Suara.com - Awal Mei 2026 dunia otomotif dan teknologi kendaraan kembali diramaikan dengan berbagai kabar menarik. Geely menghadirkan daftar mobil listrik termurah yang mulai masuk pasar Indonesia, sementara ada mobil ramah biosolar bermesin turunan Pajero Sport dengan harga sekitar Rp60 jutaan yang jadi bahan pertimbangan konsumen.
Selain itu, rekomendasi 7 mobil irit BBM untuk pasutri baru hadir sebagai solusi kendaraan jangka panjang dengan onderdil mudah didapat.
Dari sisi roda dua, Yamaha meluncurkan motor baru yang digadang bisa menyaingi Scoopy, sedangkan city car mungil super irit mulai Rp60 jutaan disebut sebagai alternatif pengganti motor.
Honda pun tak ketinggalan dengan motor pekerja keras yang tembus konsumsi 59 km/l, cocok untuk ojol dengan harga mulai Rp18 jutaan.
1. Mobil Listrik Geely Termurah Mulai Harga Berapa? Ini Daftar Lengkapnya di Indonesia

Mobil listrik kini bukan lagi sekadar tren, melainkan sudah menjadi pilihan kendaraan masa depan di Indonesia. Sejumlah pabrikan pun mulai berlomba menghadirkan produk dengan harga yang semakin terjangkau, termasuk Geely Auto Indonesia.
Menariknya, Geely sudah menawarkan mobil listrik dengan banderol mulai Rp 200 jutaan. Lalu, sebenarnya mobil listrik Geely termurah mulai harga berapa, dan seperti apa spesifikasi yang ditawarkan?
2. Pakai Mesin Pajero Sport Versi Simpel, Mobil Ramah Biosolar Harga 60 Jutaan Ini Layakkah Dipinang?

Di antara nama besar Toyota Kijang dan Isuzu Panther, Mitsubishi Kuda seringkali hanya menjadi figuran. Padahal, di jantungnya bersemayam mesin 4D56 mesin yang sama dengan Pajero Sport generasi awal.
Di tengah harga solar nonsubsidi yang menembus Rp27.900 per liter, si "kuda hitam" ini justru punya keunggulan yang bikin Kijang dan Panther iri: aman minum Biosolar bersubsidi tanpa banyak drama. Jadi, masih underratedkah ia?
3. 7 Mobil Pertama yang Irit BBM untuk Pasutri Baru: Harga Termurah dan Onderdil Mudah

Membeli mobil pertama bagi pasangan yang baru menikah tentu memerlukan pertimbangan matang.
Bukan sekadar gaya, faktor efisiensi bahan bakar, harga yang terjangkau, serta kemudahan mencari suku cadang menjadi prioritas utama agar pengeluaran rumah tangga tetap terjaga.