Harta Gubernur BI Rp72 M Disorot saat Rupiah Lemah, Punya Tunggangan Mewah Rp2,4 M

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 19 Mei 2026 | 11:38 WIB
Harta Gubernur BI Rp72 M Disorot saat Rupiah Lemah, Punya Tunggangan Mewah Rp2,4 M
Ironi Rupiah Rp 17.680: Harta Gubernur BI Meroket Tembus Rp 72 M, Punya Tunggangan Mewah Rp 2,4 M (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Nilai tukar Rupiah tembus Rp17.680 per Dolar AS pada Mei 2026 yang memicu kepanikan. 
  • Harta kekayaan Perry Warjiyo melonjak drastis hingga 600 persen menyentuh angka Rp72,69 miliar. 
  • DPR mendesak Gubernur BI mundur meski ia optimis Rupiah menguat di bulan Agustus. 

Suara.com - Kala masyarakat ketar-ketir melihat nilai tukar Rupiah yang terus menukik hingga menyentuh level Rp17.680 per Dolar AS pada Mei 2026, nasib berbeda justru dialami oleh sang penjaga gawang moneter kita, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.

Di tengah desakan mundur dari DPR karena dinilai gagal menstabilkan mata uang Garuda, harta kekayaan Perry justru melaju mulus bak mobil mewah yang terparkir di garasinya.

Simbol Kemewahan di Tengah Badai Moneter

Menelisik Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbarunya (2024), ada satu aset yang sukses mencuri perhatian: sebuah mobil Mercedes Benz S450 keluaran tahun 2023.

Sedan premium asal Jerman ini bukan kendaraan sembarangan. Nilainya ditaksir mencapai Rp2.438.125.000.

Ia hanya memiliki satu mobil saja yang dilaporkan pada LHKPN terbarunya. 

Mercedes Benz S450 (Gemini AI)
Mercedes Benz S450 (Gemini AI)

Keberadaan sedan super mewah ini seolah menjadi ironi tersendiri. Ketika instrumen moneter seperti intervensi pasar devisa hingga kenaikan yield SRBI tak mampu merem laju pelemahan Rupiah, Mercedes S450 milik sang Gubernur tetap nyaman dikendarai tanpa terimbas turbulensi ekonomi.

Lonjakan Kekayaan yang Fantastis

Keberadaan Mercy miliaran rupiah ini sangat masuk akal jika melihat grafik kekayaan Perry yang meroket tajam.

baca juga

Mari kita tarik mundur ke tahun 2015 saat ia masih menjabat sebagai Dewan Gubernur BI. Hartanya saat itu tercatat "hanya" Rp12 miliar.

Namun, per 2024, angka tersebut melonjak fantastis menjadi Rp72,69 miliar. Artinya, ada peningkatan kekayaan hingga 600% dalam kurun waktu kurang dari satu dekade.

Lonjakan ini didominasi oleh deretan belasan tanah dan bangunan di Jakarta, Tangerang Selatan, Sleman, hingga Karawang yang nilainya mencapai Rp52,3 miliar.

Berikut grafik peningkatan harta Perry :

  • 2017 : Rp15.452.596.865
  • 2018 : Rp22.996.960.535
  • 2019 : Rp29.828.162.346.
  • 2020 : Rp35.779.457.478
  • 2021 : Rp45.254.803.036
  • 2022 : Rp48.900.632.393
  • 2023 : Rp71.541.758.444
  • 2024 : Rp72.693.371.439.

Kontras dengan Kinerja Rupiah dan Tuntutan DPR

Akumulasi pundi-pundi kekayaan pribadi ini sayangnya berbanding terbalik dengan nilai tukar Rupiah saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Melemah, Minyak Dunia Tetap di atas 100 Dolar AS, Ini Harga BBM di Indonesia!

Rupiah Melemah, Minyak Dunia Tetap di atas 100 Dolar AS, Ini Harga BBM di Indonesia!

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:45 WIB

Rupiah Turun ke Rp17.685, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Warga Makin 'Kering'

Rupiah Turun ke Rp17.685, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Warga Makin 'Kering'

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:27 WIB

Rupiah Melemah, Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Angka Rp2,7 Juta per Gram

Rupiah Melemah, Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Angka Rp2,7 Juta per Gram

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:36 WIB

Terkini

Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50

Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:14 WIB

IMI Awards 2025 Digelar, Drifter Muda Obell Raih Penghargaan

IMI Awards 2025 Digelar, Drifter Muda Obell Raih Penghargaan

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:04 WIB

IMI Awards Apresiasi Industri hingga Atlet Otomotif Nasional

IMI Awards Apresiasi Industri hingga Atlet Otomotif Nasional

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:36 WIB

Strategi Changan Gempur Pasar Otomotif Nasional Melalui Deepal S05 dengan Teknologi REEV dan BEV

Strategi Changan Gempur Pasar Otomotif Nasional Melalui Deepal S05 dengan Teknologi REEV dan BEV

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bocoran Spesifikasi dan Harga Leapmotor B10 yang Segera Melantai di GIIAS 2026

Bocoran Spesifikasi dan Harga Leapmotor B10 yang Segera Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:53 WIB

4 Motor 150cc Termurah dan Irit buat Pelajar, Apa Opsinya?

4 Motor 150cc Termurah dan Irit buat Pelajar, Apa Opsinya?

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:34 WIB

Hyundai Pastikan IONIQ 3 Siap Melantai di GIIAS 2026

Hyundai Pastikan IONIQ 3 Siap Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:53 WIB

Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'

Dulu Sungkan Merger Kini Mau Jadi Partner, Honda dan Nissan Siap Kembangkan Kendaraan 'Next Gen'

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:25 WIB

Akun Mazda Indonesia Tertangkap Promosikan Crypto Casino, Kok Bisa ?

Akun Mazda Indonesia Tertangkap Promosikan Crypto Casino, Kok Bisa ?

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:50 WIB

Kejutan! Ternyata Ini Mobil Terlaris Suzuki 2026, Bukan Ertiga atau Fronx

Kejutan! Ternyata Ini Mobil Terlaris Suzuki 2026, Bukan Ertiga atau Fronx

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:27 WIB

×