Heboh Isu Aturan Baru BBM: Jatah Pertalite Mobil Pribadi Dibatasi Cuma Rp500 Ribu Sehari

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 31 Maret 2026 | 15:38 WIB
Heboh Isu Aturan Baru BBM: Jatah Pertalite Mobil Pribadi Dibatasi Cuma Rp500 Ribu Sehari
Heboh Isu Aturan Baru BBM: Jatah Pertalite Mobil Pribadi Dibatasi Cuma Rp500 Ribu Sehari. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Beredar kabar di medsos bahwa pembelian Pertalite dibatasi maksimal 50 liter per hari.
  • Kementerian ESDM menegaskan belum ada keputusan resmi dari pemerintah terkait aturan pembatasan tersebut. 
  • Pemilik kendaraan kini diimbau agar segera mendaftarkan kendaraannya ke website Subsidi Tepat MyPertamina.

Suara.com - Kabar soal pembatasan BBM kembali bikin geger media sosial, terutama bagi para pengguna mobil pribadi yang selama ini mengandalkan Pertalite karena pertimbangan harga lebih ramah di kantong. Dalam desas-desus yang beredar kencang itu, katanya jatah harian kendaraan bakal dibatasi cuma 50 liter per hari lho.

Belakangan ini, warganet emang lagi ramai ngebahas soal draf atau surat keputusan yang seliweran di berbagai platform media sosial.

Dokumen yang diklaim mengatur perihal penyaluran BBM bersubsidi, baik jenis Solar maupun Pertalite, itu disebut-sebut bakal makin memperketat konsumsi BBM di lapangan.

Rumornya, aturan main baru ini bakal resmi tancap gas mulai 1 April 2026 mendatang. Tentu aja, bocoran ini langsung bikin banyak orang ketar-ketir, apalagi buat mereka yang mobilitas hariannya tinggi banget.

Biar kebayang seberapa besar sih batasan 50 liter itu, mari kita hitung-hitungan kasar sebentar.

Warga melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina, Jakarta, Jumat (22/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina, Jakarta, Jumat (22/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Kalau asumsinya harga Pertalite nggak ikutan naik dan tetap anteng di angka Rp10.000 per liter, berarti dalam sehari kamu cuma boleh ngisi bensin maksimal senilai Rp500.000 buat satu mobil.

Menariknya, nggak cuma buat mobil pribadi lho, ternyata di dokumen viral itu disebutin juga kalau kendaraan pelayanan umum kayak ambulans, mobil jenazah, pemadam kebakaran, sampai truk pengangkut sampah juga bakal kena jatah yang sama, yaitu mentok di 50 liter per hari.

Lalu, gimana dengan nasib pengguna mesin diesel? Setali tiga uang, pengguna mobil pribadi berbahan bakar Solar juga kabarnya bakal dibatasi kuotanya cuma 50 liter sehari.

Bedanya, buat kendaraan angkutan umum yang pakai Solar masih dikasih napas sedikit lebih panjang, yakni maksimal boleh minum 80 liter per hari untuk setiap kendaraan.

baca juga

Melihat bola panas makin membesar di masyarakat, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya nggak tinggal diam dan langsung buka suara.

Mereka buru-buru mendinginkan suasana dengan ngasih klarifikasi yang lumayan bikin lega. Menurut pihak Kementerian ESDM, sampai detik ini belum ada ketok palu atau keputusan resmi apapun dari pemerintah pusat terkait pembatasan kuota Pertalite tersebut.

Jadi, bisa dibilang beleid yang kadung viral itu statusnya masih simpang siur dan belum dipastikan berlakunya.

"Sampai hari ini dimohon bersabar, belum ada keputusan resmi dari pemerintah. Jadi berita yang ini, itu masih belum jelas. Kalau saya lihat selama belum ada keputusan dari pemerintah berarti belum jalan," tegas Irjen Kementerian ESDM, Komjen Pol Yudhiawan, waktu ngasih keterangan blak-blakan di konferensi pers yang ditayangkan lewat YouTube resmi Kementerian ESDM, Selasa (31/3/2026).

Walaupun aturan main soal Pertalite belum jelas juntrungannya, kamu tetap harus tahu kalau pembatasan BBM subsidi jenis Solar sebenarnya udah jalan dari lama.

Aturan tersebut tertuang di Perpres No. 191 Tahun 2014 dan Surat Keputusan BPH Migas No. 04/P3JBT/BPH MIGAS/KOM/2020.

Di regulasi itu diatur rinciannya: mobil pribadi roda empat maksimal boleh minum Solar 60 liter sehari, kendaraan umum atau barang roda empat jatahnya 80 liter sehari, dan buat kendaraan gede roda enam atau lebih bisa sampai 200 liter sehari.

Nah, khusus buat Pertalite, memang saat ini belum ada pembatasan volume pembelian per hari kayak Solar.

Tapi, pemerintah tak henti-hentinya mengimbau supaya semua konsumen BBM bersubsidi tertib administrasi.

Entah kamu pengguna setia Pertalite maupun Solar, pastikan kendaraan kesayanganmu udah terdaftar secara resmi di website subsiditepat.mypertamina.id ya. Mending daftar dari sekarang deh, daripada nanti pas aturannya beneran turun, kamu malah repot sendiri nggak bisa ngisi bensin di SPBU!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dasco Sebut Tak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite dan Pertamax: Stok BBM Kita Cukup

Dasco Sebut Tak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite dan Pertamax: Stok BBM Kita Cukup

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:14 WIB

DPR Apresiasi Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM, Dasco: Masyarakat Jangan Panik dan Menimbun

DPR Apresiasi Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM, Dasco: Masyarakat Jangan Panik dan Menimbun

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:59 WIB

Pilihan Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta di Tengah Kabar Kenaikan Harga BBM

Pilihan Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta di Tengah Kabar Kenaikan Harga BBM

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Changan Deepal S05 Tebar Pesona Lewat Teknologi REEV yang Sanggup Tempuh Jarak 1.100 Kilometer

Changan Deepal S05 Tebar Pesona Lewat Teknologi REEV yang Sanggup Tempuh Jarak 1.100 Kilometer

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05 WIB

3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa

3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:10 WIB

2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja

2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:00 WIB

Strategi Yadea Pikat Warga Jakarta di PRJ 2026 Obral Subsidi 10 Juta Cukup Modal Tunjukkan SIM C

Strategi Yadea Pikat Warga Jakarta di PRJ 2026 Obral Subsidi 10 Juta Cukup Modal Tunjukkan SIM C

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:21 WIB

KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik

KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:59 WIB

Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'

Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:48 WIB

Indomobil Perkenalkan Changan Deepal S05 SUV Listrik Penantang Baru di Pasar Otomotif Nasional

Indomobil Perkenalkan Changan Deepal S05 SUV Listrik Penantang Baru di Pasar Otomotif Nasional

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:40 WIB

Perbedaan Yamaha Gear Ultima dan Gear 125, Harga Bekasnya Lebih Menggoda dari BeAT

Perbedaan Yamaha Gear Ultima dan Gear 125, Harga Bekasnya Lebih Menggoda dari BeAT

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:11 WIB

Solar B50 Dijual Besok, Aman untuk Mobil dan Genset? Pakar Jelaskan Faktanya

Solar B50 Dijual Besok, Aman untuk Mobil dan Genset? Pakar Jelaskan Faktanya

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:34 WIB

Volkswagen Berguncang, Ducati akan Keluar dari Naungan VW Grup?

Volkswagen Berguncang, Ducati akan Keluar dari Naungan VW Grup?

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:08 WIB

×