Honda Menyerah dan Putuskan Stop Penjualan Mobil Baru

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Sabtu, 25 April 2026 | 16:01 WIB
Honda Menyerah dan Putuskan Stop Penjualan Mobil Baru
Honda CR-V e:FCEV. (Honda Global)
baca 10 detik
  • Honda Motor Co Ltd akan menghentikan seluruh penjualan mobil baru di Korea Selatan mulai akhir tahun 2026.
  • Keputusan diambil akibat performa pasar yang menurun tajam sejak 2004 serta perubahan strategi menuju pengembangan elektrifikasi global.
  • Perusahaan tetap menjamin layanan purna jual bagi pemilik mobil Honda serta akan memperkuat lini bisnis sepeda motor.

Suara.com - Honda Motor Co Ltd secara mengejutkan memutuskan untuk menghentikan seluruh aktivitas penjualan mobil baru di Korea Selatan pada akhir 2026. 

Langkah drastis ini diambil sebagai bentuk evaluasi atas memburuknya performa pasar serta pergeseran strategi global perusahaan yang kini lebih fokus pada pengembangan kendaraan listrik.

Melansir JapanToday, keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan panjang Honda di Negeri Ginseng setelah lebih dari dua dekade bertahan. Meski penjualan unit baru akan ditiadakan melalui Honda Korea Co Ltd, perusahaan memberikan jaminan bahwa layanan purna jual tetap tersedia bagi konsumen. 

Namun para pemilik mobil Honda tetap bisa menikmati layanan purna jual seperti fasilitas servis, perawatan berkala, hingga pasokan suku cadang dipastikan akan tetap berjalan normal untuk melayani unit yang sudah beredar.

Sejarah mencatat Honda mulai menapakkan kaki di pasar Korea Selatan sejak 2004. Masa kejayaan mereka terjadi pada 2008 dengan angka penjualan yang sempat menyentuh 12 ribu unit dalam setahun. 

Namun situasi berbalik arah dalam beberapa tahun terakhir hingga performanya menurun tajam. Pada 2025 penjualan meluncur bebas hingga hanya menyentuh angka sekitar 2.000 unit saja. 

Tekanan hebat dari raksasa lokal seperti Hyundai Motor Company membuat ruang gerak pabrikan asal Jepang ini semakin sempit di pasar domestik Korea.

Selama ini Honda mengandalkan model impor populer seperti sedan Accord dan Honda CR-V untuk menarik minat konsumen di sana. Dengan adanya kebijakan baru ini, model-model ikonik tersebut tidak akan lagi tersedia dalam kondisi unit baru di diler resmi mulai tahun 2027.

Meski divisi roda empat gulung tikar, Honda tidak benar-benar angkat kaki dari Korea Selatan. Perusahaan justru akan mempertahankan dan memperkuat lini bisnis sepeda motor yang dianggap masih memiliki potensi pertumbuhan menjanjikan.

baca juga

Strategi ini menunjukkan bahwa Honda lebih memilih untuk mengalihkan sumber daya mereka guna fokus pada sektor bisnis yang lebih potensial serta percepatan teknologi elektrifikasi secara global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Honda Angkat Kaki dari Korea?

Kenapa Honda Angkat Kaki dari Korea?

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 15:45 WIB

Honda Kibarkan Bendera Putih, Tren Mobil Listrik Bikin Pabrikan Sengsara

Honda Kibarkan Bendera Putih, Tren Mobil Listrik Bikin Pabrikan Sengsara

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 14:50 WIB

Lansia 71 Tahun Gagal Putar Balik, Honda HRV Tabrak Pejalan Kaki hingga Depot Air di Jakbar!

Lansia 71 Tahun Gagal Putar Balik, Honda HRV Tabrak Pejalan Kaki hingga Depot Air di Jakbar!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 16:01 WIB

Terkini

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:44 WIB

×