Suara Motor Kasar saat Digas dan Tarikan Berat? Coba Cek 7 Komponen Ini

Yasinta Rahmawati

Rabu, 29 April 2026 | 14:14 WIB
Suara Motor Kasar saat Digas dan Tarikan Berat? Coba Cek 7 Komponen Ini
Transmisi sepeda motor matik perlu dirawat seksama, antara lain CVT [Yamaha DDS 3].
baca 10 detik
  • Suara kasar dan tarikan berat pada motor bisa disebabkan oleh kerusakan komponen internal seperti oli, busi, dan klep.
  • Permasalahan pada sektor CVT, sistem filter udara, rantai, atau injeksi bahan bakar dapat menyebabkan mesin bekerja tidak stabil dan berat.
  • Pemilik motor wajib melakukan servis rutin serta perawatan berkala untuk menjaga kinerja komponen tetap optimal dan mencegah kerusakan fatal mesin.

Suara.com - Pernahkah Anda merasakan suara mesin motor terdengar kasar saat tuas gas diputar, namun laju motor justru terasa tertahan dan berat?

Kondisi ini tentu sangat mengganggu kenyamanan, apalagi jika Anda mengandalkan motor untuk mobilitas harian yang padat.

Performa motor yang menurun bukan hanya soal usia kendaraan, tapi sering kali merupakan sinyal bahwa ada komponen yang butuh perhatian ekstra.

Sebagai pengendara yang cerdas, Anda perlu mengenali penyebabnya sebelum kerusakan merambat ke bagian lain yang lebih mahal.

Lantas, suara motor kasar saat digas dan tarikan berat apa sebabnya? Berikut adalah daftar komponen vital yang wajib Anda cek segera.

1. Oli Mesin 

Penyebab paling umum suara mesin kasar adalah kondisi oli yang sudah buruk atau volumenya berkurang drastis. Oli berfungsi melumasi gesekan antar komponen di dalam mesin.

Jika oli jarang diganti atau terjadi penguapan, daya lumasnya ilang.

Dampaknya, gesekan logam antar komponen mesin menjadi kasar, menimbulkan suara berisik, dan suhu mesin meningkat (overheat). Mesin yang kepanasan akan membuat tarikan motor terasa sangat loyo atau berat.

2. CVT (Khusus Motor Matic): Roller dan V-Belt

Bagi pengguna motor matic, masalah suara kasar dan tarikan berat biasanya bersumber dari sektor transmisi atau Continuously Variable Transmission (CVT).

baca juga

Roller Peyang: Jika roller sudah tidak bulat sempurna, pergerakannya tidak akan mulus. Ini memicu suara "klotok-klotok" dan akselerasi yang tersendat.

V-Belt Aus: Sabuk yang sudah retak atau melar akan mengalami selip. Akibatnya, mesin meraung tinggi (suara kasar) tapi tenaga tidak tersalurkan sempurna ke roda belakang (tarikan berat).

3. Filter Udara yang Tersumbat Debu

Mesin membutuhkan campuran udara dan bahan bakar yang ideal untuk menciptakan ledakan tenaga. Jika filter udara kotor karena debu yang menumpuk, pasokan oksigen ke ruang bakar akan terhambat.

Dampaknya, pembakaran menjadi "kaya" (terlalu banyak bensin), yang mengakibatkan mesin terasa berat saat digas dan sering kali memicu suara mesin yang tidak stabil atau berebet.

4. Kondisi Busi yang Sudah Lemah

Busi adalah pemantik api di ruang bakar. Seiring pemakaian, elektroda busi akan aus atau tertutup kerak karbon.

Dampaknya, percikan api menjadi kecil atau tidak stabil. Hal ini membuat proses pembakaran tidak sempurna. Mesin harus bekerja lebih keras untuk menghasilkan tenaga, yang sering kali ditandai dengan getaran mesin yang lebih kasar dan tarikan yang terasa "ngeden".

5. Rantai dan Gir (Motor Bebek & Sport)

Jika Anda tidak menggunakan motor matic, maka komponen yang harus dicurigai adalah rantai. Rantai yang kering, kaku, atau sudah aus akan menimbulkan suara berisik (berisik logam) saat motor melaju.

Dampaknya, rantai yang tidak terlumasi dengan baik menciptakan hambatan mekanis yang besar, sehingga tenaga dari mesin terbuang sia-sia sebelum sampai ke roda. Inilah yang membuat tarikan terasa berat.

6. Setelan Klep (Valve) yang Tidak Pas

Klep berfungsi mengatur masuknya campuran bahan bakar dan keluarnya gas buang. Seiring getaran mesin, setelan klep bisa bergeser (longgar atau terlalu rapat).

Klep Longgar: Menimbulkan suara "tik-tik" yang nyaring saat digas.

Klep Terlalu Rapat: Membuat mesin cepat panas dan tenaga motor seperti tertahan di putaran tertentu, membuat tarikan terasa sangat berat.

7. Masalah pada Sistem Injeksi atau Karburator

Komponen penyemprot bahan bakar yang kotor bisa menjadi biang kerok. Pada motor injeksi, throttle body yang kotor akan mengganggu sensor udara dan bahan bakar.

Dampaknya, tarikan motor menjadi tidak stabil, mesin terasa berat saat diajak menanjak, dan suara mesin terdengar kasar karena siklus pembakaran yang tidak beraturan.

Solusi dan Langkah Pencegahan

Setelah mengetahui komponen mana saja yang perlu dicek, langkah terbaik yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut.

  • Servis Rutin Berkala: Jangan menunggu motor bermasalah baru dibawa ke bengkel. Lakukan servis setiap 2.000–3.000 km.
  • Ganti Oli Tepat Waktu: Gunakan spesifikasi oli yang direkomendasikan pabrikan untuk menjaga suhu dan pelumasan mesin tetap optimal.
  • Bersihkan Area CVT/Rantai: Khusus matic, bersihkan debu di dalam bak CVT setiap 8.000 km. Untuk motor manual, lumasi rantai secara rutin terutama setelah terkena hujan.
  • Cek Filter Udara: Segera ganti jika filter udara sudah sangat hitam, karena komponen ini biasanya tidak bisa dibersihkan secara maksimal jika sudah terlalu kotor.

Suara motor yang kasar dan tarikan berat sering mengindikasikan bahwa ada tidak beres di bagian internalnya. Jika menemui kondisi sama, mungkin penyebabnya ada di salah satu komponen di atas. Semoga artikel ini membantu!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor, Risikonya Tak Main-Main

7 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor, Risikonya Tak Main-Main

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 13:46 WIB

Tak Cuma Motor Listrik, Menperin Buka Opsi Adanya Subsidi Mobil Listrik

Tak Cuma Motor Listrik, Menperin Buka Opsi Adanya Subsidi Mobil Listrik

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:02 WIB

Menperin Bocorkan Nasib Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta dari Menkeu Purbaya

Menperin Bocorkan Nasib Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta dari Menkeu Purbaya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Terkini

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Seram! Bayar Uang atau Keluarga Dibunuh, Kiper Ini Terpaksa Buat Timnya Kalah 0-6

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 15:27 WIB

Amanda Rigby Blasteran Mana? Ternyata Statusnya WNA

Amanda Rigby Blasteran Mana? Ternyata Statusnya WNA

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 15:22 WIB

Dicopot dari Menkeu, Dirjen Bea Cukai Bantah Ada Konflik Internal dengan Purbaya

Dicopot dari Menkeu, Dirjen Bea Cukai Bantah Ada Konflik Internal dengan Purbaya

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 15:20 WIB

Manfaatkan Potongan Harga Belanja Harian dari BRI JCB Platinum

Manfaatkan Potongan Harga Belanja Harian dari BRI JCB Platinum

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 15:19 WIB

Amerika Serikat Tunda Aturan Baru Pembatasan Visa Pelajar dan Jurnalis Asing

Amerika Serikat Tunda Aturan Baru Pembatasan Visa Pelajar dan Jurnalis Asing

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:17 WIB

Danantara Mau Genggam Saham BEI 40%, Keluarkan Dana Rp517,5 Miliar

Danantara Mau Genggam Saham BEI 40%, Keluarkan Dana Rp517,5 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 15:16 WIB

9 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Inverter Terbaik dan Murah

9 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Inverter Terbaik dan Murah

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 15:15 WIB

Respons Aduan Kekeringan, Pemprov DKI Kirim 5.000 Liter Air ke Pondok Labu

Respons Aduan Kekeringan, Pemprov DKI Kirim 5.000 Liter Air ke Pondok Labu

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:14 WIB

'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur

'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur

Kaltim | Selasa, 15 September 2026 | 15:13 WIB

Manfaat Campuran Air Mawar dan Aloe Vera Gel Wardah untuk Sleeping Mask, Kulit Auto Lembap

Manfaat Campuran Air Mawar dan Aloe Vera Gel Wardah untuk Sleeping Mask, Kulit Auto Lembap

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 15:09 WIB

×