Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai

Chyntia Sami Bhayangkara, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 06 Mei 2026 | 15:54 WIB
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
Suzuki dan Toyota kolaborasi kendaraan bahan bakar hidrogen (Firstpost, Gemini AI)
baca 10 detik
  • Toyota patenkan skuter berbahan bakar hidrogen fuel cell dengan mengambil basis dari Suzuki Burgman.
  • Inovasi utama berupa tabung hidrogen cabut-pasang untuk atasi ketiadaan ruang dan percepat waktu isi.
  • Raksasa otomotif Jepang bersatu kembangkan ekosistem hidrogen sebagai alternatif tangguh selain motor listrik baterai.

Suara.com - Gebrakan baru datang dari Toyota yang bersiap menghadirkan motor ramah lingkungan dengan menggandeng Suzuki. Mereka baru saja mengajukan paten skuter berbasis hidrogen yang mengambil desain dasar Suzuki Burgman.

Berbeda dari konsep jadul, kendaraan ini tidak lagi memakai mesin pembakaran bensin. Skuter ini murni menggunakan sistem bahan bakar sel (fuel cell) penghasil listrik yang bebas emisi.

Menariknya lagi, teknologi ini memakai sistem tabung hidrogen cabut-pasang layaknya galon air. Pengendara tak perlu repot menunggu lama saat pengisian daya layaknya motor listrik baterai.

Kepraktisan Desain Tabung Swappable

Dilansir dari Firstpost, inovasi tabung portabel ini menjadi solusi cerdas untuk ukuran skuter yang sempit. Desain tangki ditempatkan di dek depan dan bisa ditarik keluar dengan sangat mudah.

Ada juga opsi lengan artikulasi agar tabung bisa digeser santai ke arah samping. Skema ini sangat memangkas waktu isi ulang energi secara signifikan bagi kaum urban sibuk.

Pengendara cukup menukar tabung kosong dengan yang penuh di stasiun khusus. Sistem ini diklaim jauh lebih efisien untuk mobilitas harian berjarak tempuh jauh.

Evolusi Jauh dari Konsep Awal Burgman

Sebelumnya, konsep Burgman hidrogen sempat pamer pesona di ajang Japan Mobility Show 2023. Namun, kala itu Suzuki masih murni mengandalkan mesin pembakaran internal yang dimodifikasi.

Versi lawas itu butuh deflektor radiator besar untuk membuang panas dari tangki bertekanan tinggi. Kini, teknologi fuel cell Toyota mengubah segalanya jadi lebih ringkas dan senyap.

Efisiensi energi otomatis melompat drastis berkat pendekatan mutakhir ini. Kerumitan mekanis pada mesin konvensional berhasil dipangkas habis sehingga perawatan lebih minim.

baca juga

Tantangan dan Fakta Unik Konsorsium Jepang

Tentu saja, menyimpan hidrogen bertekanan tinggi di atas rangka roda dua butuh material ekstra ketat. Infrastruktur stasiun penukaran tabung juga belum tersedia luas di jalanan umum.

Di balik tantangan tersebut, terdapat deretan fakta unik yang dilansir dari dokumen pengembangan. Proyek ini ternyata bagian dari strategi raksasa otomotif Jepang dalam melawan dominasi baterai:

  • Pengembangan tidak dilakukan secara mandiri oleh Toyota atau Suzuki saja.
  • Mereka tergabung dalam konsorsium Japan Hydrogen Small Mobility & Engine Technology Association.
  • Anggota konsorsium ini menyatukan para rival berat: Honda, Yamaha, Kawasaki, Suzuki, dan Toyota.

Jika infrastruktur penukaran tabung ini sukses terwujud, peta otomotif masa depan pasti berubah. Hidrogen akan menjadi opsi menjanjikan bagi pengendara yang menuntut pengisian kilat dan daya jelajah panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hanya Lima Pabrikan Mobil China yang Diprediksi Bakal Bisa Bertahan di Pasar Global

Hanya Lima Pabrikan Mobil China yang Diprediksi Bakal Bisa Bertahan di Pasar Global

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Tampil Gaya Tak Bikin Merana: Intip Pesona Mantan Mobil Dinas Pejabat, Harga di Bawah LCGC

Tampil Gaya Tak Bikin Merana: Intip Pesona Mantan Mobil Dinas Pejabat, Harga di Bawah LCGC

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:15 WIB

Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?

Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?

Otomotif | Rabu, 06 Mei 2026 | 04:50 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×