Berapa Harga BYD M6 DM? Ini Taksirannya Sebelum Diumumkan

Chyntia Sami Bhayangkara, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 21 Mei 2026 | 14:17 WIB
Berapa Harga BYD M6 DM? Ini Taksirannya Sebelum Diumumkan
BYD M6 punya pilihan Plug In Hybrid Electric Vehicle untuk Pasar Indonesia. [Foto: SUARA.COM/Michele Alessandra]
baca 10 detik
  • NJKB BYD M6 DM mulai Rp 104 juta, tapi bukan harga OTR untuk konsumen.
  • Harga melambung drastis akibat tambahan PKB, BBNKB 12%, PPN 12%, dan biaya administrasi lainnya.
  • Estimasi OTR diprediksi tembus Rp 300 jutaan, kecuali ada kejutan strategi harga dari BYD.

Suara.com - Kehadiran MPV terbaru dari BYD, yakni M6 DM, sukses membetot perhatian pecinta otomotif Tanah Air. Meski peluncuran resminya belum dibarengi dengan pengumuman harga On The Road (OTR), bocoran Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) mobil ini sudah tersebar luas dan bikin geger karena menyentuh angka Rp 100 jutaan saja.

Berdasarkan data yang terdaftar dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 11 Tahun 2026, BYD M6 DM (dengan kode MEH) didaftarkan dalam delapan varian. Nilai jual dasarnya sangat menggoda, mulai dari Rp 104 juta untuk tipe termurah (MEH-FWD-10T) hingga Rp 123 juta untuk tipe tertingginya.

Namun, tahan dulu euforianya. Angka NJKB tersebut bukanlah harga yang akan Anda bayarkan ke diler.

Apa Itu NJKB?

NJKB pada dasarnya hanyalah nilai atau harga pasaran umum atas suatu kendaraan sebelum dikenakan berbagai macam pajak dan pungutan resmi dari pemerintah.

Harga rata-rata ini ditarik dari berbagai sumber data yang akurat, namun murni sebagai "harga mentah".

Agar sebuah mobil bisa turun ke jalan secara legal dengan mengantongi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), ada rentetan pajak yang siap membuat harganya membengkak.

BYD M6 DM Diperkenalkan di Indonesia. (Foto: SUARA.COM/Michele Alessandra)
BYD M6 DM Diperkenalkan di Indonesia. (Foto: SUARA.COM/Michele Alessandra)

Rincian Pajak yang Bikin Harga Melambung

Setidaknya, ada beberapa komponen biaya dan pajak yang akan ditambahkan ke nilai NJKB sebuah mobil baru:

  • Pajak Kendaraan Bermotor (PKB):

Tarifnya berbeda tiap daerah. Berdasarkan UU No. 1 Tahun 2022, tarif maksimal untuk kepemilikan pertama adalah 1,2%. Namun jika Anda berdomisili di Jakarta, siap-siap kena tarif 2%.

  • Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB):

Ini adalah salah satu penyumbang biaya terbesar. Tarifnya ditetapkan paling tinggi 12%. Bahkan untuk daerah setingkat provinsi yang tidak terbagi dalam kabupaten/kota, tarifnya bisa tembus 20%.

baca juga
  • Pajak Pertambahan Nilai (PPN):

Tarif PPN yang berlaku saat ini akan menyumbang tambahan 12% lagi dari harga dasar.

  • Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM):

Besaran tarif ini sangat bergantung pada tingkat emisi yang dihasilkan oleh kendaraan tersebut.

  • Biaya Administrasi:

Jangan lupakan biaya cetak pelat nomor (TNKB), STNK, BPKB, hingga Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Estimasi Harga OTR BYD M6 DM: Tembus Rp 300 Juta?

Jika semua komponen pajak dan biaya administrasi di atas diakumulasikan, totalnya bisa mencapai sekitar 40 persen dari harga dasar kendaraan. Belum lagi ditambah margin keuntungan diler dan biaya distribusi.

Secara matematis, sangat masuk akal jika harga OTR BYD M6 DM nantinya melonjak tajam dan tembus ke angka Rp 300 jutaan saat dijual ke konsumen.

Meski begitu, di industri otomotif, strategi pricing selalu penuh kejutan. BYD pernah melakukan "anomali" saat menjual model Atto 1. Mobil listrik mungil tersebut justru dibanderol di bawah harga NJKB-nya. Sebagai catatan, NJKB Atto 1 tercatat di angka Rp 218 juta, namun harga jual resminya justru meluncur di angka Rp 195 juta untuk varian terendah.

Apakah strategi "banting harga" ala Atto 1 akan kembali diterapkan pada M6 DM demi merajai segmen MPV keluarga di Indonesia? Mari kita tunggu pengumuman resminya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Teknologi BYD DM-i? Senjata Ampuh Spektakuler yang Bisa Bikin Mobil Tempuh Ribuan Kilometer

Apa Itu Teknologi BYD DM-i? Senjata Ampuh Spektakuler yang Bisa Bikin Mobil Tempuh Ribuan Kilometer

Otomotif | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:10 WIB

Konsumsi BBM 65 Km/Liter! Ini Rahasia Dapur Pacu BYD M6 DM yang Baru Rilis di RI

Konsumsi BBM 65 Km/Liter! Ini Rahasia Dapur Pacu BYD M6 DM yang Baru Rilis di RI

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:55 WIB

BYD M6 DM Resmi Diperkenalkan di Indonesia Tanpa Umumkan Harga

BYD M6 DM Resmi Diperkenalkan di Indonesia Tanpa Umumkan Harga

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:45 WIB

Terkini

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:00 WIB

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:00 WIB

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:01 WIB

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 16:29 WIB

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:05 WIB

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:25 WIB

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:00 WIB

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:19 WIB

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:05 WIB

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:10 WIB

×