Mobil Apa yang Bisa Pakai Bahan Bakar B50? Ini Daftarnya

Nur Khotimah

Selasa, 21 April 2026 | 14:39 WIB
Mobil Apa yang Bisa Pakai Bahan Bakar B50? Ini Daftarnya
Ilustrasi kendaraan bermotor mengisi BBM jenis B50 (Gemini AI)

Suara.com - Pemerintah akan memberlakukan kebijakan pemakaian Biodiesel B50 per 1 Juli 2026 mendatang.

Bahan bakar ini dinilai lebih ramah lingkungan karena minimal produksi emisi, baik untuk mesin kendaraan serta menciptakan kemandirian energi.

Dengan adanya penerapan kebijakan tersebut, aktivitas impor bahan bakar solar berhenti. Pasokan Biodiesel B50 sudah siap untuk memenuhi kebutuhan saat resmi digunakan pada 1 Juli 2026.

Hal itu diutarakan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terkait penerapan B50 di sejumlah kendaraan pada awal Juli 2026.

"Solar kita tidak impor lagi. Tahun 2026, pada 1 Juli 2026 kita stop, B50 masuk," tutur Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat ditemui awak media Minggu, 19 April 2026.

Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Meskipun harga minyak dunia sekarang sudah turun di bawah USD 100 per barel, opsi menggunakan B50 tetap berjalan sesuai waktu yang telah ditentukan.

Lebih lanjut, Bahlil mengutarakan bahwa Pemerintah tetap pada rencana awal, tidak lagi bergantung impor.

Sebagai upaya terbaik dalam memitigasi risiko terkait dampak geopolitik yang bisa memanas dan berubah sewaktu-waktu.

"B50 tetap harus ada, ini survival mode, jangan karena kita berbicara tentang harga turun kemudian kita menggantungkan lagi. Sekarang siapa yang menjamin hari ini harga turun besok terjadi gejolak apa lagi," ungkap Bahlil pada 17 April 2026.

Sebegitu pentingnya B50 untuk kebaikan kendaraan dan lingkungan, maka pembaca perlu memahami tentang poin penting bahan bakar tersebut.

Poin Penting Terkait B50

Ilustrasi bahan bakar B50 (Gemini AI)
Ilustrasi bahan bakar B50 (Gemini AI)

Pemerintah Indonesia telah menetapkan mandatori Biodiesel B50 berupa campuran 50% bahan bakar nabati (FAME minyak sawit) serta 50% solar fosil mulai 1 Juli 2026.

Kebijakan tersebut sebagai langkah tepat dalam upaya penghematan fiskal Rp48 triliun pada paruh kedua 2026, berhenti dari impor solar dan lebih mandiri energi nasional.

Ada beberapa poin penting terkait B50 yang perlu diketahui sebagai berikut:

  1. B50 akan diterapkan penuh pada 1 Juli 2026 sebagai pengganti B40 yang meluncur lebih dulu tahun 2025. Tujuannya mengurangi ketergantungan bahan bakar fosil impor.
  2. Kebijakan tersebut bisa mengurangi konsumsi solar fosil sebanyak 4 juta kiloliter setiap tahun.
  3. Keberhasilan program tergantung pada kelancaran dana pembiayaan dari industri sawit dan ketersediaan stok sawit domestik.

Bahan baku biodiesel B50 umumnya berupa CPO (Crude Palm Oil) dan limbah minyak goreng.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Ini 4 Jenis Mobil yang Paling Terdampak

Harga Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Ini 4 Jenis Mobil yang Paling Terdampak

Otomotif | Selasa, 21 April 2026 | 12:27 WIB

China 'Jajah' Jepang, Penjualan BYD Naik Nyaris 100 Persen di Negeri Sakura

China 'Jajah' Jepang, Penjualan BYD Naik Nyaris 100 Persen di Negeri Sakura

Otomotif | Selasa, 21 April 2026 | 10:36 WIB

Pilihan Mobil Listrik yang Sesuai untuk Kebutuhan Kartini Modern

Pilihan Mobil Listrik yang Sesuai untuk Kebutuhan Kartini Modern

Otomotif | Selasa, 21 April 2026 | 10:10 WIB

Terkini

Akselerasi Pemulihan Bencana Aceh Toyota Kerahkan Tiga Unit Kijang Innova Jadi Armada Medis

Akselerasi Pemulihan Bencana Aceh Toyota Kerahkan Tiga Unit Kijang Innova Jadi Armada Medis

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:50 WIB

Harga Beda Tipis, Mending Honda Brio RS atau Toyota Raize? Begini Kata Pakar

Harga Beda Tipis, Mending Honda Brio RS atau Toyota Raize? Begini Kata Pakar

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:04 WIB

Terpopuler: Cruise Yamaha, Motor Hidrogen, Garasi Wamen Imipas Silmy Karim

Terpopuler: Cruise Yamaha, Motor Hidrogen, Garasi Wamen Imipas Silmy Karim

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:24 WIB

Konsumen Indonesia Mulai Lirik Varian PHEV Pesanan Wuling Eksion Tunjukkan Tren Positif

Konsumen Indonesia Mulai Lirik Varian PHEV Pesanan Wuling Eksion Tunjukkan Tren Positif

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:15 WIB

Ironi Garasi Rp8,4 Miliar Silmy Karim: Bertabur Mobil 'Hobi' Klasik di Tengah Pusaran Korupsi

Ironi Garasi Rp8,4 Miliar Silmy Karim: Bertabur Mobil 'Hobi' Klasik di Tengah Pusaran Korupsi

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:30 WIB

Canggihnya Cruise Control Yamaha, Bisa Ngedownshift Otomatis

Canggihnya Cruise Control Yamaha, Bisa Ngedownshift Otomatis

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:10 WIB

Begini Perbedaan 'Mahzab' Kawasaki dan Toyota Meracik Motor Hidrogen

Begini Perbedaan 'Mahzab' Kawasaki dan Toyota Meracik Motor Hidrogen

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:22 WIB

Auto2000 Masih Pede Jualan Veloz Hybrid Meski Ditantang BYD M6 PHEV dari Sisi Harga dan Teknologi

Auto2000 Masih Pede Jualan Veloz Hybrid Meski Ditantang BYD M6 PHEV dari Sisi Harga dan Teknologi

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:20 WIB

Dibongkar Kejagung, Terkuak Fakta Motor Listrik BGN Pesanan Dadan Hindayana

Dibongkar Kejagung, Terkuak Fakta Motor Listrik BGN Pesanan Dadan Hindayana

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:10 WIB

Proyek Pabrik BYD Subang Kebakaran, Diduga Akibat Puntung Rokok

Proyek Pabrik BYD Subang Kebakaran, Diduga Akibat Puntung Rokok

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:03 WIB