifikasi yang mumpuni untuk mobilitas jarak pendek.

Ukurannya yang sangat kompak memudahkan proses manuver di jalanan sempit dan area parkir yang terbatas.

Performa motor listriknya tetap memberikan tarikan yang instan, membuktikan bahwa teknologi ramah lingkungan bisa dinikmati tanpa harus mengeluarkan dana hingga miliaran rupiah.

Pajak Tahunan Paling Ekonomis

Besaran pajak tahunan Seres E1 berada pada titik terendah di pasar otomotif Indonesia saat ini.

Dengan skema PKB 0%, pemilik cukup melunasi biaya SWDKLLJ sebesar Rp143.000 dan biaya administrasi tahunan rutin.

Total biaya legalitas tahunan yang dibayarkan hanya berkisar Rp193.000.

Mobil ini mendefinisikan ulang arti murah meriah karena efisiensi biayanya mencakup seluruh aspek kepemilikan, mulai dari harga unit hingga pajak tahunan yang hampir tidak terasa bebannya.

Harga

  • Harga baru Rp189.000.000 hingga Rp219.000.000
  • Harga bekas Rp140.000.000 hingga Rp170.000.000

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Cara Menghemat BBM Mobil yang Efektif, Bisa Dicoba Mulai Hari Ini

7 Cara Menghemat BBM Mobil yang Efektif, Bisa Dicoba Mulai Hari Ini

Otomotif | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52 WIB

4 Rekomendasi Mobil Listrik Model Boxy, Nyaman untuk Keluarga

4 Rekomendasi Mobil Listrik Model Boxy, Nyaman untuk Keluarga

Otomotif | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:31 WIB

GWM Ora 03 Resmi Pamit Diduga Karena Masalah Harga

GWM Ora 03 Resmi Pamit Diduga Karena Masalah Harga

Otomotif | Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:08 WIB

Kebiasaan Sepele Pemilik Kendaraan yang Bisa Bikin Harga Jual Mobil Bekas Jadi Murah

Kebiasaan Sepele Pemilik Kendaraan yang Bisa Bikin Harga Jual Mobil Bekas Jadi Murah

Otomotif | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:55 WIB

Mumpung Belum Terlambat: Apakah Mobil Wajib Dilaporkan ke Coretax?

Mumpung Belum Terlambat: Apakah Mobil Wajib Dilaporkan ke Coretax?

Otomotif | Jum'at, 27 Maret 2026 | 14:00 WIB

Terkini

3 Shio yang Diprediksi Hoki 28 September-4 Oktober 2026, Berpeluang Menarik Kekayaan

3 Shio yang Diprediksi Hoki 28 September-4 Oktober 2026, Berpeluang Menarik Kekayaan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 19:05 WIB

Bawa Sajam, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terjatuh di Jalur Busway Yos Sudarso

Bawa Sajam, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terjatuh di Jalur Busway Yos Sudarso

News | Minggu, 27 September 2026 | 18:42 WIB

Dua Perusahaan Jumbo Mau IPO Dalam Waktu Dekat

Dua Perusahaan Jumbo Mau IPO Dalam Waktu Dekat

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 18:13 WIB

Ruas Jalan Padang-Solok Lewat Pintu Angin Ditutup Sementara

Ruas Jalan Padang-Solok Lewat Pintu Angin Ditutup Sementara

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 18:13 WIB

Disorot Usai Tenggelam di Laut Jawa, Siapa Pemilik Perusahaan Kapal Virgo Transport 8?

Disorot Usai Tenggelam di Laut Jawa, Siapa Pemilik Perusahaan Kapal Virgo Transport 8?

News | Minggu, 27 September 2026 | 18:11 WIB

Pertumbuhan Ekonomi 8% Hanya Mimpi Jika Industri Manufaktur Lesu

Pertumbuhan Ekonomi 8% Hanya Mimpi Jika Industri Manufaktur Lesu

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 18:08 WIB

Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!

Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 18:05 WIB

Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air

Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 18:03 WIB

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Health | Minggu, 27 September 2026 | 17:45 WIB

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:43 WIB

×