- Pengguna motor listrik perlu merawat baterai secara rutin agar dapat bertahan lama.
- Kebiasaan penggunaan yang salah seperti dapat mempercepat degradasi sel baterai.
- Pemilik harus menggunakan charger resmi, menghindari pengisian daya berlebih, serta melakukan pemeriksaan berkala.
Selalu gunakan charger yang disertakan pabrikan atau charger resmi dengan sertifikasi. Charger yang tepat menjaga arus dan tegangan tetap stabil.
5. Bersihkan Terminal dan Konektor Rutin
Debu, kotoran, dan korosi pada terminal baterai dapat menyebabkan kontak listrik buruk.
Setiap dua minggu sekali, matikan motor, buka cover baterai (jika boleh), dan bersihkan dengan kain kering atau sikat lembut. Jangan gunakan air atau cairan pembersih kecuali direkomendasikan teknisi.
6. Perhatikan Gaya Berkendara
Akselerasi mendadak dan pengereman kasar membuat baterai bekerja ekstra keras. Berkendaralah dengan halus, gunakan mode Eco saat lalu lintas macet, dan hindari membawa beban berat secara terus-menerus. Semakin ringan beban motor, semakin ringan pula kerja baterai.
7. Cek Kesehatan Baterai Berkala
Setiap 3–6 bulan, bawa motor ke bengkel resmi untuk cek kondisi BMS dan sel baterai melalui alat diagnostik.
Banyak pabrikan kini menyediakan aplikasi yang menampilkan persentase kesehatan baterai.
Jika kapasitas sudah turun di bawah 80%, ada baiknya dilakukan balancing sel atau penggantian sebagian.