Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Liberty Jemadu

Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
Pertamina mengatakan informasi harga Pertamax dan BBM Non subsidi lainnya yang beredar pada Senin (30/3/2026) belum pasti. [Antara]
baca 10 detik
  • Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga mengatakan proyeksi harga BBM non-subsidi per 1 April 2026 yang beredar di masyarakat belum pasti.
  • Dokumen tersebut merinci perkiraan harga Pertamax menjadi Rp17.850 per liter beserta komponen kenaikannya.
  • Ekonom memprediksi kenaikan BBM non-subsidi berada kisaran moderat 5 hingga 10 persen berdasarkan harga pasar.

Suara.com - Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun mengatakan informasi mengenai harga Pertamax yang mencapai Rp17.850 per liter mulai 1 April mendatang belum pasti.

Komentar itu disampaikan Roberth menanggapi beredarnya dokumen yang mengatasnamakan Pertamina berisi informasi perkiraan harga jual BBM Non Subsidi untuk April mendatang.

"Belum fix ini ya," kata Roberth saat dikonfirmasi Suara.com di Jakarta, Senin (30/3/2026).

"Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026," lanjut dia.

Sebelumnya beredar dokumen yang mengatasnamakan Pertamina, yang berisi informasi proyeksi harga BBM non subsidi per 1 April 2026. Dokumen dengan cap Confidential itu bertajuk "Perkiraan Harga Jual Eceran BBM Non Subsidi (JBU) April 2026".

Di dalamnya disebutkan harga BBM non subsidi sebagai berikut:

  • Pertamax: Rp17.850 per liter.
  • Pertamax Green 95: Rp19.150 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.450 per liter
  • Pertamina Dex: Rp23.950 per liter
  • Dexlite: Rp 23.650 per liter

Disebutkan dalam dokumen tersebut, harga yang tercantum sudah memasukkan komponen harga dasar, PPN 11 persen dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

Pertamina membantah informasi beredar yang menyebut harga Pertamax akan mencapai nyaris Rp18.000 pada 1 April 2026. [Antara]
Pertamina membantah informasi beredar yang menyebut harga Pertamax akan mencapai nyaris Rp18.000 pada 1 April 2026. [Antara]

Juga disebutkan alasan harga BBM Non Subsidi melonjak tajam. Di antaranya adalah kurs rupiah yang terus melemah, harga indeks pasar (HIP) RON 92 naik 62,44 persen dari 73,91 dolar AS/bbl ke 120,06 dolar AS/bbl dan HIP Gasoil 2500ppm yang melonjak 90,65 persen menjadi 166,31 dolar AS/bbl.

Naiknya harga BBM Non Subsidi pada April memang sudah diantisipasi oleh publik, mengingat tren yang juga dialami oleh negara-negara lain di dunia yang mengalami krisis energi akibat perang di Timur Tengah yang tidak juga usai.

baca juga

Kenaikan dalam batas wajar

Dalam kesempatan berbeda ekonom Universitas Airlangga (Unair) Wisnu Wibowo memprediksi kenaikan BBM non subsidi masih berada dalam kisaran moderat.

"Kenaikan BBM nonsubsidi saya prediksi masih di bawah 10 persen, sekitar 5 sampai 10 persen," kata dia pada Senin.

Ia menambahkan mekanisme penentuan harga BBM non-subsidi mengacu pada harga pasar internasional, khususnya Mean of Platts Singapore (MOPS) dan Argus sebagai lembaga penilai harga komoditas global.

Selain itu, penyesuaian harga juga merujuk pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 yang mempertimbangkan harga acuan, nilai tukar rupiah, serta komponen pajak.

Menurut dia, badan usaha memiliki kewenangan dalam menentukan harga jual eceran BBM non-subsidi dengan tetap melaporkan kepada pemerintah, sehingga harga lebih mencerminkan kondisi pasar dan mendorong konsumsi energi yang lebih rasional.

Di sisi lain, harga minyak dunia yang telah menembus di atas 100 dolar Amerika Serikat (AS) per barel turut memberi tekanan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), di mana setiap kenaikan 1 dolar AS berpotensi menambah beban hingga Rp6,7 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinilai Wajar Naik, Perbandingan Harga BBM RI dengan Negara Tetanga

Dinilai Wajar Naik, Perbandingan Harga BBM RI dengan Negara Tetanga

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:56 WIB

Penjualan LCGC Turun, Honda Nilai Kenaikan Harga BBM Bisa Jadi Peluang Baru

Penjualan LCGC Turun, Honda Nilai Kenaikan Harga BBM Bisa Jadi Peluang Baru

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 20:15 WIB

Pertamina Dapat Lampu Hijau, Ini Daftar Kapal Tanker yang Diizinkan Iran Lewati Selat Hormuz

Pertamina Dapat Lampu Hijau, Ini Daftar Kapal Tanker yang Diizinkan Iran Lewati Selat Hormuz

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 15:07 WIB

Harga BBM Berpotensi Naik April, Gimana Nasib Operasional Transportasi Umum?

Harga BBM Berpotensi Naik April, Gimana Nasib Operasional Transportasi Umum?

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 14:50 WIB

Cara Cerdas Australia Mati-matian Turunkan Harga BBM di saat Perang Iran, Agar Rakyat Tak Terbebani

Cara Cerdas Australia Mati-matian Turunkan Harga BBM di saat Perang Iran, Agar Rakyat Tak Terbebani

News | Senin, 30 Maret 2026 | 14:04 WIB

Terkini

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Grace Natalie Ungkap Pesannya untuk Pengurus dan Kader

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Grace Natalie Ungkap Pesannya untuk Pengurus dan Kader

News | Senin, 28 September 2026 | 07:46 WIB

3 Zodiak yang Paling Tidak Cocok dengan Libra dalam Asmara dan Pekerjaan

3 Zodiak yang Paling Tidak Cocok dengan Libra dalam Asmara dan Pekerjaan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 07:45 WIB

Dugaan Pelecehan di ICM, Tamsil Linrung Tegaskan Tak Ada Intervensi: Semua Tunduk Aturan

Dugaan Pelecehan di ICM, Tamsil Linrung Tegaskan Tak Ada Intervensi: Semua Tunduk Aturan

News | Senin, 28 September 2026 | 07:36 WIB

Ketua Pembina ICM Minta Maaf atas Dugaan Pelecehan dan Perundungan Siswa

Ketua Pembina ICM Minta Maaf atas Dugaan Pelecehan dan Perundungan Siswa

News | Senin, 28 September 2026 | 07:29 WIB

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 07:13 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 07:11 WIB

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 07:10 WIB

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 07:01 WIB

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 06:54 WIB

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 06:15 WIB

×