- Pasangan muda disarankan memilih mobil bekas berkapasitas mesin di bawah 1500cc yang efisien dan memiliki biaya operasional terjangkau.
- Terdapat tujuh rekomendasi mobil bekas dengan harga variatif yang unggul dalam konsumsi bahan bakar serta ketersediaan suku cadang.
- Pembeli wajib melakukan pengecekan fisik, uji kendara, dan verifikasi dokumen legalitas kendaraan untuk menjamin keamanan investasi mobil pertama.
Suara.com - Membeli mobil pertama bagi pasangan yang baru menikah tentu memerlukan pertimbangan matang.
Bukan sekadar gaya, faktor efisiensi bahan bakar, harga yang terjangkau, serta kemudahan mencari suku cadang menjadi prioritas utama agar pengeluaran rumah tangga tetap terjaga.
Di pasar mobil bekas, terdapat beberapa pilihan menarik dengan kapasitas mesin di bawah 1500cc yang sangat cocok untuk kebutuhan harian di perkotaan maupun perjalanan jarak jauh.
Berikut telah Suara.com rangkum dari sejumlah situs jual beli kendaraan bekas, tujuh mobil yang layak jadi pertimbangan untuk pasutri baru.
1. Daihatsu Ayla

Pilihan pertama yang sangat direkomendasikan adalah Daihatsu Ayla 1.0 keluaran tahun 2013. Mobil ini sering menjadi incaran karena kepraktisannya dan konsumsi bahan bakar yang sangat luar biasa, yakni mencapai 17 hingga 21 km per liter.
Dengan taksiran harga bekas mulai dari Rp 55 juta sampai Rp 90 juta, Ayla menawarkan biaya operasional yang sangat rendah, apalagi estimasi pajak tahunannya hanya berkisar di angka Rp 500 ribu hingga Rp 900 ribu saja.
2. Suzuki Karimun Wagon R
![Suzuki Karimun Wagon R Edisi Spesial. [Suzuku]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/10/10/33576-suzuki-karimun-wagon-r-edisi-spesial.jpg)
Bagi pasangan yang menyukai desain unik dengan kabin lega, Suzuki Karimun Wagon R bisa menjadi alternatif tepat. Mobil LCGC dengan desain kotak atau tall boy ini dikenal memiliki headroom tinggi sehingga terasa lapang di dalam.
Mesin 1.0L miliknya sangat efisien dengan konsumsi BBM rata-rata di angka 20 km per liter. Anda bisa meminang mobil ini dengan budget sekitar Rp 65 juta hingga Rp 115 juta.
3. Toyota Agya

Selanjutnya, ada kembaran dari Ayla, yaitu Toyota Agya. Mobil ini dikenal memiliki biaya perawatan yang rendah dan jaringan servis yang luas di seluruh Indonesia. Untuk mesin 1.0L atau 1.2L, konsumsi BBM-nya berada di kisaran 15 hingga 20 km per liter.
Dengan harga bekas sekitar Rp 70 juta hingga Rp 110 juta, Agya adalah investasi aman bagi pasangan yang tidak ingin repot soal onderdil.
4. Honda Brio Satya

Jika Anda mencari city car dengan tampilan lebih modern, Honda Brio Satya adalah jawabannya. Mobil ini menjadi andalan di segmen LCGC karena mesinnya yang cukup bertenaga namun tetap irit dengan konsumsi BBM 14 hingga 19 km per liter.
Harga bekasnya dipasaran saat ini berkisar antara Rp 85 juta hingga Rp 120 juta.
5. Daihatsu Xenia 1.3 L

Untuk pasangan yang memerlukan ruang lebih luas, misalnya untuk persiapan memiliki anak atau sering membawa barang banyak, Daihatsu Xenia 1.3 tahun 2011 tetap menjadi primadona. Mobil keluarga 7-seater ini memiliki konsumsi BBM 12 hingga 14 km per liter.
Keunggulan utamanya adalah ketersediaan suku cadang yang sangat melimpah hingga ke pelosok daerah, dengan harga bekas di kisaran Rp 65 juta hingga Rp 95 juta.
6. Suzuki Ignis

Pilihan keenam adalah Suzuki Ignis, sebuah city car bergaya crossover mini yang sangat irit dengan angka 14 hingga 18 km per liter.
Desainnya yang ikonik sangat cocok bagi pasangan muda usia 25-40 tahun yang ingin tampil beda. Taksiran harga bekasnya berada di angka Rp 90 juta hingga Rp 130 juta.
7. Toyota Etios Valco

Terakhir, Toyota Etios Valco tahun 2013 bisa menjadi opsi menarik karena suku cadangnya mudah ditemukan lantaran mesinnya memiliki kemiripan dengan Toyota Agya.
Mobil ini menawarkan konsumsi BBM sekitar 12 hingga 18 km per liter dengan harga bekas yang cukup terjangkau, yakni di kisaran Rp 60 juta hingga Rp 80 juta.
Sebelum memutuskan untuk membeli, pastikan Anda melakukan pengecekan fisik secara menyeluruh dan melakukan test drive. Sangat disarankan untuk membawa mobil ke bengkel terpercaya guna memastikan kondisi mesin serta mengecek buku servis untuk melihat riwayat perawatan rutinnya.
Selain itu, periksa keaslian dokumen seperti BPKB dan STNK agar tidak muncul masalah di kemudian hari.