Suara.com - Sepeda motor pada umumnya menggunakan bensin sebagai bahan bakar utama. Namun sebenarnya ada juga motor yang menggunakan solar dengan mesin diesel. Meski jumlahnya sangat terbatas, motor diesel pernah diproduksi dan digunakan untuk kebutuhan tertentu, seperti militer, efisiensi bahan bakar, hingga eksperimen teknologi.
Motor diesel adalah sepeda motor yang menggunakan mesin pembakaran diesel, sama seperti yang digunakan pada truk atau mobil diesel. Mesin ini dikenal memiliki torsi besar di putaran rendah dan konsumsi bahan bakar yang lebih irit. Namun, karena bobot mesin lebih berat dan karakter putaran mesin lebih rendah, motor diesel tidak sepopuler motor bensin.
Meski begitu, beberapa produsen tetap mengembangkan motor diesel untuk kebutuhan khusus. Bahkan, ada yang diproduksi massal dalam jumlah terbatas. Berikut ini adalah beberapa motor yang diketahui menggunakan bahan bakar solar.
Royal Enfield Taurus

Royal Enfield Taurus adalah salah satu motor diesel yang pernah diproduksi massal. Motor ini hadir di India pada era 1990-an dan menggunakan mesin diesel 325cc dari Lombardini.
Motor ini terkenal karena konsumsi bahan bakarnya yang sangat irit dan daya tahan mesin yang luar biasa. Bahkan, motor ini sempat populer di kalangan pengguna yang membutuhkan kendaraan ekonomis untuk jarak jauh.
Namun, karena regulasi emisi yang semakin ketat, produksi motor ini akhirnya dihentikan. Meski begitu, hingga saat ini Taurus masih menjadi salah satu motor diesel paling legendaris.
Kawasaki M1030M1

Kawasaki M1030M1 adalah motor diesel yang dikembangkan untuk kebutuhan militer. Motor ini berbasis Kawasaki KLR650 yang dimodifikasi oleh Hayes Diversified Technologies (HDT).
Keunikan motor ini adalah kemampuannya menggunakan berbagai jenis bahan bakar, termasuk solar dan bahan bakar jet (JP-8). Hal ini sangat penting untuk kebutuhan militer agar tidak perlu menyediakan banyak jenis bahan bakar di lapangan.
Motor ini memiliki performa yang cukup tangguh, dengan kecepatan tinggi dan efisiensi bahan bakar yang baik. Selain itu, desainnya dibuat untuk medan berat, sehingga cocok digunakan di area off-road atau operasi militer.
EVA Track T800 CDI

EVA Track T800 CDI adalah salah satu motor diesel modern yang cukup revolusioner. Motor ini dibuat oleh perusahaan Belanda, EVA Products, dan menggunakan mesin diesel 800cc berbasis mesin mobil Smart.
Motor ini dilengkapi teknologi common rail turbo diesel dan transmisi CVT, yang cukup jarang ditemukan pada motor.
Salah satu keunggulan utamanya adalah efisiensi bahan bakar yang sangat tinggi, bahkan diklaim bisa mencapai lebih dari 100 km per liter dalam kondisi tertentu. Selain itu, torsi yang besar membuat motor ini sangat bertenaga untuk perjalanan jarak jauh.
Namun, produksinya terbatas dan perusahaan pembuatnya sudah tidak beroperasi, sehingga motor ini kini menjadi barang langka.
Sommer Diesel 462

Sommer Diesel 462 merupakan salah satu motor diesel paling terkenal di dunia. Motor ini diproduksi oleh perusahaan Jerman, Sommer Motorradtechnik, dan dirakit secara handmade dalam jumlah terbatas.
Motor ini menggunakan mesin diesel dari Hatz dan mengadopsi beberapa komponen dari Royal Enfield. Hal ini membuat tampilannya klasik, tetapi dengan teknologi yang cukup unik.
Keunggulan utama Sommer 462 adalah efisiensi bahan bakarnya yang sangat tinggi. Selain itu, motor ini juga dikenal memiliki daya tahan mesin yang kuat dan cocok untuk perjalanan jauh. Namun, karena produksinya terbatas dan bersifat custom, motor ini lebih banyak digunakan sebagai koleksi atau kendaraan niche.
Solar Proud CBS 2025

Solar Proud CBS 2025 merupakan motor konsep modern yang dikembangkan dengan ide penggunaan bahan bakar solar. Motor bebek bergaya retro modern inj baru dirilis di Thailand. Motor ini sering disebut sebagai inovasi masa depan yang menggabungkan efisiensi diesel dengan desain modern.
Berbeda dengan motor diesel klasik, konsep seperti ini biasanya mengutamakan efisiensi, emisi lebih rendah, dan teknologi yang lebih ramah lingkungan. Meski belum diproduksi massal, konsep seperti Solar Proud menunjukkan bahwa motor diesel masih memiliki potensi untuk dikembangkan di masa depan.
Kontributor : Dea Nabila