- Pasar otomotif Indonesia mencatatkan total penjualan ritel sebanyak 211.905 unit selama kuartal pertama tahun 2026 di seluruh wilayah.
- Toyota memimpin pasar nasional, sementara merek baru seperti BYD dan Jaecoo berhasil menembus jajaran sepuluh besar merek terlaris.
- Penjualan Honda anjlok 47,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu akibat persaingan ketat dengan berbagai produsen kendaraan baru.
Suara.com - Pasar otomotif Indonesia menutup kuartal pertama tahun 2026 dengan pergerakan angka yang cukup mengejutkan.
Berdasarkan data ritel GAIKINDO, total penjualan mobil dari diler ke konsumen di seluruh Indonesia mencapai 211.905 unit sepanjang Januari hingga Maret 2026.
Meski angka total pasar terlihat stabil, peta persaingan di papan atas mengalami pergeseran yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Konsumen kini memiliki pilihan yang semakin beragam, terutama dengan agresifnya merek-merek baru dan kendaraan listrik yang mulai merangsek ke jajaran sepuluh besar.
Dominasi pasar masih dipegang erat oleh Toyota yang berhasil membukukan penjualan ritel sebanyak 64.416 unit, menguasai lebih dari 30 persen pangsa pasar nasional.
Di posisi kedua, Daihatsu membuntuti dengan capaian 34.653 unit. Namun, kejutan besar muncul di peringkat ketiga di mana Suzuki berhasil merangkak naik dengan total 19,026 unit, sedikit mengungguli Mitsubishi Motors yang berada di posisi keempat dengan 18.469 unit.
Hal yang paling menarik perhatian adalah performa Honda yang biasanya nyaman di tiga besar, kini harus rela tertahan di peringkat kelima.
Sementara itu, merek otomotif asal Tiongkok seperti BYD dan Jaecoo terus menunjukkan tren positif dengan konsisten berada di barisan sepuluh besar, membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap merek non-Jepang semakin meningkat di awal tahun 2026 ini.

Berikut adalah rincian data retail sales untuk 10 merek mobil terlaris pada bulan Maret 2026:
- Toyota: 19.538 unit
- Daihatsu: 11.115 unit
- Mitsubishi Motors: 5.311 unit
- Suzuki: 4.490 unit
- BYD: 4.153 unit
- Honda: 4.080 unit
- Jaecoo: 2.868 unit
- Mitsubishi Fuso: 2.848 unit
- Isuzu: 2.065 unit
- Hino: 1.956 unit
Adapun untuk akumulasi retail sales sepanjang tahun 2026 (Januari hingga Maret), urutannya adalah sebagai berikut:
- Toyota: 64.416 unit
- Daihatsu: 34.653 unit
- Suzuki: 19.026 unit
- Mitsubishi Motors: 18.469 unit
- Honda: 13.001 unit
- BYD: 10.265 unit
- Mitsubishi Fuso: 8.004 unit
- Jaecoo: 7.927 unit
- Isuzu: 6.181 unit
- Hino: 5.172 unit
Sorotan utama pada kuartal pertama 2026 ini jatuh pada penurunan performa retail sales Honda. Jika menilik data pada periode yang sama di tahun 2025 (Januari-Maret), Honda saat itu masih mampu mencatatkan penjualan ritel sebanyak 24.676 unit.
Namun, pada periode Januari-Maret 2026, angka tersebut merosot tajam menjadi hanya 13.001 unit. Artinya, Honda mengalami penurunan volume penjualan sebesar 11.675 unit atau anjlok sekitar 47,3 persen dibandingkan tahun lalu.
Penurunan yang hampir mencapai separuh dari performa tahun sebelumnya ini menjadi catatan penting bagi Honda di tengah semakin ketatnya persaingan dengan masuknya pemain-pemain baru di pasar otomotif tanah air.