- Berkendara hemat bisa mengurangi konsumsi BBM.
- Kuncinya ada pada teknik mengemudi dan perawatan kendaraan.
- Tips ini mudah diterapkan sehari-hari, untuk mobil maupun motor.
Suara.com - Di tengah kekhawatiran terhadap cadangan energi global, harga BBM di seluruh SPBU Indonesia kembali berpotensi mengalami perubahan pada 1 April 2026.
Kondisi ini dapat membuat pengeluaran harian, terutama untuk transportasi, semakin terasa. Banyak orang pun mulai mencari cara berkendara lebih efisien dan hemat.
Penghematan bahan bakar sebenarnya bisa dilakukan dengan langkah sederhana. Perubahan kecil dalam kebiasaan mengemudi mampu menekan konsumsi bensin atau solar.
Berikut cara berkendara hemat BBM yang mudah diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

1. Persiapan Kendaraan agar Lebih Hemat BBM
Mulai dari hal paling sederhana, yaitu memeriksa tekanan ban secara rutin, minimal dua minggu sekali.
Ban yang kurang angin membuat mesin bekerja lebih berat dan bisa meningkatkan konsumsi BBM hingga 10 persen. Gunakan alat pengukur tekanan ban dan sesuaikan dengan standar yang tertera pada kendaraan.
Selain itu, kurangi beban yang tidak diperlukan. Barang yang menumpuk di bagasi atau jok belakang akan membebani kerja mesin.
2. Teknik Mengemudi agar Lebih Irit Bensin
Kunci utama ada pada akselerasi dan pengereman yang halus. Hindari kebiasaan menginjak gas secara mendadak atau mengerem secara kasar.
Untuk perjalanan di jalan tol, kecepatan ideal yang cenderung lebih hemat berada di kisaran 80–90 km/jam.
Pada mobil manual, pindahkan gigi sebelum putaran mesin terlalu tinggi, biasanya di angka 2.000–2.500 rpm. Sementara pada mobil matic, gunakan mode standar dan hindari mode sport jika tidak diperlukan.
Jika tersedia, manfaatkan fitur cruise control saat melaju di jalan lurus dan panjang. Fitur ini membantu menjaga kecepatan tetap stabil sehingga konsumsi BBM lebih efisien.
Matikan mesin saat berhenti lebih dari 30 detik, seperti saat lampu merah panjang atau kemacetan total. Membiarkan mesin menyala dalam kondisi diam hanya akan membuang bahan bakar secara percuma.
3. Perawatan Kendaraan untuk Menghemat BBM
Perawatan rutin berperan penting dalam menjaga efisiensi bahan bakar. Ganti oli mesin sesuai jadwal dan gunakan jenis yang direkomendasikan pabrikan. Oli yang kotor membuat kerja mesin menjadi lebih berat.
Filter udara juga perlu diperhatikan. Filter yang kotor akan menghambat aliran udara dan membuat proses pembakaran menjadi tidak optimal. Akibatnya, konsumsi BBM meningkat.
Pastikan sistem pendingin bekerja dengan baik dan tidak mengalami kebocoran. Mesin yang terlalu panas akan menjadi lebih boros.
Untuk sepeda motor, bersihkan karburator atau throttle body secara berkala agar campuran bahan bakar tetap ideal.
4. Kebiasaan yang Perlu Dihindari
Hindari langsung menyalakan AC pada tingkat maksimal saat mesin baru hidup. Beri waktu beberapa saat atau gunakan mode sirkulasi udara agar kabin cepat dingin tanpa membebani mesin.
Pada kecepatan rendah di dalam kota, membuka jendela bisa menjadi alternatif untuk mengurangi penggunaan AC.
Sementara di kecepatan tinggi, penggunaan AC justru lebih efisien dibandingkan membuka jendela.
Selain itu, usahakan menghindari rute yang padat. Gunakan aplikasi navigasi untuk mencari jalur yang lebih lancar.
Kondisi stop-and-go di kemacetan membuat konsumsi BBM meningkat karena kendaraan terus berhenti dan berjalan kembali.