Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:33 WIB
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh
Ilustrasi kendaraan listrik china.(freepik)
baca 10 detik
  • CEO NIO, William Li, menyatakan pasar otomotif China telah mencapai fase jenuh dengan total 370 juta unit kendaraan.
  • Persaingan ketat di segmen kendaraan listrik menuntut produsen otomotif China menerapkan strategi peluncuran produk model premium terbaru.
  • Peluncuran SUV flagship NIO ES9 berhasil meningkatkan harga saham perusahaan sebesar 10,5 persen di bursa Hong Kong.

Suara.com - Pasar otomotif China disebut mulai memasuki fase jenuh setelah jumlah kepemilikan kendaraan di negeri tirai bambu tersebut mencapai sekitar 370 juta unit.

Chief Executive Officer (CEO) NIO, William Li, menyebut penjualan mobil domestik China masih menunjukkan perlambatan sepanjang 2026. Sehingga menurutnya, China kini bukan lagi pasar otomotif dengan pertumbuhan tinggi seperti beberapa tahun lalu.

“China bukan lagi pasar yang bertumbuh, melainkan pasar yang sudah jenuh,” ujarnya dikutip dari Reuters, Jumat (29 Mei 2026).

Kondisi tersebut membuat persaingan antar produsen mobil di China semakin ketat terutama di segmen kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

Di tengah kondisi pasar yang mulai penuh, produsen otomotif dinilai harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan pangsa pasar sekaligus meningkatkan margin keuntungan.

Dengan demikian, perubahan strategi menjadi hal yang semakin penting. Salah satunya lewat peluncuran model-model baru dengan posisi premium maupun flagship yang dinilai semakin dibutuhkan banyak merek otomotif di China.

Salah satunya sudah dilakukan oleh NIO yang baru saja memperkenalkan SUV flagship terbarunya yaitu ES9.

Peluncuran model tersebut dinilai menjadi langkah penting bagi perusahaan untuk menjaga daya saing di tengah perlambatan pertumbuhan pasar otomotif domestik.

Respons positif terhadap peluncuran produk baru itu bahkan turut mendorong kenaikan saham NIO di bursa Hong Kong. Tercatat, saham perusahaan naik sekitar 10,5 persen dan berpotensi mencatat kenaikan harian terbesar sejak Maret 2026.

baca juga

Fenomena pasar otomotif China yang mulai jenuh sendiri muncul setelah beberapa tahun terakhir industri kendaraan listrik di negara tersebut berkembang sangat agresif dengan perang harga yang semakin ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi

Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:42 WIB

Harga Terlalu Murah Jadi Senjata Makan Tuan Bisnis Mobil Listrik Xiaomi

Harga Terlalu Murah Jadi Senjata Makan Tuan Bisnis Mobil Listrik Xiaomi

Otomotif | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:39 WIB

Jarak Tempuh Mobil Listrik Bisa Berkurang Drastis Akibat AC Saat Cuaca Panas

Jarak Tempuh Mobil Listrik Bisa Berkurang Drastis Akibat AC Saat Cuaca Panas

Otomotif | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:50 WIB

Terkini

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya Usai Rapat DPD

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya Usai Rapat DPD

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:39 WIB

Dedikasi Mantri BRI Dewi Natalia, 15 Tahun Gerakkan Ekonomi Pedagang Lampung

Dedikasi Mantri BRI Dewi Natalia, 15 Tahun Gerakkan Ekonomi Pedagang Lampung

Malang | Senin, 14 September 2026 | 15:38 WIB

Strategi Memperbaiki Keuangan Gen Z demi Masa Depan dan Dana Darurat

Strategi Memperbaiki Keuangan Gen Z demi Masa Depan dan Dana Darurat

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 15:37 WIB

Bukan Cuma Cuaca, Pegiat Konsumen Soroti Kelaikan Kapal hingga Dugaan Overload Virgo Transport 8

Bukan Cuma Cuaca, Pegiat Konsumen Soroti Kelaikan Kapal hingga Dugaan Overload Virgo Transport 8

News | Senin, 14 September 2026 | 15:37 WIB

Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak

Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak

News | Senin, 14 September 2026 | 15:31 WIB

Pegadaian Dukung Sepak Bola Nasional Generasi Muda lewat Pegadaian Championship 2026/27

Pegadaian Dukung Sepak Bola Nasional Generasi Muda lewat Pegadaian Championship 2026/27

Bola | Senin, 14 September 2026 | 15:29 WIB

Viral Maudy Ayunda Disebut Tone Deaf Gegara Konten Mindfulness, Apa Sih Artinya?

Viral Maudy Ayunda Disebut Tone Deaf Gegara Konten Mindfulness, Apa Sih Artinya?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 15:28 WIB

Barier Beton Digeser Demi Putaran Liar, Dishub Pasang Pengaman Tambahan di Flyover Pesing

Barier Beton Digeser Demi Putaran Liar, Dishub Pasang Pengaman Tambahan di Flyover Pesing

News | Senin, 14 September 2026 | 15:28 WIB

Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean

Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 15:26 WIB

Mantri BRI Dewi Natalia, Dedikasi 15 Tahun Dampingi 380 Debitur Mikro

Mantri BRI Dewi Natalia, Dedikasi 15 Tahun Dampingi 380 Debitur Mikro

Batam | Senin, 14 September 2026 | 15:25 WIB

×