Negara Ini Beri Subsidi Jutaan Rupiah Untuk Motor Listrik Saat Indonesia Justru Hentikan Insentif

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 14 April 2026 | 15:10 WIB
Negara Ini Beri Subsidi Jutaan Rupiah Untuk Motor Listrik Saat Indonesia Justru Hentikan Insentif
Ilustrasi Motor Listrik. (Freepik)
baca 10 detik
  • Pemerintah Delhi merilis draf kebijakan kendaraan listrik tahun 2026-2030 untuk mempercepat transisi masyarakat menuju transportasi ramah lingkungan.
  • Kebijakan ini menawarkan subsidi pembelian motor listrik, potongan pajak kendaraan, serta insentif tukar tambah bagi konsumen di India.
  • Aturan yang sedang menjalani uji publik selama 30 hari tersebut bertujuan membuat harga kendaraan listrik lebih kompetitif secara luas.

Suara.com - Pemerintah India resmi merilis draf awal Kebijakan Kendaraan Listrik (EV) untuk periode 2026-2030. Kebijakan ini menawarkan berbagai insentif menggiurkan guna mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan, mulai dari sepeda motor listrik, mobil listrik, hingga kendaraan hybrid.

Dalam draf tersebut, sektor sepeda motor listrik mendapatkan keuntungan paling besar. Pada tahun pertama implementasi, konsumen bisa menikmati subsidi hingga 30 ribu rupee atau sekitar Rp6 juta tergantung kapasitas baterai. Selain itu, terdapat bonus tambahan sebesar 10 ribu rupee atau setara Rp2 jutaan bagi pengguna yang bersedia menukar motor bensin lama mereka dengan unit listrik.

Sektor mobil listrik juga mendapatkan kemudahan signifikan meski tidak ada subsidi tunai langsung. Pemerintah Delhi membebaskan pajak jalan dan biaya registrasi untuk mobil listrik dengan harga di bawah Rp550 juta. Bagi 100 ribu pembeli pertama yang melakukan tukar tambah dari mobil konvensional, tersedia insentif tambahan sebesar Rp 18 jutaan. Program ini diprediksi akan mendongkrak penjualan model populer seperti Tata Nexon EV, Hyundai Creta EV, hingga Kia Carens.

Menariknya, kendaraan hybrid seperti Toyota Innova HyCross dan Toyota Urban Cruiser HyRyder juga mendapatkan perhatian. Pemerintah memberikan potongan 50 persen untuk pajak jalan dan biaya registrasi bagi kendaraan hybrid. Langkah ini diambil sebagai solusi transisi menuju ekosistem kendaraan yang sepenuhnya bertenaga listrik di masa depan.

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan arah kebijakan di dalam negeri. Pemerintah Indonesia diketahui telah menyudahi program subsidi untuk mobil listrik dan hybrid sejak akhir 2025. Bahkan untuk kategori motor listrik, bantuan dari pemerintah Indonesia telah berakhir sejak dua tahun sebelumnya.

Kebijakan di Delhi ini kini memasuki masa uji publik selama 30 hari ke depan sebelum akhirnya diresmikan secara penuh. Fokus utama dari aturan baru ini adalah memastikan harga di jalan atau on the road kendaraan listrik menjadi lebih kompetitif dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil agar masyarakat lebih mudah beralih ke teknologi ramah lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Markas BYD Terbakar Perusahaan Pastikan Mobil Produksi Aman

Markas BYD Terbakar Perusahaan Pastikan Mobil Produksi Aman

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 13:15 WIB

Ekspor Mobil Listrik China Naik 140 Persen Saat Harga Bahan Bakar Dunia Melambung

Ekspor Mobil Listrik China Naik 140 Persen Saat Harga Bahan Bakar Dunia Melambung

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 19:05 WIB

Penjualan Mobil Listrik Suzuki e Vitara di Indonesia Belum Tembus Dua Digit

Penjualan Mobil Listrik Suzuki e Vitara di Indonesia Belum Tembus Dua Digit

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 17:25 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×