- PT Indomobil Group melaporkan penjualan kendaraan listrik telah melampaui 50 persen dari total portofolio bisnis mereka di Indonesia.
- Peningkatan minat konsumen tersebut dipicu oleh tingginya biaya operasional kendaraan konvensional serta peralihan preferensi ke teknologi lebih efisien.
- Perusahaan memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui pengembangan lini produk, layanan purna jual, dan penyediaan skema pembiayaan yang strategis.
Suara.com - Lanskap otomotif nasional mengalami pergeseran besar seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap teknologi ramah lingkungan. PT Indomobil Group melaporkan bahwa kendaraan listrik kini bukan lagi sekadar pelengkap portofolio, melainkan telah menjadi tulang punggung bisnis perusahaan dengan kontribusi penjualan yang melampaui angka 50 persen.
CEO Indomobil Dealership Group Santiko Wardoyo mengungkapkan bahwa kendaraan listrik memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan perusahaan. Tren positif ini menjadikan lini elektrifikasi sebagai penopang utama dalam persaingan pasar otomotif saat ini.
"Cukup banyak ya (penjualan mobil listrik). Di atas 50 persen lah," ujar Santiko, di Jakarta, Senin (5 Mei 2026).
Menurut Santiko, lonjakan permintaan ini dipicu oleh perubahan preferensi konsumen yang mulai mencari alternatif mobilitas lebih efisien. Hal tersebut tidak lepas dari kondisi ekonomi saat ini, terutama terkait kenaikan biaya operasional kendaraan berbahan bakar konvensional.
"Karena memang kita lihat trennya sekarang customer juga mulai mencari. Dengan adanya kenaikan bahan bakar dan sebagainya, memang terlihat trennya juga jualan listrik mulai meningkat," katanya.
Merespons fenomena tersebut, Indomobil Group berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik mereka. Langkah strategis yang diambil mencakuppenguatan lini produk, peningkatan kualitas layanan purna jual, hingga penyediaan skema pembiayaan yang memudahkan calon pembeli.
Upaya ini juga selaras dengan kebijakan pemerintah yang gencar mendorong pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil melalui percepatan adopsi kendaraan listrik di kota-kota besar.
"Kita coba mengakomodir keinginan customer. Kebetulan kita punya produknya, jadi kita dorong dari segala macam, baik dari sisi produk, pelayanan, maupun pendanaannya," jelas Santiko.
Saat ini Indomobil mengelola sejumlah merek global yang membawa teknologi elektrifikasi ke Indonesia, seperti Citroen, GAC AION, Maxus, JAC, hingga Changan.
Indomobil Group optimis bahwa tren pertumbuhan ini akan terus berlanjut seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan efisiensi biaya dan perlindungan lingkungan.